Konten Media Partner

Mau Kabur ke Medan, Perampok Turis Jepang Berhasil Ditangkap

Kanal Baliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaku saat ditangkap di Bandara Soekarno Hatta (IST)
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku saat ditangkap di Bandara Soekarno Hatta (IST)

Polda Bali akhirnya berhasil meringkus pelaku yang melakukan perampokan kepada warga Jepang yakni Mika Hasegawa (38) yang melompat dari apartemennya di Denpasar.

Pelaku adalah Fahruddin (38) asal Ngawi, Jawa Timur, dan berhasil ditangkap di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (27/11) sekitar pukul 03:30 Wita. Ia hendak terbang menuju Medan, Sumatera Utara

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, menerangkan untuk motifnya adalah perampokan. Pelaku mengikuti korban yang baru pulang dari mengantar anaknya sekolah.

"Kemudian, sesampai di depan kamar korban, pelaku langsung mendekati dan memukul serta mencekik. Lalu korban berusaha melawan dan melepaskan diri dan cara melompat dari jendela kamarnya. Lalu pelaku mengambil uang dan barang-barang korban lalu kabur," kata Fairan, saat ditemui di Denpasar, Rabu (27/11).

Sementara barang-barang korban yang diambil adalah, 2 buah dompet, 2 uang pecahan 10.000 Yen 15 lembar, pecahan 1000 Yen 5 lembar, uang pecahan 100 ribu 4 lembar, pecahan 50 ribu 1 lembar. pecahan 20 ribu 1 lembar, pecahan 10 ribu 1 lembar, pecahan 5 ribu 8 lembar. pecahan 2 ribu 10 lembar.

Kemudian, ada juga handphone merek OPO A9, kalung emas, handphone merek advan, 5 ATM korban, kartu identitas kewarganegaraan Jepang dan SIM Mika Hasegawa.

Barang bukti yang diamankan (IST)

Ia juga mengatakan, bahwa pelaku ditangkapnya saat akan kabur ke Medan Sumatera Utara. Setelah melakukan perampokan kepada korban di apartemennya Liem House, kamar nomor 8, di Jalan Pura Merta Sari IV Pemogan, Denpasar Selatan.

Fairan juga menyebutkan, bahwa pelaku bekerja proyek di depan apartemen korban. Pelaku juga sudah mengenal korban dan sudah mengintai korban.

"Jadi (korban) setelah mengantar anaknya sekolan dan pulang (ke apartemen) pelaku ini mengikuti dan masuk ke dalam kamar mencekik kemudian korban bisa melepaskan diri dan meloncat ke bawah," ujarnya."Sementara korban tinggal di Bali bersama anaknya dan menetap di situ dengan anaknya, tinggal di apartemen," ujar Fairan.

Seperti yang diberitakan warga Jepang bernama Mika Hasegawa (38) yang dilaporkan melompat dari lantai dua di.Apartemen Sun Residence, pada Senin (25/11) pukul 08.00 Wita.

Seorang saksi bernama Gede Yoga Saputra yang merupakan penjaga apartemen menerangkan, bahwa dia datang ke apartemen sekitar pukul 08.00 Wita.

Kemudian, sekitar 10 menit kemudian, ia mendengar suara minta tolong dari arah belakang apartemen. Kemudian, setelah diperiksa ternyata ada korban yang sudah dalam posisi tergeletak. Ia kemudian memanggil temannya dan melaporkannya ke pihak Kepolisian.

"Yang punya apertemen saya hubungi, dan terus ke Polsek dan minta bantuan ke Polisi kurang lebih 20 menit polisi datang langsung menangani," kata Yoga saat ditemui di Lokasi, Senin (25/11).

Yoga juga menyampaikan, saat ditemukan korban masih sadarkan diri dan ia melihat nampak leher korban seperti memar bekas cekikan. "Kulitnya kan putih jadi kelihatan merah di lehernya seperti bekas dicekik, ada memar dibagian kiri," ujarnya.(kanalbali/KAD)