Konten Media Partner

Menikmati Yoga di Atas Air, Seperti Apa Sih Sensasinya?

Kanal Baliverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilutrasi: Stand Up Paddle Yoga - IST
zoom-in-whitePerbesar
Ilutrasi: Stand Up Paddle Yoga - IST

DENPASAR, kanalbali.com - Stand Up Paddle (SUP) yoga mulai populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata, Bali.

"Biasanya kan yoga dilakukan di darat di atas matras, kalau SUP ini uniknya karena aktivitas yoga ada di atas air, jadi perlu konsentrasi lebih biar tidak sering jatuh," kata praktisi yoga SUP di Bali, Evelyn, di Denpasar, Selasa, (31/5/2022).

Ia menjelaskan, wisatawan domestik dan mancanegara sangat bersemangat untuk ikut kelas SUP yoga. Alasan utamanya, karena yoga ini dilakukan pada kawasan pantai yang indah dan jarang ditemui di daerah lain.

embed from external kumparan

Selain di pantai, SUP Yoga bisa dilakukan di kolam renang yang kedalaman airnya setinggi tubuh orang yang melakukan yoga. Tujuannya, ketika jatuh ke air yang melakukan, maka dia tidak tenggelam maupun langsung menyentuh pasir, sehingga sangat aman.

Para instruktur SUP Yoga (berdiri) saat jumpa pers di Kubukopi, Denpasar, Bali - IST

Secara teknis, masing-masing ujung papan SUP yoga ini nantinya akan diikat, kemudian tali ditancapkan ke dasar pantai. Dengan teknik ini, papan tidak akan mudah goyang dan meminimalisir pemain yoga jatuh saat melakukan gerakan.

Meski demikian, ia mengakui dalam SUP yoga pasti akan ada yang jatuh ke dalam air. Namun hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan, sebab yoga ini sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

"Rasa percaya diri memang dilatih disini, kalau gagal atau jatuh ya naik lagi, itu tidak apa-apa. Wajar, apalagi masih pemula," sebutnya.

Bagi orang yang belum terbiasa bermain di air atau lautan lepas, SUP yoga diakui akan mampu meningkatkan keberanian. Sedangkan untuk mereka yang sudah sering melakukan yoga di atas matras, SUP yoga dapat meningkatkan kekuatan, karena semua otot tubuh akan lebih digunakan.

Menurut perempuan asal Jimbaran ini, SUP yoga juga dapat dilakukan oleh pemula. Nantinya instruktur yoga yang akan mengkondisikan pesertanya, baik dari sisi gerakan maupun lokasi pelaksanaan yoga.

Meski sudah mulai populer, tetapi saat ini instruktur SUP yoga di Indonesia hanya ada empat orang, yakni dua diantaranya berada di Bali. "Kalau peminatnya, masih lebih banyak orang asing atau luar Bali ya, kalau dari Bali sendiri masih jarang yang mencoba," katanya.

Instruktur SUP yoga lainnya yang berada di Bali, Hanif Kamal menceritakan awal terjun di SUP yoga dari hobi bermain surfing dan melakukan yoga.

Setelah menelusuri internet, dan melihat postingan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti yang melakukan SUP yoga, akhirnya ia memutuskan untuk ikut terjun sebagai instruktur dalam jenis yoga ini pada 2017. "Dulu ngajar yoga dan hobi surfing, jadi terjun ke SUP yoga untuk mengkombinasikan dua olahraga ini," kata dia.

Hanif mengatakan, peminat jenis yoga di atas air meningkat tajam, dari awal ia mengenal SUP yoga hanya 10 orang yang bergabung. Namun saat ini sudah mencapai 500 orang yang tersebar di 16 daerah di Indonesia.

Kecintaan Hanif dengan olahraga yoga dimulai dari 2013, hingga mengantarkannya menjadi juara 3 SUP yoga di Belitung yang diikuti oleh enam negara dari kawasan Asia Tenggara.

"Bermain SUP yoga itu membuat kita rileks, dan juga seperti menantang diri sendiri. Karena harus menjaga keseimbangan di atas air, beryoga dan bermain paddle itu sendiri," sebutnya. (Kanalbali/LSU)