Pelaku Pembunuhan di Denpasar Belajar Tutorial di YouTube Sebelum Beraksi
·waktu baca 2 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Pengakuan mengejutkan disampaikan pelaku pembunuhan seorang perempuan di kamar indekos di Griya Tambora, Denpasar. Pria berinisial APW (26) itu mengaku sempat mempelajari tutorial membuat orang pingsan di youtube.
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan hal itu di Mapolresta Denpasar, Bali, Jumat (6/1).
"Tersangka sengaja melakukan tindak pidana curas dan pembunuhan. Jadi, memang sengaja mencari korban melalui aplikasi michat. Karena tersangka memang ingin menguasai barang dari korban yang menjadi sasarannya," imbuhnya.
Sebelum melakukan aksinya tersangka mencari tutorial untuk membuat pingsan orang lewat akun Youtube. Lalu, tersangka mencari sasaran korban dengan mendownload akun michat.
Pada malam kejadian itu korban yang menjadi teman kencan tersangk dan mendatangi kos korban. Kemudian, pada saat tersangka tiba di lokasi, tersangka melakukan hubungan badan dan selesai itu melihat barang korban
Dari keterangan pelaku, ia baru satu kali melakukan kejahatan. Saat itu, dia melilitkan kabel ke leher korban dengan tujuan supaya membuat pingsan tetapi malah meninggal.
Sementara, berdasarkan hasil otopsi bahwa korban tewas dari jeratan kabel yang dilakukan tersangka dan membenturkan kepala korban,"Korban meninggal, dicekik dan dibenturkan kepalanya," ujarnya.
Tersangka mengaku, bahwa awal mendapat ide saat dirinya pada waktu siang sedang masuk kerja dan disuruh pulang oleh manajemen restoran agar masuk keesokan harinya. Lalu, tersangka berjalan kaki dari tempat kerja ke kamar indekosnya.
"Saya lelah dan tidak punya uang sama sekali. Saya pulang ke kos, saya tidur dan setelah bangun tidur, saya minum air kran. Setelah itu, saya bingung harus ngapain, dan lalu mendownload michat," ujarnya.
Tersangka juga mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 338 KUHP atau Pasal 365, Ayat 3 KUHP dengan pidana penjara selama-lamanya atau 15 tahun. (kanalbali/KAD)
