Konten Media Partner

Polisi Sebut Ada 2 Perekam Video Porno Pelajar di Bali

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi: kasus pencabulan - IST
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi: kasus pencabulan - IST

BULELENG- Kasus video porno pelajar di Buleleng dimana seorang siswa 12 tahun digilir oleh 4 pelajar SMP masih didalami pihak Kepolisian Polres Buleleng, Bali.

Polisi menyebut ada 2 orang yang merekam adegan tak senonoh itu. "Jadi ada dua orang merekam. Satu adalah dari tersangka pelaku persetubuhan dan satu lagi teman korban yang tidak terlibat saat persetubuhan hanya merekam saja," jelas Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Jumat (24/12).

Teman korban ini lalu ingin memberitahukan video mesum itu kepada ibu gurunya dengan tujuan memberitahukan kelakuan tidak baik teman-temannya. "Tujuannya untuk memberikan kepada orang tuanya dan ibu gurunya bahwa ada kelakuan seperti ini. Itu maksudnya," ujarnya.

embed from external kumparan

Ia menerangkan, dalam kasus tersebut ada enam lebih saksi yang dilakukan pemeriksaan termasuk para tersangka dan korban dan juga ibu guru dari anak-anak tersebut.

"Sudah ada enam saksi lebih yang diperiksa. Korban dan termasuk terduga pelaku dan termasuk tuan rumah dan termasuk temannya korban dan ibu gurunya ," imbuhnya.

Seperti yang diberitakan Polres Buleleng, Bali, menetapkan empat pemeran pria sebagai tersangka dalam kasus video mesum sejak 15 Desember lalu. Keempat tersangka masih berstatus pelajar SMP.

Sementara, dalam video mesum itu diperankan oleh lima pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di antaranya empat anak laki-laki dan satu perempuan atau korban. (Kanalbali/KAD)