Konten Media Partner

Putus Cinta, Pemuda di Denpasar Ini Pukul Kepala Sendiri dengan Batu

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Alasan Putus yang Masuk Akal. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alasan Putus yang Masuk Akal. Foto: Pexels

DENPASAR, kanalbali.com - Aksi nekad dilakukan Iswaldi, seorang warga Denpasar. Dia memukul kepalanya menggunakan batu lantaran tidak dianggap lagi sebagai pacar oleh seorang gadis.

Video Iswaldi yang mengalami luka parah sempat viral dan dia disebut menjadi korban penganiayaan. Faktanya, saat Iswaldi memberikan keterangan kepada polisi di Polsek Denpasar Utara pada Selasa (17/5), dia menyebut tak ada pengeroyokan dalam kasus itu.

Kapolsek Denpasar Utara Iptu Carlos Dolesgit menguraikan, sebelum kejadian, Iswaldi bertemu dengan perempuan bernama Ayu dan dua orang pria lainnya bernama Bagus dan Agus di Jalan Mulawarman, Depan Lapangan lumintang, Denpasar pada malam hari, pada Sabtu 14 Mei 2022 lalu.

embed from external kumparan

“Mereka bertemu untuk menyelesaikan masalah asmara yang terjadi antara Mochammad Iswaldy dan Ayu, saat pertemuan itu Ayu sudah tidak menganggap hubungannya dengan Iswaldy,” jelas Carlos.

Iswaldy saat mealpor ke Polsek Denpasar - IST

Hal ini menyebabkan cekcok antara Iswaldy dan Bagus, yang kemudian dipisahkan oleh Agus. Iswaldi lalu berusaha mengambil batu yang ada di sekitar tempat kejadian lalu memukul kepalanya sendiri hingga tidak sadarkan diri.

“Melihat peristiwa tersebut Ayu, Bagus dan Agus karena merasa takut melihat Mochammad Iswaldy memukul kepala sendiri kemudian meninggalkan lokasi dan merasa tidak ada hubungan dengan peristiwa itu,” Ucap Carlos.

Karena kejadian tersebut Iswaldy tidak sadarkan diri sampai ditemukan oleh masyarakat dan melaporkan kejadian ini ke BPBD untuk selanjutnya dievakuasi ke RS Wangaya.

“Disini kami tegaskan bahwa tidak pernah terjadi peristiwa pengeroyokan pengendara sepeda motor seperti yang viral di media sosial tetapi Mochammad Iswaldy memukul kepalanya sendiri karena masalah asrama antara dirinya, Ayu dan Bagus,” tegas Kapolsek.

Sementara terkait dengan pengaduan Mochammad Iswaldy ke Polsek Denpasar Utara Kapolsek menjelaskan pengaduan tersebut terkait terjadi percekcokan antara Mochammad Iswaldy dan Bagus yang di lerai oleh Agus.

Pengakuan Mochammad Iswaldy memang benar pada saat kejadian dirinya mengambil batu dan memukul kepalanya sebanyak dua kali dengan alasan agar Ayu senang dan dirinya juga mengaku tidak ada peristiwa pengeroyokan seperti yang viral di media sosial. (KanalBali/ROB)