Resmikan Sanggar Kagama Bali, Ganjar Harapkan Alumni UGM Makin 'Migunani'
·waktu baca 2 menit

BADUNG, kanalbali.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), Ganjar Pranowo, meresmikan Sanggar Kagama Bali di Dalung, Badung, Bali.
"Saya senang karena sanggar ini bisa memberi manfaat atau migunani bagi anggota Kagama serta komunitas dan warga di sekitarnya," katanya Ganjar, Sabtu (26/3/2022).
Dalam kesempatan itu, Gandjar banyak mendengarkan penjelasan dari komunitas-komunitas yang memiliki perhatian pada masalah kesehatan jiwa. Mereka antara lain adalah penyintas scizofrenia, mantan pecandu narkoba, dan lain-lain.
Selain itu, ada juga komunitas anak muda untuk pembuatan film dokumenter serts komunitas pelestari bahasa bali yang mengembangkan wikipedia dalam bahasa Bali.
Ganjar menyebut, apa yang dilakukan Kagama Bali dapat menjadi model. "Seperti perhatian pada masalah kesehatan jiwa itu adalah hal yang luar biasa," katanya. Menurutnya, kegiatan itu sangat inspiratif dan bisa dikembangkan di daerah lain, khususnya untuk layanan pencegahan bunuh diri.
Sementara itu Ketua Pengda Kagama Bali I Gusti Ngurah Agung Diatmika mengatakan, Sanggar Kagama awalnya adalah tempat berkumpul alumni. Seiring perjalanan waktu muncul ide-ide untuk membuat program. "Ketika ada komunitas yang ingin memanfaatkan kita buka juga ruangnya, kita ingin mendorong masyarakat untuk hal-hal baik," katanya.
Selain Sanggar itu, Kagama juga telah menginisiasi sejumlah program untuk pengabdian masyarakat seperti revitalisasi hutan bambu di Sandan, Baturiti, Tabanan serta program Desa Inklusi di beberapa kabupaten di Bali.
Dalam program itu, Kagama melakukan pendampingan agar warga bisa mengelola dan memaksimalkan potensi yang sudah ada. "Seperti di hutan bambu, kita upayakan legalitasnya, kemudian arah pengelolaan baik untuk pariwisata maupun pemanfaatn bambunya," katanya. (KanalBali/ROB)
