Sambut New Normal, Pemandian Air Panas di Kintamani, Bali, Bakal Buka Lagi

Salah-satu obyek wisata di Kintamani, Bangli, Bali, yakni pemandian air panas Toya Devasya bakal buka kembali pada 15 Juni 2020 nanti. Promosi untuk pembukaan itu bahkan telah diumumkan di instagram dan berbagai media.
Informasi itu pun dibenarkan oleh pemilik Toya De Vasya, Ketut Mardjana, Kamis (11/6/2020). ""Memang ini dilematis, satu sisi ada penyebaran COVID-19, tapi sisi lai ada tuntutan ekonomi masyarakat, terus terang bagi karyawan kami, penutupan ini sudah luar biasa bikin kita menderita," kata mantan Direktur PT Pos Indonesia ini.
Mardjana menuturkan, kembali dibukanya Toya Devasya ditengah pandemi COVID-19 ini tentu akan diserta penerapan standar kesehatan yang sangat ketat bagi seluruh pengunjung, karyawan, serta manajeman yang bertugas.
"Kita pada prinsipnya kan tetap mematuhi aturan-aturan tentang protokol kesehatan, sekali lagi protokol kesehatan itu yang utama. jadi pengunjung, karyawan, dan manajemen harus aman dari paparan COVID-19," jelasnya.
Menurutnya, dibukanya objek wisata Toya Devasya juga didasari oleh adanya kebijakan new normal yang sudah diberlakukan di sejumlah daerah di luar Bali. Baginya, tak salah jika objek wisata miliknya kembali dioperasikan.
"Karena secara fakta jika kita lihat itu dimana-mana terutama diluar Bali kan sudah berjalan. Jadi ini yang kita sebut dengan new normal. Kita membiasakan diri dan budaya harus kita bangun untuk menyambut new normal," terangnya.
Disinggung mengenai izin dari pemerintah dimana Bali sampai tanggal 15 Juni 2020 masih dalam status tanggap bencana, Mardjana mengaku belum memikirkan hal itu. Sebab, pelarangan pembukaan objek wisata yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah hanya bersifat imbauan. "Itu kan sifatnya imbuan dari pemerintah, tapi yang jadi tekanan dari imbuan itu kan protokol kesehatannya itu," tuturnya. (ACH)
