Konten Media Partner

Sandrina Malakiano Luncurkan Album Musik Rayakan Kekuatan Perempuan

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sandrina Malakiano dalam jumpa pers di Kubukopi, Denpasar, Bali, Rabu (20/11/2024).
zoom-in-whitePerbesar
Sandrina Malakiano dalam jumpa pers di Kubukopi, Denpasar, Bali, Rabu (20/11/2024).

DENPASAR, kanalbali.com– Tokoh yang dikenal sebagai mantan presenter dan kini menekuni dunia kreatif Sandrina Malakiano kini menapaki langkah baru di dunia musik.

Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-53, dia bakal meluncurkan album musik yang berisi delapan lagu ciptaan para musisi papan atas Indonesia. Album itu diberi tajuk “Air” yang disebutnya sebagai simbol kekuatan dan kaum perempuan.

"Sebenarnya saya sudah lama terlibat dalam dunia musik," kata Sandrina dalam jumpa pers di Kubukopi, Denpasar, Bali, Rabu (20/11/2024).

kumparan post embed

Di usia remaja, dia banyak tampil bersana Bina Vokalia di berbagai acara di Bali dan bahkan di kompetisi Internasional. Kemudian, dia bersama Dewa Budjana sempat membidani album Nyanyian Dharma yang pertama di awal tahun 2000-an.

Niat untuk membuat album ini kemudian muncul setelah sebelumnya dia banyak terlibat dalam proyek-proyek kreatif seperti pembuatan buku dan karya fotografi.

Sandrina dalam jumpa pers di Kubukopi, Denpasar, Bali, Rabu (20/11/2024).

Adapun dalam album ini, Iga Massardi menciptakan lagu Bon Voyage sebagai lagu pembuka. Kemudian, Menunggu Tenang dari Endah Widiastuti (Endah&Reza) menyuguhkan keindahan dalam kesabaran dan harapan, sementara lagu YOLO, lagu indie pop ceria karya Ian J Stevenson, mengajak kita menikmati hidup sepenuhnya.

Realitas karya Dadang Pranoto (Dialog Dini Hari), menggambarkan tantangan sehari-hari yang sering kita hadapi.

Lalu, Dalam Baiknya Hidup karya Dewiq menghadirkan refleksi betapa kehidupan adalah baik. Moving On, karya Kai Mata, bercerita tentang melepaskan masa lalu dan melangkah maju dengan semangat baru.

Semntara Fajar ditulis oleh Robi Navicula, menjadi ode untuk awal yang baru, sedangkan Mother dari Rizal Abdul Hadi merupakan penghormatan yang mendalam untuk para ibu dan peran mereka yang tak tergantikan.

Setiap lagu dalam album AIR memiliki ciri khas dan nuansa berbeda, mencerminkan beragam genre dari ballad, indie rock, indie pop, hingga glam rock. Kombinasi ini memberikan pengalaman mendengarkan yang dinamis dan berwarna.

Bagi Sandrina, album ini adalah lebih dari sekadar kumpulan lagu. Album ini adalah surat cinta bagi para perempuan yang merasa lelah dan tertekan oleh ekspektasi sosial, yang sering kali kehilangan suara mereka di tengah hiruk-pikuk kehidupan.

Dari ibu yang harus terus tegar, hingga remaja perempuan yang sedang mencari jati diri, lagu-lagu dalam AIR diharapkan bisa menjadi penguat semangat dan pengingat bahwa mereka tidak sendiri.

“Perempuan adalah sosok yang tak hanya kuat, tapi juga spesial. Album ini saya persembahkan kepada semua perempuan yang mungkin merasa sedang terhimpit. Semoga setiap lagu bisa menjadi teman dalam perjalanan mereka, membantu mereka untuk tetap melangkah maju,” tambah Sandrina.

Peluncuran album AIR pada tanggal 24 November 2024 pukul 01.30 dinihari ini bukan hanya soal musik. Ini adalah momen refleksi dan syukur Sandrina atas perjalanan hidupnya yang penuh warna. Dengan usia yang kini memasuki angka 53, ia ingin berbagi kebahagiaan dan harapannya dengan para pendengar yang telah setia mengikuti perjalanannya selama ini.

Album AIR akan tersedia di semua platform musik digital mulai 24 November 2024. Bersiaplah untuk terhanyut dalam setiap melodi dan lirik yang menyentuh, karena album ini akan mengajak kita semua untuk merayakan kekuatan, cinta, dan ketangguhan dalam diri setiap perempuan. (kanalbali/RLS/RFH)