Seorang Pria di Denpasar Mengamuk dan Merusak Altar Gereja

Konten Media Partner
9 Juli 2019 15:01
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Seorang Pria di Denpasar Mengamuk dan Merusak Altar Gereja (173798)
searchPerbesar
Barang-barang yang rusak akibat ulah pelaku (kanalbali/KAD)
DENPASAR, kanalbali.com - Seorang pria di Denpasar merusak kawasan altar Gereja Katolik Santo Yoseph di Jalan Kepundung, Denpasar, Bali, Selasa (9/7). Kini ia yang berinsial A itu diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Denpasar Timur (Dentim).
ADVERTISEMENT
"Untuk motif pelaku melakukan perusakan tersebut sampai saat ini belum diketahui. Namun, pelaku tersebut diduga umat gereja ini sendiri," kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Karang Adiputra, Selasa (9/7).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Saat itu pelaku datang bersama istrinya dan bersama umat lain untuk melakukan persembahyangan. Kemudian, saat berdoa tiba-tiba pelaku menangis, mengamuk dan merusak kawasan altar.
Seorang Pria di Denpasar Mengamuk dan Merusak Altar Gereja (173799)
searchPerbesar
Kaoplsek Denpasar Nyoman karang adiputra (kanalbali/KAD)
"Pelaku menangis dan mengambil penyanggah salib yang terbuat dari besi. Kemudian istrinya bingung dan memeluk suaminya tapi istrinya malah dibanting," kata Kapolsek.
Melihat hal tersebut, karyawan yang ada di gereja yang melakukan bersih-bersih lari keluar yang kebetulan saat itu ada polisi patroli yang lewat dan diminta tolong dan pelaku diamankan.
ADVERTISEMENT
"Untuk (motifnya) belum kita ketahui. Kita masih melakukan penyelidikan,"ujar Kapolsek. Atas peristiwa tersebut, kerusakannya ada penyangga salib, meja alkitab, mikropone dan pot bunga. Sementara, untuk kerugian belum diketahui. (kanalbali/KAD)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020