Siswi SMA di Jembrana Bali Hilang Terseret Banjir Bandang
·waktu baca 1 menit

JEMBRANA, kanalbali.com - Seorang siswi SMA di Jembrana, Bali dinyatakan hilang terseret arus saat terjadi banjir bandang dan hingga kini belum ditemukan.
"Siswi tersebut, terseret arus saat melewati jembatan alternatif yang ada di sebelah utara jembatan Biluh Poh di Kecamatan Mendoyo," kataKapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana saat dihubungi Senin (17/10).
"Dia melewati jembatan lain alternatif, yang ada di sebelah utara dari jalur utama," kata AKBP Juliana.
Korban adalah siswi SMA kelas 3 di Desa Penyaringan, bernama Ni Putu Widya Margareta. Saat kejadian, korban sedang berangkat ke Pasar Lelateng di Kecamatan Negara bersama ayahnya, namun tergelincir ke sungai yang airnya meluap.
Sebelumnya diberitakan, akibat banjir bandang yang menerjang jembatan Biluh Poh di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembarana, Bali, mengakibatkan jalur utama Gilimanuk- Denpasar, Bali, tidak bisa dilewati dan saat ini ditutup.
Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, bahwa banjir bandang terjadi pada Minggu (16/10) kemarin hingga pukul 22:00 Wita dan membawa kayu-kayu besar yang terseret arus sungai dan masih berserekan di atas jembatan. (kanalbali/KAD)
