Soal Ancaman PHK karena Bertato, Disnaker Bali Kirim Tim ke Bandara Ngurah Rai
·waktu baca 2 menit

Denpasar --- Kabar mengenai syarat tidak bertato dan bertindik bagi Security Bandara Internasional Ngurah Rai Bali mendapat perhatian dari kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali Ida Bagus Arda. Bahkan dia langsung mengirim tim pengawas ke bandara.
"Hari ini saya pengawas ketenagakerjaan untuk datang ke sana," Kata Arda, Rabu (24/11/2021). Tujuannya adalah mengkonfirmasi dan meminta penjelasan langsung pihak bandara.
Poin penting yang jadi titik tekan adalah mengenai aturan mengenai calon Security yang tidak boleh bertato dan bertindik. Menurutnya saat ini pemanggilan belum perlu dilakukan kepada pihak bandara tapi pihak Disnaker yang turun langsung.
"Untuk sementara pemanggilan belum perlu, justru kami yang akan ke sana. Mudah-mudahan Disnaker Badung sudah mengetahui masalah ini," ucap Arda.
Diberitakan sebelumnya ratusan security di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali terancam kehilangan pekerjaan karena kontraknya tidak dilanjutkan oleh pihak Angkasa Angkasa Pura Supports (APS). Mereka mengaku alasannya karena mereka memiliki tato dan tindik.
Namun pihak bandara menyebut aturan pegawai tidak boleh tato dan bertindik itu sebenarnya tidak diberlakukan kepada pegawai yang diseleksi saat ini. Tetapi, akan diberlakukan nanti ketika PT Angkasa Pura 1 kembali membuka rekrutmen baru dan bukan untuk saat ini. (Kanalbali/ROB)
