Konten Media Partner

Suicide Glam, Brand Lokal yang Go Internasional

Kanal Baliverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suicide Glam, Brand Lokal yang Go Internasional
zoom-in-whitePerbesar

DENPASAR, kanalbali.com -- Mempertahankan eksistensi sebuah brand ternyata susah susah gampang tergantung seberapa komitmen dan bagaimana cara mengatur strategi pasar.

"Kita harus mengetahui target pasar dan sebagai pelaku bisnis mampu menjaga kualitas produk. Boleh saja mengikuti pasar namun jika mau bertahan harus berani out of the box," kata Made parwata alias Depar owner dari Suicide Glam saat ditemui di kawasan Denpasar. Jumat (9/3).

Brand yang sudah berdiri sejak 1999 itu pun sudah diekspor hingga ke beberapa negara di Eropa dan Australia. Suicide Glam memiliki konsep High Fashion Cutting Edge Rock n Roll Couture. "Jadi konsep itu adalah pondasi kami," paparnya.

Saat ini, dia juga juga melihat store dan atau clothing cenderung ke penyeragaman. "Mengikuti pasar sah-sah saja tapi idealisme dan identitas harus tetap yang utama," jelas pria 46 tahun itu.

Meski sudah di ekspor, harga dari produknya pun tetap menyesuaikan dengan pasar yang ada di Indonesia. "Harga standar dengan kualitas yang sama," ucapnya.

Dia juga menambahkan, awal berdirinya brand tersebut diprakarsai oleh dirinya bersama Rudolf Dethu dengan modal awal Rp 20 juta. Depar saat ini menjual produknya lebih banyak melalui online. (Kanalbali/GAN)