Tradisi Ngurek di Bali Kembali Telan Korban

DENPASAR, Kanalbali - Sampai Kamis (31/10) , I Gede Suardana (40) asal Dusun Ngob Peninggaran, Seraya Tengah, Karangasem tergolek tak berdaya di ruang perawatan intensif RSUP Sanglah, Denpasar.
Ia mengalami luka tusuk di dada setelah melakukan kegiatan ”ngurek” ketika mengikuti upacara ritual di Pura Segara, Desa Seraya Tengah, Karangasem, Rabu (30/10).
"Kemarin malam sekitar jam 23:00 WITA sampai disini, dan saat ini masih dalam perawatan intensif oleh tim dokter," Ungkap Kasubbag Humas RSUP Sanglah I Dewa Ketut Kresna.
Namun Dewa belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait dengan kondisi pasien. "Belum ada keterangan apapun dari dokter, saat ini selain sedang terus dilakukan pemeriksaan terkait dengan luka yang diderita, tim dokter juga sedang melakukan pemeriksaan dengan psikiater untuk mendiagnosis gangguan emosional ya," jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi Rabu malam, Suardana yang saat itu sedang menjalani tradisi itu tiba tiba tumbang. Dada kanannya bocor bersimbah darah, tertusuk ujung keris sedalam lebih dari 5 cm. Ritual mepik menjadi semakin genting karena dada kanan suardana terus mengeluarkan darah.
Tak ingin terjadi sesuatu, sebagian warga yang ikut dalam ritual mepik lantas membawanya ke UGD RSUD Karangasem. Namun, karena luka tusuknya dianggap serius, Suardana akhirnya harus dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar. (kanalbali/KR14)
