Versi Hitung Cepat, PDIP 'Kecolongan' di Jembrana, Bali

DENPASAR - Satu dari enam pasangan calon yang diusung PDIP di 6 Kabupaten atau Kota se-Bali pada Pilkada 2020 menunjukkan grafik tertinggal berdasarkan hitung sementara yang dirilis KPU. Yakni, I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa di Pilkada Kabupaten Jembrana.
"Kami belum bisa berkomentar banyak, pada prinsipnya kami menunggu hasil final yang dikeluarkan oleh KPUD, data itu kan masih hitung sementara. Jadi masyarakat harus bersabar, karena mekanisme dari KPU masih panjang," kata Wakil Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD PDIP Bali, I Wayan Sutena saat dihubungi Kanalbali, Kamis (10/12/2020).
Sutena menuturkan, sejatinya, internal DPD PDIP sendiri sudah menerima hasil perolehan sementara yang diperoleh dari para saksi PDIP di Pilkada Jembrana. Namun, ia enggan mengeluarkan data itu. Menurutnya, pihaknya tetap akan menunggu hasil dari KPU terkait dengan perolehan suara dari pasangan calon yang diusung oleh PDIP di Pilkada Jembrana.
"Kita hanya entri data saja ke DPD, kalau laporan resmi belum ada dari DPC, makanya kita tunggu, termasuk juga kami akan menunggu dari hasil final KPU, baru setelah itu kita bisa mengambil langkah," tuturnya.
Pasangan I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa sendiri sejauh ini masih tertinggal dari pesaingnya yakni Paslon dengan nomor urut 2 yang diusung partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, dan PPP yakni I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna. Berdasarkan laman kpu.go.id, hingga Kamis (10/12/2020) pukul 11.30 WITA, calon PDIP hanya memperoleh 48.0% suara, sedangkan lawannya memperoleh 52.0%.
Sementara itu, 5 Kabupaten dan Kota lainnya yang juga menggelar Pilkada yakni Tabanan, Badung, Bangli, Karangasem, dan Denpasar , calon PDIP terpantau unggul
Di Badung, Paslon besutan PDIP, Golkar, dan Demokrat yakni I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa unggul dengan perolehan suara 94.8% atau setara dengan 188.773 suara. Hanya melawan kotak kosong, pasangan Incumbent ini masih unggul dalam hitung sementara KPU hingga Kamis (10/12/2020) pukul 11.30 WITA
Di Tabanan, paslon nomor urut 1 yang diusung PDIP yakni I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan unggul dengan perolehan 73.3% atau setara dengan 155.289 suara pada perhitungan Kamis Kamis (10/12/2020) pukul 11.30 WITA. Sementara, Paslon pesaing yang diusung Golkar, Nasdem, Demokrat yakni Anak Agung Ngurah Panji Astika dan I Dewa Nyoman Budiasa yang diusung Golkar, Nasdem, Demokrat memperoleh 26.7% atau setara dengan 56.530 suara untuk sementara.
Pasangan calon PDIP untuk Pilkada Bangli yakni Sang Nyoman Sedana Arta dan I Wayan Diar juga unggul 55.4% atau setara dengan 31.256 suara. Pesaingnya yakni I Made Subrata dan Ngakan Made Kutha Parwata yang diusung Golkar hanya memperoleh 44.6% atau setara dengan 25.184 suara untuk sementara.
Untuk Pilkada Karangasem, PDIP yang mengusung I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa juga unggul sebanyak 56.7% atau setara dengan 93.891 suara. Sementara itu, I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Made Sukarena yang diusung Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo dan PKS hanya memperoleh 43.3% atau setara dengan 71.563 suara.
Sedangkan di Kota Denpasar, paslon yang diusung PDIP, Gerindra, PSI, dan Hanura yakni I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa juga unggul 80.8% atau setara dengan 86.490 suara. Persaingnya yakni Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara yang diusung Golkar, Nasdem, dan Demokrat memperoleh 19.2% atau setara 20.550 suara. (Kanalbali/ACH)
