Konten Media Partner

Virolog Udayana Bali Sebut Vaksin Ketiga Tak Terlalu Penting

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahli virologi Universitas Udayana (Unud) I Gusti Ngurah Kade Mahardika saat diwawancarai wartawan di Denpasar , Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Ahli virologi Universitas Udayana (Unud) I Gusti Ngurah Kade Mahardika saat diwawancarai wartawan di Denpasar , Bali - IST

DENPASAR - Ahli virologi Universitas Udayana (Unud) I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyatakan, pemberian vaksin dosis ketiga untuk masyarakat umum bukanlah hal yang mendesak. Jauh lebih penting memastikan tuntasnya vaksinasi tahap kedua.

"Pengecualiannya untuk tenaga kesehatan yang memang pekerjaannya beresiko tinggi," katanya di Denpasar, Senin (27/12/2021). "Jadi kalau bisa targetnya diubah, bagaimana agar semua penduduk 100 persen divaksinasi," tegasnya.

embed from external kumparan

Dia menjelaskan, vaksin kedua sudah cukup untuk memberikan antibodi pada tubuh dalam menghadapi penularan virus. "Masalahnya jadi lain, kalau vaksinasi ketiga diberikan daripada vaksinnya kadaluwarsa," tegasnya.

Mengenai ada orang yang divaksin berkali-kali karena menjadi joki vaksinasi, menurut Mahardika, justru membahayakan orang itu sendiri. Sebab, tubuhnya tidak akan memiliki kemampuan untuk mengenali virus yang masuk ke dalam dirinya. Sementara bagi orang lain dia akan menjadi sumber penularan virus. (Kanalbali/RFH)