Warga Ukraina di Bali Gelar Aksi Damai Tolak Serangan Rusia ke Negaranya
·waktu baca 2 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Serangan Rusia terhadap Ukraina ikut membuat gerah warga negara itu yang ada di Bali. Mereka mendatangi Kantor Konsul Kehormatan Ukraina, yang ada di Jalan Gurita Pegok, Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, pada Selasa (1/3/2022).
Dalam aksi dama itu, mereka membawa sejumlah poster antara lain bertuliskan,"Stop War" dan "Love Peace, Save Ukraine," serta "Pray For Ukraine,". Mereka pun penuh semangat menyanyikan secara serentak lagu kebangsaan mereka.
"Mereka menunjukkan solidaritas kepada negaranya dan saudara-saudaranya bahwa mereka tidak ingin perang mereka cinta damai. Mungkin sama, kalau negara kita mengalami perang, kita tidak ada di sana apa yang bisa kita lakukan, paling memberikan dukungan moral," kata Konsul Kehormatan Ukraina untuk Bali, yaitu I Nyoman Astama.
Mereka juga memberikan dukungan moral kepada keluarga mereka yang masih ada di Ukraina dan berharap dukungan itu sampai ke Ukraina dan juga Rusia. "Mereka yang disini berharap ada perundingan yang menemukan titik temu yang menemukan perdamaian. Itu harapan kita," imbuhnya.
Serangan Rusia itu sendiri telah berpengaruh pada warga Ukraina di Bali. Misalnya, mereka tidak bisa narik uang karena serangan cyber di bank-bank yang ada di negaranya. "Ini yang harus kita antisipasi dengan memberikan bantuan kemanusiaan bagi mereka," jelasnya.
Saat ini, jumlah warga Ukraina yang ada di Bali dari data Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali ada 3.200 lebih dan rata-rata mereka bekerja sebagai digital nomad. (Kanalbali/KAD)
