Konten Media Partner

Waspada PMK, Karpet Disinfektan Dipasang di Pintu Bandara Ngurah Rai

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemasangan karpet disinfektan di bandara Ngurah Rai, Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Pemasangan karpet disinfektan di bandara Ngurah Rai, Bali - IST

DENPASAR,kanalbali.com - Kewaspadaan terhadap bahaya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bali semakin ditingkatkan. seperti di Bandara Ngurah Rai Bali di mana pengelolanya bekerja sama dengan Karantina Pertanian Kelas I Denpasar melakukan tindak pencegahan.

Yakni, dengan memasang karpet disinfektan di setiap titik pintu kedatangan dan keberangkatan pada terminal domestik dan internasional.

"Karpet disinfektan ini berisi cairan dengan komposisi benzalkonium chloride sebanyak 3 persen yang disemprotkan di karpet disinfektan untuk dilewati seluruh penumpang yang melalui pintu masuk dan keluar dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali," kata Kepala Karantina Pertanian Kelas I Denpasar I Putu Terunanegara.

embed from external kumparan

Pemasangan karpet disinfektan ini, diharapkan dapat meminimalisasi penyebaran virus PMK yang kemungkinan dibawa melalui alas kaki penumpang baik yang masuk maupun keluar Bali, domestik dan internasional.

Pemasangan karpet disinfektan di bandara Ngurah Rai, Bali - IST

PMK, kata dia, merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus atau family picornaviridae yang bersifat merusak jaringan sel. Virus akan berkembang dalam jaringan faring, kulit dan menyebar ke seluruh tubuh hewan melalui sirkulasi darah.

Virus dapat ditularkan melalui beberapa cara, antara lain melalui kontak langsung antara hewan ternak, melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit, sisa makanan atau sampah yang terkontaminasi produk hewan seperti daging dan tulang hewan yang tertular.

Selain, penularan bisa melalui kontak tidak langsung melalui vektor hidup yakni terbawa oleh manusia dan virus dapat terbawa melalui sepatu, tangan, tenggorokan atau pakaian yang terkontaminasi serta dapat tersebar melalui udara. (kanalbali/KAD)