Kanwil Ditjenpas DIY dan BPVP Gandeng Tangan Perkuat Pelatihan WBP

Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus menggelar Sosialisasi Program Pembinaan Kemandirian dan Ketenagakerjaan di Aula Semar Nawasena, Yogyakarta, Senin (2/11/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang relevan dan bersertifikasi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas DIY M. Ali Syeh Banna beserta jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-DIY, serta Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Feri Fahrudin.
Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak berkomitmen mengoptimalkan sarana pelatihan vokasi guna mendukung proses reorientasi dan reintegrasi sosial bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas DIY M. Ali Syeh Banna menyampaikan bahwa keberhasilan proses pembinaan pemasyarakatan tidak dapat bertumpu pada internal institusi saja. Menurutnya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi tim yang padu antara pegawai, pihak eksternal, serta ikhtiar pribadi dari warga binaan itu sendiri agar pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil yang berdampak nyata.
Ia menguraikan bahwa pemberian keterampilan kerja bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang berdaya guna, sehingga mampu berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Pembinaan kemandirian yang dirancang dengan baik dinilai akan meningkatkan
kompetensi warga binaan agar sejalan dengan kualifikasi serta kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kita semua.
Keberhasilan pembinaan tidak hanya datang dari kita semata-mata, tetapi melalui kerja sama tim untuk menyentuh warga binaan agar mendapatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Ali.
Sementara itu, Kepala BPVP Feri Fahrudin menyambut baik kolaborasi tersebut dan mengapresiasi kepercayan yang diberikan oleh jajaran Pemasyarakatan DIY. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan pendampingan teknis dan pelatihan vokasi, termasuk mendorong Satuan Pelayanan (Satpel) Bantul agar berkembang menjadi satuan pelayanan mandiri yang mampu melayani berbagai kebutuhan pelatihan ketenagakerjaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas ruang kolaborasi yang diberikan. Terkait pelatihan vokasi, kami siap memberikan pendampingan bagi siapa saja yang membutuhkan pelatihan,” ujar Feri.
Melalui momentum sosialisasi dan penandatanganan MoU ini, Kanwil Ditjenpas DIY menghimbau seluruh Kepala UPT untuk segera melakukan pemetaan potensi warga binaan dan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang tepat sasaran.
Komitmen ini menjadi wujud nyata Kanwil Ditjenpas DIY dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan terukur demi membuka masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.
