Konten dari Pengguna

Pendidikan Karakter Siswa di Indonesia Sangat Penting

Karen
Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana
14 Juni 2024 16:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Karen tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Pendidikan Karakter ( Sumber : unsplash.com/Mufid Majnun)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pendidikan Karakter ( Sumber : unsplash.com/Mufid Majnun)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Baru-baru ini rame di media sosial tentang penghinaan terhadap Palestina oleh siswi SMP lewat video. Kasus leluconan soal Palestina ini bocor dan menjadi viral. Dalam video yang beredar, salah satu siswi merekam empat orang temannya yang sedang makan di restoran cepat yang katanya Pro Israel. Sejumlah anak itu menunjukkan makanan yang mereka pegan dan mereka menyebut tulang ayam dan saus itu merupakan tulang, daging, dan darah anak-anak Palestina. Oleh karena itu, sangat penting bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan karakter sebagai persiapan menghadapi masa depan. Diketahui juga salah satu anak yang berada dalam video tersebut merupakan siswi SMP 216 Jakarta, dan pihak sekolah telah menegur dan akan dilakukan pembinaan. Kelima anak yang terlibat dalam video itu juga telah mengunggah video permintaan maaf. Ai Maryati Solihah, Ketua KPAI (Badan Perlindungan Anak Indonesia), mengatakan pendidikan karakter pada anak merupakan persoalan bersama tidak hanya bagi sekolah namun juga bagi orang tua dan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
Apakah penting menanamkan pendidikan karakter pada siswa?
Pendidikan karakter dinilai sangat penting untuk ditanamkan pada setiap siswa karena pendidikan karakter adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk mengembangkan nilai, sikap dan perilaku yang memancarkan akhlak mulia atau budi pekerti luhur. Hal ini juga telah diatur dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat membuat setiap siswa terbentuk kualitas hubungan sosialnya yang baik, maksudnya setiap siswa dapat mengembangkan keterampilan sosial yang miliki seperti rasa toleransi, bisa bekerjasama, dan mampu mengendalikan diri.
ADVERTISEMENT
Upaya yang dilakukan untuk menanamkan pendidikan karakter yang pertama yaitu dengan cara mengajarkan sopan santun dalam pendidikan karakter di sekolah salah satunya dengan menerapkan 5S yaitu salam, senyum, sapa, sopan dan santun. Mengajarkan sopan santun tidak hanya dengan menuliskannya di lorong-lorong sekolah saja tetapi juga harus dilaksanakan. Dan jika ada siswa yang tidak sopan guru harus menegur supaya siswa tersebut tahu apa yang dilakukan dan dikatakan itu salah. Cara yang kedua yaitu dapat dilakukan dengan menyisipkan pesan moral dalam setiap pelajaran. Ajarkan setiap siswa untuk mengambil hikmah dari setiap pelajaran yang telah dipelajari. Dengan begitu setiap siswa dapat mengetahui bahwa ilmu yang sedang dipelajarinya memang penting untuk masa depannya. Dan cara yang terakhir yaitu menunjukkan rasa empati seperti bersikap tidak membeda-bedakan satu sama lain, memperhatikan anak yang kurang mampu, dan lainnya. Dengan hal ini anak-anak cenderung menunjukkan empati terhadap orang lain ketika mereka melihat orang tua mereka melakukannya juga. Oleh karena itu, sangat penting bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan karakter sebagai persiapan menghadapi masa yang akan datang.
ADVERTISEMENT