Konten dari Pengguna

KKN UNDIP Hadirkan Solusi pada Posyandu Remaja: Remaja Putri Sehat Bebas Anemia

Karisma Laela

Karisma Laela

Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Karisma Laela tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KKN UNDIP Hadirkan Solusi pada Posyandu Remaja: Remaja Putri Sehat Bebas Anemia
zoom-in-whitePerbesar

Kab. Pemalang (27/07/2024)-Kesehatan remaja merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Masa remaja adalah periode transisi yang penuh dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial, yang membutuhkan perhatian khusus agar perkembangan mereka dapat berjalan optimal. Salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh remaja, terutama remaja putri, adalah anemia. Anemia pada remaja putri sering kali disebabkan oleh kekurangan zat besi, yang dapat berdampak negatif pada kualitas hidup, prestasi akademik, dan produktivitas mereka di masa depan.

Dalam mencegah anemia, Mahasiswa Tim II KKN UNDIP, Karisma Laela Rahmadani dari Fakultas Kedokteran melakukan Edukasi Kesehatan terkait Anemia dengan Penerapan Program Remaja Putri Bebas Anemia yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2024 pada pembentukan Posyandu Remaja Desa Wonokromo. Kegiatan ini diikuti oleh remaja putri sebanyak 14 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan terkait anemia dan penerapan upaya pencegahan anemia remaja putri melalui mengkonsumsi gizi seimbang dan aktivitas fisik, serta anjuran mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) menggunakan media leaflet.

Pembentukan Posyandu Remaja bertujuan untuk memberikan wadah bagi remaja dalam memperoleh informasi dan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui posyandu ini, remaja tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan dasar, tetapi juga edukasi mengenai isu-isu kesehatan yang relevan, seperti gizi, kesehatan reproduksi, dan pencegahan penyakit.

Salah satu program utama yang dilakukan di Posyandu Remaja adalah penyuluhan tentang anemia pada remaja putri. Anemia merupakan suatu kondisi tubuh yang ditandai dengan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal, yang bisa disebabkan jumlah sel darah merah yang kurang atau jumlah sel darah merah cukup tapi kandungan Hb di dalam sel darah merah kurang. Tanda dan gejala anemia yaitu 5 L (lelah, letih, lesu, lemah, dan lalai), kulit terlihat pucat, detak jantung berdebar cepat dan sesak napas, dan sering merasa pusing. Adapun cara pencegahan anemia, antara lain penerapan makanan gizi seimbang, mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD), fortifikasi, dan Pengobatan penyakit penyebab/penyerta termasuk penyakit infeksi.

Rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembentukan posyandu remaja yang dibersamai oleh Ibu Bidan Desa dan Ibu Ketua PKK, edukasi dengan pembagian leaflet dan pemaparan materi terkait anemia secara umum, tanda dan gejala, penyebab, dampak, serta pencegahan anemia. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sangat menarik perhatian para peserta dengan aktif memperhatikan dan berdiskusi, serta para remaja dapat memahami materi yang disampaikan dengan baik.