Konten Media Partner

3 Ciri Utama Seorang 'People Pleaser'

Karjaverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apa, sih, people pleaser itu? Dan bagaimana ciri-cirinya? | Photo by 5688709 from Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Apa, sih, people pleaser itu? Dan bagaimana ciri-cirinya? | Photo by 5688709 from Pixabay

Belakangan ini kita sering mendengar kata people pleaser. Sebenarnya, kalimat ini ada sudah sejak lama, di mana arti dari people pleaser adalah seseorang yang selalu berusaha untuk menyenangkan hati orang lain dengan tindakan dan perkataannya.

Sebenarnya tidak ada yang salah dari berusaha membuat orang lain senang. Namun, yang membuat hal ini menjadi salah adalah ketika kamu mulai memaksakan diri demi kebahagiaan orang lain, dengan membuat dirimu menderita dan tidak bahagia. Menjadi seorang people pleaser tentunya akan membuat diri kalian lelah sendiri dan bisa menjadi salah satu tanda bahwa kalian tidak mencintai diri sendiri.

Karja mengumpulkan beberapa ciri-ciri orang yang merupakan people pleaser, apakah kalian termasuk di dalamnya? Mari dicek!

  1. Selalu Mengatakan “Iya” pada Orang Lain

Selalu mengiyakan perkataan atau permintaan orang lain | Photo by Shutterbug75 from Pixabay

Seorang yang merupakan people pleaser merupakan orang yang tidak bisa berkata tidak; ia akan selalu mengiyakan permintaan orang lain. Hal ini dikarenakan ia terlalu takut untuk mengecewakan perasaan orang lain sehingga ia akan terus menerus mengatakan ya pada permintaan orang.

Tidak hanya karena takut mengecewakan, terkadang seseorang susah untuk mengatakan tidak karena takut dijauhi lingkungannya. Ia berpikir bahwa jika ia tidak bisa menyenangkan hati temannya maka ia akan dijauhi. Ia juga akan terlalu memikirkan bagaimana perasaan orang lain yang telah ditolak, apakah mereka akan sedih, marah, menghujat dirinya dan sebagainya.

Orang yang menjauhi bahkan menghujat kalian hanya karena kalian tidak ingin melakukan apa yang mereka suruh, berarti bukanlah teman sejati. Apalagi jika mereka mengetahui bahwa hal tersebut akan merugikan kalian.

  1. Hidup dengan Mendengarkan Pendapat Orang Lain

Selalu mendengarkan perkataan orang lain | Photo by Cristina Gottardi from Unsplash

Pendapat orang lain memang terkadang penting. Namun jika kalian selalu mendengarkan pendapat semua orang, lama-lama kalian akan kehilangan jati diri. Kalian selalu berusaha menyenangkan orang lain dengan mengikuti apa yang mereka katakan.

Mungkin kalian berpikir tidak ingin egois, namun dengan melakukan semua yang dikatakan orang lain, kalian akan sulit untuk merasa bahagia dan pada akhirnya akan merasa tersiksa. Memangnya kalian mau seumur hidup kalian, hidup dengan menjadi boneka orang lain yang terus-menerus diatur untuk melakukan sesuatu?

  1. Diam Walau Tidak Setuju

Tidak mengutarakan pendapat dan apa yang dirasakan | Photo by Kristina Flour from Unsplash

Kebanyakan orang khususnya warga negara Indonesia, merasa sangat tidak enak atau sungkan jika harus mengutarakan ketidaksetujuan pada pendapat yang ada. Terutama jika yang mengajukan pendapat adalah atasan, atau orang yang berpengaruh besar dalam hidup kalian. Ingin mengatakan tidak ataupun tidak setuju, pasti rasanya sungkan sekali, bukan?

Dengan menunjukkan sikap diam walau kalian ternyata tidak setuju dengan pendapat yang diutarakan, pada akhirnya akan membuat kalian terbebani dalam melakukan hal tersebut. Kalian harus bisa untuk menyampaikan pendapat dan pemikiran serta ketidaksetujuan kalian dengan cara yang sopan dan baik, sehingga hal tersebut tidak akan menyakiti hati dan perasaan orang lain.

#terusberkarya