3 Realita Dunia Kerja yang Kurang Menyenangkan

Sobat, kalian pasti sering mendengar bahwa banyak orang menginginkan untuk bekerja segera setelah lulus kuliah atau lulus SMA atau SMK. Bagi mereka bekerja itu menyenangkan, dapat uang, bertemu teman baru, bahkan menjadi ajang untuk cari jodoh.
Satu hal yang belum mereka pahami adalah bahwa dunia kerja tidak sesederhana itu. Terkadang, dunia kerja bisa menjadi sangat kejam dan keras. Realitanya, dunia kerja tidak semenyenangkan itu, Sobat.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa realita dunia kerja itu tidak seindah yang kalian bayangkan. Yuk, disimak!
1. Persaingan yang Ketat
Dunia kerja dikenal dengan persaingannya yang sangat ketat. Kalian harus memiliki keunggulan untuk bisa bertahan dalam dunia kerja.
Keunggulan tersebut bisa berupa sifat kalian yang rajin dan pekerja keras, prestasi, ide-ide kreatif dan lainnya. Menjadi seorang yang aktif dan penuh inisiatif juga merupakan keunggulan, lho. Karena kalau kalian tidak aktif, besar kemungkinan kalian dapat tersingkir.
Menjadi orang yang baik hati tentu sangat dianjurkan. Namun kalian juga harus cerdas supaya kalian tidak sampai dimanfaatkan oleh orang-orang yang mengatasnamakan pertemanan untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Tidak bisa dipungkiri bahwa orang cenderung melihat penampilan terlebih dahulu, karena memang apa yang ada di luar itulah yang terlihat. Karena itu, berusahalah untuk selalu tampil rapi dan bersih. Tidak perlu memakai atau membeli barang-barang mahal serta branded, cukup gunakan pakaian yang sopan dan sesuai.
2. Adanya Rasa Iri Hati
Persaingan yang ketat tentunya akan menimbulkan iri hati. Apalagi jika ternyata kalian memiliki kinerja bagus, pekerjaan selalu beres, target kerja selalu tercapai bahkan melebihi, sudah bisa dipastikan akan banyak orang yang iri pada kalian.
Kita tidak bisa mencegah rasa iri di hati mereka. Yang bisa kita lakukan hanyalah waspada, karena dari iri hati biasanya akan timbul niat jahat. Bisa jadi rekan kerja akan melakukan tindakan tidak terpuji untuk menjatuhkan kita.
Karena itu selalu jaga tingkah laku, integritas dan perkataan kalian agar mereka yang iri tidak punya kesempatan untuk mencari cela dalam menjatuhkan kalian. Satu lagi yang terpenting adalah berdoa kepada Tuhan supaya kalian selalu dilindungi dari hal-hal negatif.
3. Tekanan dari Atasan
Sosok atasan yang tidak bersahabat dan bossy bisa menjadi tekanan bagi para karyawannya. Apalagi jika si atasan tidak bisa memberikan contoh yang baik pada anggota timnya. Singkat kata, dia bukanlah seorang leader yang baik.
Hal ini tentu akan menimbulkan tekanan bagi kalian. Tiada hari tanpa dimarahi oleh atasan karena adanya miskomunikasi. Ada pula tipe atasan yang plin plan; satu menit yang lalu menyuruh mengerjakan tugas A, namun tak lama memerintah untuk segera mengerjakan yang lain.
Tak sedikit sikap atasan yang menyebabkan rasa stres dari karyawan meningkat. Hal ini tentunya dapat menurunkan produktivitas karyawan dan akhirnya juga membuat karyawan tidak betah karena tekanan yang diterima dari atasannya.
Walaupun ada beberapa realita dunia kerja yang tidak menyenangkan, tentu ada banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dibaliknya. Selain itu, kalian tidak boleh menjadi sosok yang lemah; harus tegas dan berpendirian ketika sudah memasuki dunia kerja.
#terusberkarya
Jangan lupa follow Karja di Instagram (@karjaid) dan klik tombol 'IKUTI' di kumparan.com/karjaid untuk mendukung dan mengikuti konten menarik seputar entrepreneurship, kisah inspiratif, karya anak bangsa, dan isu sosial seputar milenial ya, Sobat!
