Konten Media Partner

4 Tips Menghadapi Pasangan yang Workaholic Alias Gila Kerja

Karjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan | Foto: Pexels/cottonbro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan | Foto: Pexels/cottonbro

Ketika kita memiliki pasangan, sudah tentu kita ingin diperhatikan, diprioritaskan, disayang dan di nomor satukan oleh pasangan kita. Tak jarang hal tersebut menjadi alasan seseorang untuk berpacaran.

Namun apa yang akan terjadi ketika kita memiliki sosok pacar yang workaholic atau gila kerja? Tentu kita akan diduakan dengan pekerjaannya. Bagi sosok workaholic, pekerjaan adalah yang nomor satu.

Hal ini bisa menjadi sumber pertengkaran, karena kita berharap bisa selalu diprioritaskan oleh pasangan. Nah berikut ini adalah tips berpacaran dengan mereka yang merupakan sosok workaholic. Yuk, dicek!

1. Memanfaatkan waktu istirahat

Ilustrasi pasangan | Foto: Pexels/cottonbro

Ketika pasangan kita adalah sosok workaholic, maka manfaatkan waktu istirahat makan siang dengan mereka. Gunakan waktu istirahat tersebut untuk quality time berdua walaupun singkat.

2. Miliki kesibukan sendiri

Ilustrasi bekerja | Foto: Pexels/Vlada Karpovich

Ketika pacar kita seorang workaholic, maka milikilah kesibukan sendiri daripada kita sibuk menantikan kabar dari si doi. Ketika kita memiliki kesibukan sendiri, maka menanti kabar tidak akan terasa menyiksa dan makan hati. Namun kalau kita menganggur dan hanya memantau ponsel apakah pasangan online atau tidak, membalas pesan atau tidak, tentu akan menyiksa hati kita sendiri.

Memiliki kesibukan sendiri bisa berarti kita sibuk dengan pekerjaan, pergi jalan-jalan dengan teman, melakukan hobi atau bahkan tidur. Waktu akan berjalan tanpa kita sadari dan kita pun tidak hanya menanti kabar dari pasangan.

3. Memberikan pengertian

Ilustrasi pasangan | Foto: Pexels/Juan Pablo Serrano Arenas

Ketika kita akan menjalin hubungan dengan seseorang tentu kita akan tahu apakah dia workaholic ataukah bukan. Nah, ketika kita sudah tahu mereka workaholic dan kita memutuskan untuk tetap menjalin hubungan dengan mereka, maka segala resiko yang ada harus kita tanggung.

Yang harus kita lakukan adalah memberi pengertian dan juga perhatian. Ketika mereka sibuk, maka biarkan saja mereka sibuk dan jangan diganggu. Ingatkan saja jika waktu makan siang telah atau untuk beristirahat telah tiba dan sebagainya.

4. Utarakan perasaan

Ilustrasi pasangan | Foto: Pexels/Ketut Subiyanto

Jika memang cara-cara tersebut sudah dilakukan namun pasangan tetap cuek, maka kita bisa mencoba secara perlahan mengungkapkan apa yang kita rasakan.

Tak perlu diungkapkan dengan kemarahan, tanya saja dengan baik-baik. Karena jika kita bertanya dengan emosi, yang ada bukannya mendapat penyelesaian malah akan semakin merenggang. Tapi ketika kita membicarakan dengan baik-baik maka bisa jadi kita akan menemukan solusi yang bisa menyenangkan hati kedua belah pihak.

#terusberkarya

Karja, we share creative and up to date content (entrepreneurship, inspiration, and social issues) for Indonesia’s millennials. Support and follow us on kumparan (click here) and Instagram (click here).