kumparan
11 November 2019 9:31

Cultuur Volk, Inspirasi Minum Kopi Berbudaya Ala Ki Hajar Dewantara

image.png
Cultuur Volk memperingati Hari Pahlawan. | Photo by @cultuurvolk on Instagram
Menjamurnya tren kedai kopi, membuktikkan bahwa bisnis satu ini sangat diminati oleh kawula muda. Banyak kedai kopi yang tidak hanya mengunggulkan produk kopinya saja, melainkan juga menawarkan berbagai keunikan. Seperti salah satunya kedai kopi Cultuur Volk yang berada di jalan M. Yamin Samarinda.
ADVERTISEMENT
Kedai kopi yang baru beroperasi ini, menyajikan berbagai macam jenis kopi andalan. Salah satunya, Kopi Susu Dewantara. Kopi susu yang disajikan dengan menggunakan botol kaca.
Juga ada menu lain, dinamainya Gatot Kaca. Minuman kopi yang dikombinasikan dengan cokelat. Untuk kalian yang bukan pencinta kopi, ada menu lain yang juga menarik. Seperti green tea dan thai tea. Untuk menu andalannya ada plater. Sejenis makanan ringan yang terdiri dari kentang goreng, sosis, tahu, dan onion ring.
Ardhy Rasy Wardhana, bersama dua rekannya adalah tokoh dibalik bisnis ini. Dalam bahasa Belanda, Cultuur Volk artinya adalah manusia beradab. Ia menerapkan nama ini karena terinspirasi dari Ki Hajar Dewantara.
Salah satu keinginan Ardhy untuk anak muda Samarinda, mereka berkunjung ke Cultuur Volk tidak hanya untuk bergaya saja, tetapi juga bisa untuk berdiskusi. Oleh karena itu, Ardhy menciptakan suasana yang begitu nyaman, seperti layaknya dirumah. Disini, juga disediakan buku, tentang politik dan motivasi salah satunya.
ADVERTISEMENT
“Konsep awalnya, kami ingin menyediakan wadah untuk berdiskusi dan berliterasi untuk anak muda Samarinda. Selain itu, disini pelanggan dan barista berkedudukan sama. Pelanggan harus punya kesadaran dan peka terhadap self service.” ujarnya.
Pria kelahiran Bandung ini menjelaskan, maksudnya self service disini adalah membereskan makanan dan minuman setelah berkunjung. Untuk jam operasional sendiri, tempat ini buka dari pukul 9 pagi hingga 12 malam.
#terusberkarya
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan