Menganalisis Sumber Pendapatan Situs IndoXXI

Konten Media Partner
27 Desember 2019 8:11 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengumuman IndoXXI | Photo from http://103.194.171.75
zoom-in-whitePerbesar
Pengumuman IndoXXI | Photo from http://103.194.171.75
ADVERTISEMENT
Minggu ini kita dihebohkan dengan pamitnya IndoXXI sebagai penyedia layanan streaming film gratis di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Nah, mungkin sebagian orang bertanya-tanya bagaimana bisa sih sebuah layanan streaming gratis bisa survive hingga bertahun-tahun dan menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia?
Berikut Karja menganalisis 2 kemungkinan terbesar penghasilan dari IndoXXI, check it out!
Tampilan iklan banner di bagian atas tampilan website (diblok warna merah untuk menutup isi dari iklan) | Photo from http://103.194.171.75/ (diolah kembali oleh Karja)
Tidak bisa dipungkiri lagi, iklan menjadi salah satu sumber utama dalam platform daring, baik itu media hingga aplikasi.
Jika kita lihat di tampilan website IndoXXI, maka kita akan menemukan beberapa iklan banner yang terpampang di situs tersebut.
Tampilan tayangan streaming yang juga diberi iklan pop-up di sisi kanan dan kiri (diblok warna merah untuk menutup isi dari iklan) | Photo from http://103.194.171.75/ (diolah kembali oleh Karja)
Apabila diperhatikan dan ditelusuri, maka iklan banner tersebut merupakan iklan banner manual yang dipasang langsung oleh tim IT dari IndoXXI dikarenakan apabila kita mengklik iklan banner tersebut maka akan secara langsung mengarah ke situs iklan tersebut, tidak masuk ke pihak ketiga terlebih dahulu contohnya seperti Google Adsense.
ADVERTISEMENT
Sebelum memulai streaming film, maka pihak IndoXXI akan memberikan informasi terkait iklan pop-up | Photo from http://103.194.171.75/ (diolah kembali oleh Karja)
Pernah tidak kalian ketika mengklik sebuah link di website maka akan muncul tab baru yang mengarahkan ke sebuah website? Nah itu yang disebut dengan iklan pop-up.
Dilansir dari Wikipedia, iklan sembulan (bahasa Inggris: pop-up advertisement) adalah jendela iklan yang biasanya muncul tiba-tiba jika mengunjungi suatu halaman web.
Biasanya iklan pop-up mengacu pada tarif CPM (cost per mille). Dilansir kembali dari Wikipedia, Cost per mille (CPM), juga disebut biaya ‰ dan Cost Per Thousand (CPT) (dalam bahasa Latin mille berarti ribu), adalah pengukuran yang biasa digunakan dalam iklan.
Radio, televisi, koran, majalah, dan iklan daring dapat dibeli atas dasar menunjukkan iklan untuk seribu penonton. Misalnya, $ 1 CPM berarti $1 untuk tampilnya 1000 iklan yang ditampilkan kepada penonton. Metrik (CPM) dihitung dengan membagi biaya penempatan iklan dengan jumlah tayangan (disajikan dalam ribuan) yang dihasilkannya.
ADVERTISEMENT
--
Nah, itulah 2 sumber kemungkinan terbesar sumber penghasilan dari IndoXXI sebagai penyedia streaming film gratis. Dengan traffic dan popularitas yang tinggi dan mendukung maka diprediksi mampu memberikan pundi-pundi penghasilan bagi IndoXXI.
#terusberkarya