Pasien RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda yang Berstatus Probable Meninggal

Seorang pasien yang mengidap gangguan jiwa atau skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, Samarinda, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (15/7) sekitar pukul 02.45 WITA.
Diketahui pasien yang berjenis kelamin laki-laki berusia 49 tahun ini dibawa oleh pihak keluarga ke rumah sakit pada Selasa sore dengan keluhan demam tinggi dan flu. Pasien tersebut merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan tercatat di RSJD Atma Husada Mahakam sejak tahun 2017 lalu.
Melihat kondisi yang dialami oleh korban menyerupai gejala COVID-19, pihak rumah sakit pun melakukan uji rapid tes dan tes Immunofluorescence assay (IFA) kepada jenazah usai dinyatakan meninggal dunia.
“Kemudian dilakukan rapid tes dan IFA, hasil rapid tesnya reaktif dan IFAnya positif. Gejala klinisnya sudah mengarah ke COVID-19, tetapi dalam istilah kedokteran itu disebut probable COVID-19,” ujar Ifran, Koordinator Kedaruratan Gugus Tugas Covid-19 Samarinda kepada awak media, Rabu (15/7/2020) siang.
Berdasarkan hasil tes tersebut, pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol COVID-19 dan dimakamkan di Taman Pemakaman Raudlatul Jannah di Jalan Serayu RT 20, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.
“Oleh karena itu kita lakukan pemakaman sesuai dengan protokol COVID-19 dan dikuburkan di Pemakaman Serayu Tanah Merah,” jelasnya.
Untuk tim gugus lapangan sendiri menurunkan sebanyak sembilan anggota lengkap dengan alat pelindung diri (APD) dan dibantu oleh jajaran TNI/POLRI.
“Untuk tim yang diturunkan sebanyak 9 orang dari BPBD Kota Samarinda dan di backup oleh teman-teman dari TNI dan POLRI,” pungkasnya.
