Raih Hati Pelanggan dengan 4 Trik Psikologi Marketing Ini

Konten Media Partner
4 Juni 2020 11:19
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi berbelanja | Foto: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berbelanja | Foto: Pexels/Andrea Piacquadio
ADVERTISEMENT
Sobat entrepreneur, kalian yang berbisnis pasti sudah tidak asing lagi dengan teknik marketing. Teknik marketing sangat dibutuhkan dalam berbisnis, karena jika teknik marketing kita tidak baik, maka bisnis kita akan susah laku.
ADVERTISEMENT
Keahlian dalam teknik marketing tak hanya sekedar mempelajari ilmu marketing saja, namun juga mempelajari bagaimana memadu-padankan trik psikologi dengan ilmu marketing yang sudah dikuasai. Tujuan dari penggunaan trik psikologi ini adalah agar bisa menjangkau alam bawah sadar calon pembeli dalam menawarkan dagangan.
Berikut adalah 4 trik psikologi marketing yang sering digunakan untuk meraih hati pelanggan. Yuk, disimak!
1. Memberikan tester
Ilustrasi tester makanan | Foto: Pexels/Gustavo Fring
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tester makanan | Foto: Pexels/Gustavo Fring
Ketika kalian berkunjung ke pusat perbelanjaan, maka akan sering terlihat banyak penjual makanan atau minuman yang menyediakan tester untuk dicicipkan kepada para pengunjung. Tujuan dari dilakukannya trik ini adalah supaya pengunjung yang telah menerima dan menggunakan tester tersebut akan merasa sungkan dan akhirnya membeli.
Bukan rahasia lagi bahwa orang Indonesia termasuk salah satu orang yang mudah merasa tidak enak pada orang lain. Oleh karena itu, biasanya setelah mencicipi atau merasakan tester mereka akan memutuskan untuk membeli produk tersebut.
ADVERTISEMENT
2. Musik di pusat perbelanjaan
Ilustrasi mall | Foto: Pexels/Tuur Tisseghem
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mall | Foto: Pexels/Tuur Tisseghem
Jika kalian biasa berbelanja di pusat perbelanjaan atau mall, maka kalian akan selalu menemukan musik yang diputar dalam tempat tersebut. Musik tersebut diputar dengan tujuan untuk membuat nyaman pengunjung agar betah berlama-lama di dalam mall dan berbelanja lebih banyak.
Musik yang diputar pun bukanlah musik sembarangan, melainkan musik yang menenangkan seperti musik pop yang kekinian sehingga mudah dikenali oleh pengunjung. Tak jarang juga bila mendekati hari besar suatu agama, maka mall juga akan menyesuaikan musik yang diputar dengan momen hari besar tersebut.
3. ‘Jebakan‘ ukuran
Ilustrasi Starbucks | Foto: Pexels/Adrianna Calvo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Starbucks | Foto: Pexels/Adrianna Calvo
Kalian para penggemar kopi Starbucks tentu tahu bahwa ada tiga ukuran untuk segala minuman yang dijual di kedai tersebut mulai dari tall, grande hingga venti. Tahukah kalian bahwa ternyata hal ini merupakan salah satu trik psikologi?
ADVERTISEMENT
Ketika kalian melihat ada tiga ukuran minuman yang memiliki harga tidak berbeda jauh atau hanya dengan menambah beberapa ribu rupiah bisa mendapatkan gelas minuman yang lebih besar, tentu kalian akan tergoda. Tanpa sadar, kalian jadi mengeluarkan uang lebih banyak daripada yang seharusnya kalian rencanakan sebelumnya.
4. Memberi label limited edition
Ilustrasi berbelanja | Foto: Pexels/Alexandra Maria
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berbelanja | Foto: Pexels/Alexandra Maria
Trik ini sering dipakai oleh beberapa toko seperti toko baju, buku, dan sebagainya. Tidak ada orang yang suka jika memiliki barang yang dimiliki oleh banyak orang lainnya.
Pembeli menginginkan suatu barang yang sebisa mungkin hanya dimiliki oleh mereka sendiri. Oleh karena itu, begitu ada tulisan limited edition maka akan menyebabkan barang dagangan tersebut diburu oleh beberapa orang, khususnya mereka yang fanatik terhadap brand tersebut.
ADVERTISEMENT
Nah, apakah ada trik psikologi marketing lain yang kalian ketahui, Sobat?
#terusberkarya
Jangan lupa follow Karja di Instagram (klik di sini) dan klik tombol 'IKUTI' (klik di sini) untuk mendukung dan mengikuti konten menarik seputar entrepreneurship, kisah inspiratif, karya anak bangsa, dan isu sosial seputar milenial ya, Sobat!