Konten Media Partner

Tips Memulai Menjadi Seorang Sociopreneur Sejati

Karjaverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sosial | Photo from Unsplash/Kat Yukawa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sosial | Photo from Unsplash/Kat Yukawa

Pernah tahu tidak saat ini ada istilah sociopreneur yang belakangan ini menjadi makin booming?

Sociopreneur sendiri adalah pengusaha yang mendirikan bisnis dan memfokuskan bisnisnya juga pada dampak sosial yang diberikan pada masyarakat.

Karenanya menjadi sosok sociopreneur bukanlah sebuah hal yang mudah. Seorang sociopreneur sendiri harus memikirkan keseimbangan antara ekonomi dan sosial yang diberikan oleh perusahaannya.

Jika mereka salah mengambil langkah, bisa-bisa perusahaan yang didirikannya akan hancur dalam sekejap.

Berikut ini adalah beberapa tips bagi kalian untuk menjadi sosok sociopreneur yang sukses:

  1. Menemukan hal yang akan digeluti

Untuk menemukan dalam bidang apa bisnis yang ingin dimulai maka temukan passion yang kalian miliki. Jika belum menemukan passion kalian, cobalah untuk menggali perlahan-lahan.

Jangan hanya ingin memiliki sebuah bisnis karena ingin dibilang keren tetapi benar-benar harus datang dari hati.

Cobalah pula untuk menemukan masalah apa yang sedang dihadapi oleh banyak orang, kemudian pelajari masalah tersebut untuk mencari jalan keluarnya.

Hal ini juga bisa menjadi peluang bagi kalian untuk membuka suatu bisnis yang bisa memecahkan persoalan tersebut.

  1. Membangun komunitas

Ketika kalian sudah berhasil menemukan bidang yang ingin digeluti, maka jangan terburu mendirikan bisnisnya.

Ingat, sociopreneur berarti bukan hanya mencari keuntungan namun juga memberi dampak sosial pada masyarakat.

Oleh karena itu, perlunya menemukan dan membangun komunitas yang memiliki masalah dan bidang yang sama. Dengan ini akan ada orang yang nantinya mendukung hingga memberikan masukan atas produk dibuat.

Mereka berpotensi menjadi komunitas yang nantinya akan mendukung perjalanan perusahaan bisnis tersebut.

  1. Beri alasan kenapa kalian membangun bisnis tersebut

Jika bisnis pada umumnya mengandalkan iklan sebagai daya tarik maka sociopreneur mengandalkan kisah atau storytelling. Hal ini akan membuat konsumen memilih produk karena memiliki keunikan hingga mampu membuat media meliput bisnis tersebut.

Jangan lupa untuk menceritakan alasan mengapa membangun bisnis tersebut beserta dampaknya. Kisah yang disampaikan akan membuat orang lain tersentuh dan benar-benar merasakan ketulusan kalian.

  1. Banggalah pada diri sendiri

Tips terakhir adalah banggalah pada diri sendiri. Dengan itu, maka hal itu merupakan sebuah bahan bakar untuk terus melanjutkan bisnis.

Karena jika bukan kalian yang percaya dan bangga pada diri sendiri maka orang lain juga tidak akan bisa melakukan kedua hal tersebut.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan pula kesehatan ya, sobat. Baik memperhatikan kesehatan, jam tidur dan sebagainya karena memang mendirikan sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah.

#terusberkarya

Jangan lupa follow Karja di Instagram (klik di sini) dan klik tombol 'IKUTI' (klik di sini) untuk mendukung dan mengikuti konten menarik seputar entrepreneurship, kisah inspiratif, karya anak bangsa, dan isu sosial seputar milenial ya, Sobat!