Pesan Moral dari Film Spider-Man: No Way Home (2021)
Tulisan dari Syam Zulkarnain Fahim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita semua pasti sudah mengenal tentang film pahlawan super asal Amerika yang memiliki kekuatan super mengeluarkan jejaring laba-laba, atau yang lebih kenal kita sebut sebagai Spider-Man.
Dalam series film Spider-Man yang diperankan oleh Tom Holland ada empat judul film yang telah ditayangkan, mulai dari Spider-Man: Homecoming (2017), Spider-Man: Far From Home (2019), Spider-Man: No Way Home (2021), dan film terbarunya yang berjudul Spider-Man: Brand New Day (2026). Setiap film Spider-Man menjelaskan bagaimana keterlibatan serta peran penting pahlawan super asal Amerika ini pada semesta Marvel.
Yang menarik dalam film superhero Spider-Man adalah pada film ketiganya yaitu Spider-Man: No Way Home yang rilis pada tahun 2021. Ternyata film ini sangat kental akan kehidupann kita sehari-hari.
Film Spider-Man: No Way Home (2021) menceritakan bagaimana Peter Parker sebagai pahlawan super Spider-Man terbongkar identitasnya sebagai akibat dari kejadian pada film Spider-Man: Far From Home (2019) melawan Mysterio. Pada akhir adegan film kedua, diperlihatkan Mysterio berhasil membongkar identitas Peter Parker sebagai pahlawan super Spider-Man. Hal ini dilanjutkan kisahnya oleh Marvel pada film ketiganya.
Terungkapnya identitas Peter Parker sangat mengacaukan kehidupan sehari-hari Peter Parker, termasuk orang-orang terdekat dan terkasihnya May Parker, Michelle Jones (MJ), Ned, dan Happy Hogan. Mereka kerap kali dikejar oleh pihak berwajib serta berbagai media. Terungkapnya identitas Peter Parker juga menghambat MJ dan Ned untuk melanjutkan studinya di MIT karena tidak ingin menerima calon mahasiswa yang terlibat dalam permasalahan Peter Parker alias Spider-Man. Sehingga, dalam film diceritakan bagaimana jalan cerita Peter Parker dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Merasa bersalah dengan teman dekatnya, Peter akhirnya meminta bantuan kepada Doctor Strange untuk membuatkan mantra agar seluruh dunia lupa bahwa Peter Parker adalah Spider-Man. Namun, dalam merapalkan mantra Peter kerap kali mengubah mantra untuk membuat pengecualian bagi teman dekat, kerabat, serta keluarga. Hal inilah yang akhirnya membuat mantra tidak stabil dan merusak sehingga memicu permasalahan yang lebih rumit yaitu memicu retaknya multiverse.
Permasalahan ini membuat seluruh orang dari berbagai semesta yang mengenal Peter Parker adalah Spider-Man memasuki semesta utama. Strange ingin memperbaiki mantra tersebut dan mengembalikan orang-orang yang tertarik memasuki semesta utama untuk dikembalikan pada semestanya masing-masing. Namun, akibat konflik moral Peter tidak ingin langsung memulangkan pada semesta masing-masing melainkan ingin mengubah sifat perilaku menjadi lebih manusiawi.
Hal ini dikarenakan karakter tersebut adalah villain Spider-Man di semesta mereka. Namun, Peter Parker salah mengkalkulasi hingga akhirnya membawa kita dalam pertarungan epik dan diakhiri dengan mantra bahwa seluruh dunia lupa soal Peter Parker. Hal ini dikatakan oleh Doctor Strange bahwa ini adalah jalan satu-satunya penyelesaian konflik tersebut. Hingga, diakhir film diperlihatkan MJ dan Ned lupa tentang Peter Parker.
Menariknya, dalam film Spider-Man: No Way Home (2021) menyimpan banyak sekali pelajaran hidup soal ketabahan, kesabaran bahkan soal keikhlasan menjalani kehidupan. Permasalahan yang dialami Peter Parker dapat diibaratkan dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai masalah yang teramat berat bagi kita untuk dijalani, bahkan sampai diri kita sendiri tidak sanggup lagi dan tidak tahu harus bagaimana untuk melewati permasalahan tersebut.
Mungkin diri kita lupa bahwa tidak ada yang instan didunia ini, bahkan mi instan saja masih memerlukan waktu untuk dimasak sampai kita dapat menikmatinya. Sebagai contoh, seseorang lebih memilih untuk bermain judi untuk memperoleh kekayaan secara instan atau cepat. Mungkin benar iya orang tersebut berhasil di awal, tapi orang tersebut pasti akan sengsara akibat instan tersebut seperti terjerat pinjol. Seperti itulah ibarat Peter Parker di kehidupan sehari-hari.
Film Spider-Man: No Way Home (2021) memberikan Pelajaran bahwa kita harus senantiasa sabar, teguh hati dalam menghadapi permasalahan, walaupun kita tidak tahu lagi harus bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut. Doctor Strange dapat dimanifestasikan sebagai dukun untuk pemecahan masalah. Tentu hal ini sangat diharamkan untuk memperoleh penyelesaian secara instan. Semua hal pasti memiliki tahapannya masing-masing.
Ilmuwan saja memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk memecahkan permasalahan yang ada di alam semesta. Tidak semestinya kita memperoleh semua hal secara instan, karena hal tersebut tidak sesuai dengan kekuatan logis manusia sebagai ciptaan Yang Maha Kuasa. Terlepas dari bagaimana alur cerita superhero dalam Marvel, manusia hendaknya bersabar dalam menghadapi cobaan dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar diberikan jalan keluar dari permasalahannya, bukan dengan cara instan.

