Astra dan BKKBN Kolaborasi Cegah Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Pencegahan stunting menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya kesehatan Ibu dan anak. Sejalan dengan upaya tersebut, PT Astra International Tbk (Astra) mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) melalui Kader Gizi Sahabat Keluarga di tingkat desa, yaitu di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Sejak Juni 2025, program Desa Sejahtera Astra Gedepangrango berfokus pada intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader kesehatan, penguatan layanan Posyandu, serta pendampingan keluarga. Melihat langsung implementasi program ini, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, pun mengunjungi Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada Jumat (9/10).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan Astra dalam mendukung GENTING, khususnya melalui program Kader Gizi Sahabat Keluarga di tingkat desa. Wamen Isyana juga mengapresiasi komitmen Astra yang berpartisipasi sebagai orang tua asuh dalam program ini.
“Kami optimistis angka stunting akan terus bisa ditekan. Kami melakukan berbagai kolaborasi, seperti hari ini menggandeng Astra. Ke depan diharapkan makin banyak perusahaan yang akan terlibat dengan upaya pencegahan stunting,” ujar Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Isyana didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti, dan Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Ending Khoerudin. Wamen Isyana meninjau berbagai inisiatif kesehatan masyarakat yang dijalankan di desa tersebut, mulai dari intervensi gizi bagi balita dan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, hingga pendampingan keluarga melalui peran kader kesehatan.
Rangkaian kunjungan diawali dengan serah terima bantuan intervensi gizi berupa pemberian bantuan nutrisi kepada keluarga risiko stunting, seperti makanan siap santap atau bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Selain itu, diberikan juga bantuan non-nutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih dan rumah layak huni serta bantuan edukasi terkait upaya pencegahan stunting, pendampingan ibu hamil dan pengasuhan balita hingga pemberdayaan ekonomi kepada penerima manfaat, sekaligus penyematan pin kepada para kader pendamping keluarga.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan yang diberikan dengan pendekatan “siklus hidup”, bertemu penerima bantuan intervensi gizi sebelumnya, serta mendatangi dua rumah keluarga sasaran program GENTING di sekitar Posyandu ILP Sawo.
Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu potensi wisata berbasis alam yang merupakan salah satu potensi unggulan di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango. Di sini rombongan Wamen Isyana melihat secara langsung pembuatan gula aren dan kerajinan tangan berupa anyaman yang juga menjadi bagian dari pengembangan kewirausahaan masyarakat.
Kolaborasi Bersama Pemerintah
Desa Sejahtera Astra merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan yang fokus pada pengembangan dan penguatan desa dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program ini tersebar di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi serta telah menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat.
Pembinaan Desa Sejahtera Astra Gedepangrango telah dilakukan sejak tahun 2021. Sejak Juni 2025, Astra secara berkelanjutan memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader, intervensi gizi, penguatan Posyandu ILP, serta kunjungan rumah oleh kader.
Senada dengan itu, Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengungkapkan, melalui program Desa Sejahtera Astra, Astra berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
“Desa Sejahtera Astra tidak hanya berkontribusi untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang bagi Astra untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat dan keluarga dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Boy.
Pada tahap awal pengembangan program ini, 55 kader Desa Sejahtera Astra Pangrango telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu bidang kesehatan. Seluruh kader dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi sebagai kader di tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI.
Selanjutnya, per September 2025 penguatan layanan kesehatan primer telah diwujudkan melalui implementasi Posyandu ILP. Implementasi ini mendorong peningkatan jumlah kunjungan Posyandu, dari 706 kunjungan sebelum implementasi menjadi 795 kunjungan setelah implementasi, atau meningkat 13 persen. Kunjungan didominasi oleh kelompok remaja sebesar 68 persen, dewasa dan lansia sebesar 90 persen, yang menunjukkan makin luasnya pemanfaatan layanan Posyandu oleh masyarakat lintas kelompok usia.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pendampingan di tingkat keluarga, selama April hingga Juni 2026, 55 kader juga melakukan kunjungan rumah rutin dan telah menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga. Kunjungan rumah oleh kader akan terus dilaksanakan hingga Maret 2027 dengan dukungan program CSR. Secara keseluruhan, rangkaian program tersebut menunjukkan upaya Astra dalam memperkuat kapasitas kader dan layanan kesehatan primer sekaligus memperluas akses pendampingan hingga tingkat keluarga.
Memasuki usia ke-70, membawa tema "Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia", Astra berusaha selalu berfokus untuk memberi arti dan manfaat bagi Indonesia, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa. Saat ini, keberadaan Astra telah menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang menjangkau lebih dari 16 juta orang termasuk karyawan dan keluarganya, pelanggan, serta lebih dari 3 juta penerima manfaat melalui Desa Sejahtera Astra.
Astra pun senantiasa menghadirkan dampak positif yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia melalui pengembangan usaha di sektor riil dan sumber daya manusia yang unggul, serta memberikan kontribusi sosial berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Astra bersama masyarakat Desa Sejahtera Astra Gedepangrango mendorong agar potensi yang dimiliki dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Semangat Astra untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat seperti di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
