3 Cara Mencegah Katarak Sejak Dini
ยทwaktu baca 4 menit

Katarak adalah penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya sulit untuk beraktivitas karena penglihatannya yang terganggu. Adapun cara mencegah katarak yang dapat dilakukan, mulai dari melindungi mata dari paparan sinar UV hingga memeriksakan kondisi mata secara rutin.
Selain melakukan langkah pencegahan yang disebutkan di atas, katarak dapat dihindari dengan mengetahui penyebab-penyebabnya. Salah satu penyebab paling umum dari katarak adalah penyalahgunaan obat-obatan atau suplemen.
Ingin tahu lebih jelas bagaimana cara mencegah katarak dan ciri-cirinya? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Penyebab Mata Katarak
Menurut laman Kementerian Kesehatan RI, katarak adalah proses degeneratif berupa kekeruhan di lensa bola mata, sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Kekeruhan ini disebabkan karena reaksi biokimia yang menyebabkan koagulasi protein lensa.
Selain itu, penyebab katarak yang paling umum ditemui adalah proses penuaan atau trauma yang menyebabkan perubahan pada jaringan. Perlu diketahui bahwa lensa mata terdiri dari air dan protein. Ketika usia bertambah, lensa mata semakin tebal dan tidak fleksibel.
Penebalan lensa ini menyebabkan gumpalan protein dan mengurangi cahaya yang masuk ke retina. Akibatnya, pandangan mata mulai kabur dan tidak tajam.
Adapun kelainan genetik lainnya yang dapat menyebabkan risiko katarak meningkat. Menyadur laman Healthline, berikut penyebab-penyebab mata katarak.
Mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama. Beberapa obat-obatan yang dapat dikonsumsi, di antaranya obat kortikosteroid dan amiodaron.
Infeksi kehamilan yang menyebabkan munculnya katarak kongenital pada anak yang baru saja melahirkan.
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol
Mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes melitus, hipertensi, hipokalemia, dan dermatitis atopik
Riwayat trauma yang dialami, seperti masuknya serpihan material tajam ke mata hingga terbenturnya bola.
Ciri-Ciri Mata Katarak
Katarak menimbulkan beberapa gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengidapnya. Mulai dari mata berkabut, pandangan menjadi kuning, penglihatan ganda, dan lain sebagainya.
Lebih jelasnya, berikut beberapa ciri-ciri mata katarak, seperti yang dikutip dari laman Mayo Clinic.
1. Sensitif terhadap cahaya
Ciri-ciri mata katarak yang pertama adalah sensitif terhadap cahaya. Ketika mengalami katarak, mata akan terasa lebih silau saat melihat ke sumber cahaya.
Kondisi ini bisa mengancam nyawa ketika sedang mengemudi, sebab cahaya dari lampu kendaraan dari arah yang berlawanan dapat menyebabkan mata menjadi sakit. Akibatnya, potensi terjadinya kecelakaan pun cukup besar.
2. Mata mulai berkabut
Mata berkabut juga bisa menjadi ciri-ciri mata katarak. Kondisi ini menyebabkan pandangan menjadi kabur atau samar-samar seperti melihat sesuatu dari balik kaca yang tebal dan buram. Jika tidak diatasi dengan cepat, kondisi ini dapat menimbulkan gejala yang semakin parah.
3. Pandangan menjadi kuning
Selain menyebabkan mata berkabut, katarak juga menyebabkan pandangan menjadi kuning. Kondisi ini terjadi karena adanya gumpalan protein pada lensa mata yang berubah menjadi kuning atau coklat. Itu sebabnya, kebanyakan pengidap katarak sulit untuk membedakan warna-warna di sekitar.
Selain ciri-ciri yang disebutkan di atas, katarak biasanya timbul perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Ketika katarak meluas, noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya sulit untuk membaca atau beraktivitas seperti normal.
Cara Mencegah Katarak
Melihat dari ciri-ciri yang ada di atas, dapat dilihat bahwa katarak menimbulkan kondisi yang tidak nyaman bagi pengidapnya. Itu sebabnya, menjaga kesehatan mata termasuk hal yang penting. Menurut laman Verywell Health, berikut beberapa cara mencegah katarak yang dapat diterapkan.
1. Memeriksakan kondisi mata secara rutin
Cara mencegah katarak yang pertama adalah memeriksakan kondisi mata secara rutin. Dengan rutin memeriksakan kondisi mata ke dokter, tanda-tanda katarak dapat dicegah. Terlebih jika pengidapnya baru mengalami katarak di tahap awal, sehingga lebih mudah untuk ditangani atau diobati.
Memeriksakan kondisi mata secara rutin ini dianjurkan untuk dilakukan oleh orang dewasa yang berusia 50 tahun. Selain orang lanjut usia, memeriksakan mata secara rutin juga dapat dilakukan oleh seseorang yang memiliki riwayat diabetes.
2. Melindungi mata dari paparan sinar UV
Sinar UV yang langsung mengenai mata dapat meningkatkan risiko mata katarak. Hal ini terjadi karena sinar ultraviolet (UV) ini dapat merusak protein di lensa mata. Untuk menghindari paparan sinar UV yang menyebabkan katarak, gunakan kacamata hitam atau topi lebar, terutama ketika sedang beraktivitas di bawah terik matahari langsung.
3. Menjaga kesehatan tubuh
Cara mencegah katarak yang terakhir adalah menjaga kesehatan tubuh. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, risiko mata katarak dapat disebabkan oleh masalah kesehatan, salah satunya adalah diabetes.
Tidak hanya itu, penggunaan kortikosteroid jangka panjang juga perlu diperhatikan. Pastikan untuk melakukan kontrol rutin ke dokter apabila sedang menggunakan obat-obatan kortikosteroid.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dirasakan mata katarak?

Apa yang dirasakan mata katarak?
Kondisi ini menyebabkan pengidapnya sulit untuk beraktivitas karena penglihatannya yang terganggu.
Apa penyebab utama mata katarak?

Apa penyebab utama mata katarak?
Penyebab katarak yang paling umum ditemui adalah proses penuaan atau trauma yang menyebabkan perubahan pada jaringan.
Apakah katarak bisa dicegah?

Apakah katarak bisa dicegah?
Untuk menghindari paparan sinar UV yang menyebabkan katarak, gunakan kacamata hitam atau topi lebar.
