3 Cara Menyembuhkan Herpes dan Pantangannya yang Harus Dihindari
ยทwaktu baca 5 menit

Herpes merupakan penyakit kulit dan genital yang disebabkan oleh infeksi virus. Ada dua macam herpes, yakni herpes simpleks dan herpes zoster. Kedua herpes ini berasal dari virus yang berbeda.
Herpes simpleks adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). Berdasarkan jurnal Genital Herpes Beliefs: Implications for Sexual Health oleh Heather Rhea Royer, dkk., HSV sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1), yakni virus yang menyebabkan herpes mulut. Virus ini biasanya menyerang mulut dan kulit di sekitarnya, tetapi terkadang dapat menyerang daerah genital.
Virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2), yakni virus yang menyebabkan herpes genital. Virus ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.
Sementara herpes zoster merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus Varisela zoster yang menetap laten di akar saraf. Penderita herpes zoster adalah orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air.
Hingga kini, belum ada obat khusus untuk mengobati herpes maupun vaksin untuk mencegah penularan virus. Namun, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi gejala.
Selain itu, perawatan tersebut juga mampu mencegah kemungkinan infeksi berulang dan penularan ke orang lain. Lantas, bagaimana perawatan untuk menyembuhkan herpes?
Cara Menyembuhakan Herpes
Ada beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi herpes simpleks dan herpes zoster. Dikutip dari National Health Service (NHS), berikut adalah beberapa cara menyembuhkan herpes yang bisa dilakukan.
1. Perawatan Rumahan
Perlu diperhatikan, Anda tidak boleh mengobati herpes dengan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, belum ada penelitian lebih lanjut yang mendukung efektivitas perawatan rumahan dalam mengobati gejala herpes.
Namun, ada sejumlah perawatan yang dapat membantu meringankan ketidaknyamanan dari gejala herpes, yaitu:
Minum obat pereda nyeri, seperti asetaminofen atau ibuprofen.
Menyemprotkan air dari botol atau bidet ke lepuhan kulit untuk meredakan nyeri saat buang air kecil.
Mengoleskan gel lidah buaya ke lepuhan kulit.
Mengoleskan petroleum jelly ke area lepuhan kulit.
Mengenakan pakaian longgar untuk menghindari iritasi.
Tidak melakukan aktivitas seksual sampai gejala herpes hilang.
Mengoleskan krim atau losion ke uretra sebelum buang air kecil, seperti yang krim yang mengandung lidokain.
Selain beberapa cara di atas, sebagian orang dapat menggunakan kompres es untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan. Namun, jangan pernah menempelkan es langsung ke kulit, tetapi bungkus es dengan kain bersih terlebih dahulu.
2. Perawatan Medis
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tidak ada obat khusus yang dapat menghilangkan virus herpes. Namun, dokter mungkin meresepkan obat antivirus, seperti asiklovir.
Asiklovir adalah obat antivirus untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks dan herpes zoster. Obat ini berfungsi untuk mencegah virus berkembang biak dalam tubuh.
Sementara itu, pengobatan herpes dengan obat-obatan yang dijual bebas, sering kali berupa salep kulit, dapat membantu mengatasi gatal dan nyeri pada kulit.
Untuk mempercepat proses penyembuhan secara signifikan, mulailah pengobatan dalam waktu 24 jam setelah muncul gejala awal. Misalnya, segera lakukan pengobatan setelah gejala kesemutan dimulai.
Menurut American Academy of Dermatology, jika Anda menggunakan obat antivirus, gejala herpes dapat sembuh 1-2 hari lebih cepat daripada tidak menggunakan pengobatan. Obat antivirus juga dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan.
Perlu diingat bahwa herpes memungkinkan untuk kambuh. Apabila Anda mengalami kurang dari enam kali kekambuhan herpes simpleks per tahun, dokter biasanya meresepkan obat antivirus pada setiap kekambuhan.
Sementara jika Anda mengalami kekambuhan yang lebih sering, dokter dapat merekomendasikan penggunaan obat antivirus selama 6-12 bulan sekaligus.
Mengonsumsi obat antivirus setiap hari untuk waktu yang lebih lama dapat secara signifikan mengurangi risiko penularan herpes ke orang lain. Namun, penggunaan obat harus dalam pengawasan dokter karena dapat menyebabkan efek samping tertentu.
3. Pencegahan Penularan Herpes
Ada beberapa langkah yang dapat mencegah risiko penularan herpes kepada orang lain, yaitu:
Menggunakan pelindung saat berhubungan seksual, seperti kondom.
Menghindari hubungan seksual saat mengalami gejala herpes.
Menghindari ciuman dan seks oral saat ada luka di sekitar mulut.
Selalu mencuci tangan dengan bersih terutama setelah menyentuh bagian tubuh yang terkena herpes. Hal ini untuk menghindari penyebaran virus.
Selain beberapa langkah di atas, sebagian orang menemukan bahwa stres, kelelahan, dan gesekan kulit dapat memicu kekambuhan gejala herpes. Karenanya, penting untuk mengidentifikasi dan menghindari pemicu tersebut untuk membantu mengurangi jumlah penularan herpes.
Baca Juga: 3 Ciri-Ciri Herpes Akan Sembuh
Pantangan Penyakit Herpes
Jika Anda menderita herpes, ada beberapa pantangan yang harus diperhatikan untuk menghentikan penyebaran virus ke orang lain ataupun ke bagian lain dari tubuh Anda. Adapun beberapa pantangan penyakit herpes, yaitu:
Jangan berhubungan seks selama menderita herpes, bahkan dengan kondom sekalipun. Sebab, kemungkinan ada luka herpes di area yang tidak tertutup kondom dan bisa menyebar saat melakukan hubungan seks.
Jangan berhubungan seks saat Anda merasakan gejala awal herpes, seperti sensasi terbakar, gatal, atau kesemutan.
Jangan berhubungan seks sampai luka herpes benar-benar sembuh dan hilang.
Jangan menyentuh luka herpes Anda, karena dapat menyebarkan infeksi ke bagian tubuh Anda yang lainnya atau orang lain. Jika Anda menyentuh luka herpes, segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Jika Anda mengalami luka herpes di mulut, jangan mencium siapa pun untuk mengurangi penyebaran virus, terutama pada bayi, anak-anak, dan wanita hamil.
Jangan menyembunyikan herpes dari pasangan. Beri tahu pasangan bahwa Anda menderita herpes sebelum berhubungan seks, sehingga Anda dapat bekerja sama untuk mencegah penyebaran virus.
Jangan terlalu malu atau stres karena herpes. Memberi tahu orang lain bahwa Anda menderita herpes mungkin sulit, tetapi herpes termasuk kondisi umum dan tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Jadi, cobalah untuk tidak terlalu malu atau stres karenanya.
Jika menderita herpes mulut, jangan mengonsumsi makanan asam atau pedas karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada luka di mulut.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan herpes?

Apa yang dimaksud dengan herpes?
Herpes merupakan penyakit kulit dan genital yang disebabkan oleh infeksi virus.
Apa saja jenis herpes?

Apa saja jenis herpes?
Ada dua macam herpes, yakni herpes simpleks dan herpes zoster. Kedua herpes ini berasal dari virus yang berbeda.
Apa itu herpes zoster?

Apa itu herpes zoster?
Herpes zoster merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus Varisela zoster yang menetap laten di akar saraf. Penderita herpes zoster adalah orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air.
