3 Makanan Penyebab Cacing Kremi yang Perlu Dihindari
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cacing kremi adalah parasit yang menyebabkan seseorang mengalami infeksi pada usus. Kondisi ini terjadi karena beberapa sebab, salah satunya adalah makanan yang dikonsumsi. Adapun beberapa makanan penyebab cacing kremi, seperti ikan, daging, dan lainnya.
Sebetulnya, tidak hanya makanan yang jadi penyebab munculnya cacing kremi. Ada pula beberapa kebiasaan lain yang dapat memicu penyebaran parasit, seperti menyentuh permukaan benda, tanah, berjalan tanpa alas kaki, dan lain sebagainya.
Makanan Penyebab Cacing Kremi
Menurut New York State, cacing kremi adalah cacing parasit berwarna putih yang dapat hidup di usus besar manusia. Panjang dari cacing kremi, yakni satu setengah inci. Dibandingkan orang dewasa, infeksi cacing kremi lebih sering melanda anak-anak.
Pada anak-anak, cacing kremi terjadi karena kebiasaan sering bermain di tempat yang kotor. Saat telur cacing masuk ke dalam usus, cacing akan berkembang biak semakin banyak. Induk cacing kremi meletakan telur-telurnya pada lipatan anus. Akibatnya, gatal akan terasa di sekitar anus.
Tidak hanya kebiasaan-kebiasaan, infeksi cacing kremi juga bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Apa saja makanan penyebab cacing kremi? Menyadur laman The Health Site, berikut beberapa informasinya, di antaranya:
1. Ikan
Ikan termasuk jenis makanan yang perlu diwaspadai karena menjadi penyebab munculnya cacing kremi. Apabila ikan tidak dimasak dengan benar, kondisi ini bisa memicu munculnya cacing kremi di dalam tubuh. Beberapa ikan yang perlu diwaspadai adalah ikan mentah, seperti sashimi hingga salmon.
2. Babi
Selain ikan, mengonsumsi daging babi juga menjadi penyebab lain dari infeksi cacing kremi. Mirip dengan ikan, daging babi yang tidak dimasak dengan benar akan menyebabkan infeksi cacing kremi yang nantinya menyerang usus serta menyebabkan kurang nafsu makan, penurunan berat badan, hingga kram perut.
3. Air mentah
Air bisa menjadi sumber penularan cacing kremi apabila dikonsumsi secara mentah dan tidak difilter dengan baik. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi air matang untuk memenuhi cairan-cairan tubuh.
Cara Mengeluarkan Cacing Kremi
Infeksi cacing kremi dapat dikeluarkan atau hilangkan dengan melalui beberapa pengobatan. Salah satu obat yang dapat dikonsumsi adalah obat oral. Mengutip laman Mayo Clinic dan Heaa, berikut beberapa pilihan obat oral yang dapat dikonsumsi, di antaranya:
1. Pyrantel pamoate
Pirantel pamoat adalah obat anti cacing yang berguna untuk melumpuhkan cacing serta mencegah pertumbuhan dan perkembangbiakannya di dalam tubuh. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih di saluran pencernaan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.
Sebagai informasi, obat Pirantel pamoate digunakan untuk mengobati cacingan hanya diperlukan satu dosis dalam sekali minum. Untuk obat berbentuk tablet, sebaiknya minum setiap dosis dengan segelas penuh air. Sementara itu, cairan suspensi sebaiknya selalu digunakan sendok, gelas, hingga pipet ukur yang berasal dari obat.
2. Albendazole
Selain pirantel pamoat, albendazole adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati penyakit akibat infeksi di usus. Obat ini bekerja dengan cara menghambat penyerapan gula pada tubuh cacing yang nantinya menyebabkan cacing kehilangan sumber energi dan akhirnya mati.
Sebelum mengonsumsi jenis obat ini, pengidapnya perlu tahu bahwa obat ini tidak baik dikonsumsi jika pasiennya mengalami alergi hingga mengonsumsi alkohol. Beberapa efek samping yang dirasakan dari mengonsumsi obat ini, ialah mual, muntah, pusing, hingga rambut rontok.
3. Mebendazole
Mebendazole adalah obat lainnya yang dapat digunakan untuk berbagai jenis infeksi cacing di usus, salah satunya adalah cacing kremi. Obat ini dapat dikonsumsi untuk pasien dewasa dan anak-anak di atas 2 tahun dengan dosis yang sudah ditentukan oleh dokter dan para ahli.
Adapun beberapa efek samping yang dapat terjadi apabila pasien mengonsumsi Mebendazole, di antaranya:
Sakit perut
Mual atau muntah
Sakit kepala
Cara Mencegah Infeksi Cacing Kremi
Selain melakukan berbagai macam pengobatan, infeksi cacing kremi juga perlu diwaspadai dengan melakukan berbagai macam langkah pencegahan. Langkah pencegahan ini dilakukan untuk mengurangi risiko seseorang tertular infeksi cacing kremi.
Menyadur dari laman WebMD, berikut beberapa cara mencegah infeksi cacing kremi.
Jangan menggaruk area anus.
Jaga kebersihan hewan peliharaan.
Hindari pemakaian barang atau makanan dengan orang yang sedang menjalani pengobatan cacing kremi.
Rutin memotong kuku yang panjang dan kotor.
Jangan menggigit jari karena kondisi ini bisa memicu terinfeksinya cacing kremi.
Hindari mengguncang sprei dan pakaian agar cacing kremi tidak menyebar ke udara.
Selalu mencuci buah dan sayuran dengan bersih sebelum memakannya.
Hindari mengonsumsi daging yang tidak dimasak atau mentah.
Rutin menjaga kebersihan tubuh, seperti mandi teratur hingga rajin mencuci tangan.
Untuk anak-anak, rutin mengonsumsi obat cacing sesuai dengan anjuran dokter.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Makanan apa saja yang dapat menyebabkan cacingan?

Makanan apa saja yang dapat menyebabkan cacingan?
Ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan cacingan, di antaranya ikan, babi, hingga air mentah.
Dari mana asal cacing kremi?

Dari mana asal cacing kremi?
Cacing kremi bisa masuk ke dalam tubuh melalui udara, makanan, atau benda yang sudah terkontaminasi.
Apa itu cacing kremi?

Apa itu cacing kremi?
Cacing kremi adalah cacing parasit berwarna putih yang dapat hidup di usus besar manusia.
