3 Obat Gatal Tradisional yang Diminum untuk Meredakan Gejala
ยทwaktu baca 4 menit

Gatal bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, salah satunya adalah alergi. Untuk mengatasi kondisi ini, pengidap dapat mengonsumsi obat gatal tradisional yang diminum.
Sebetulnya, gatal-gatal dapat diatasi dengan mengoleskan lotion atau krim. Namun, pada beberapa kasus, obat gatal yang diminum lebih efektif dibandingkan dengan krim atau lotion.
Ingin tahu lebih lanjut apa saja obat gatal tradisional yang diminum? Simak informasinya pada artikel berikut ini.
Obat Gatal Tradisional yang Diminum
Gatal-gatal adalah gejala dermatologis umum yang bisa dialami oleh siapa pun, termasuk anak-anak hingga orang dewasa. Mengutip Independent Nurse, kondisi gatal-gatal ini dapat merangsang keinginan untuk menggaruk dan selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.
Gesekan yang terjadi dapat meningkatkan risiko infeksi sekunder. Jika dibiarkan terus-menerus, kulit dapat terluka. Berikut rekomendasi obat gatal tradisional yang diminum, seperti yang dikutip dari laman Medical News Today.
1. Perbanyak mengonsumsi air putih
Gatal pada kulit juga bisa terjadi karena kurang cairan dalam tubuh alias dehidrasi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah meningkatkan konsumsi air putih. Ringkasnya, banyak minum air putih bisa membantu mengatasi gatal pada kulit.
2. Kapsul BD De Nature
Obat gatal tradisional yang diminum selanjutnya adalah kapsul BD De Nature. Kapsul ini terdiri dari bahan-bahan alami, seperti dau tapak liman, bratawali, kencur, hingga daun ceker ayam. Berikut penjelasan lebih lengkap, seperti yang dikutip dari De Nature Indonesia.
Daun tapak liman memiliki kandungan antiseptik untuk mengatasi luka dan mengurangi efek sakit.
Kulit batang bratawali mengandung alkaloid yang berfungsi sebagai pelumpuh bakteri pada luka gatal.
Ekstrak kencur mengandung minyak esensial yang bersifat antibakteri. Beberapa riset menunjukkan bahwa kandungan antibakteri pada kencur dapat membasmi kuman di kulit.
Daun cakar ayam yang juga bisa dikonsumsi untuk membersihkan dan menyaring darah dari berbagai kotoran yang mengalir di seluruh tubuh untuk pencegahan berbagai penyakit dalam dan penyakit kulit berbahaya.
3. Daun ketapang
Daun ketapang juga bisa bermanfaat untuk mengatasi gatal pada kulit. Namun, daun ini dimanfaatkan dengan menyaring minyaknya.
Menyadur laman Times of India, daun ketapang memiliki khasiat untuk meredakan gatal pada kulit. Minyak daun ini dapat membuat kulit menjadi lebih lembab, kenyal, dan mulus.
Sementara itu, jus daun ketapang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, seperti melawan kanker, membantu mengobati hepatitis, melawan diabetes, dan mengobati Sakit Perut.
Penyebab Gatal yang Berkepanjangan
Gatal yang berkepanjangan bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, mulai dari kondisi kulit yang terasa kering, penyakit kronis, reaksi alergi, hingga adanya masalah kulit.
Lebih lengkapnya, berikut beberapa penyebab gatal yang berkepanjangan, seperti yang dikutip dari laman American Academy of Dermatology Association.
1. Kulit yang sangat kering
Salah satu penyebab gatal yang berkepanjangan adalah kulit yang sangat kering. Kondisi kulit kering ini menyebabkan infeksi, iritasi, hingga kerusakan.
Gangguan tersebut bisa membuat kulit terasa gatal, kasar, bahkan bersisik. Itu sebabnya, orang yang memiliki kulit kering rentan mengalami gatal-gatal kronis.
2. Penyakit kronis
Selain kulit kering, penyakit kronis juga bisa memicu munculnya gejala gatal-gatal. Penyakit tersebut, yakni diabetes tipe 2, penyakit ginjal, penyakit liver, dan kelainan darah. Kondisi ini dapat menandakan munculnya infeksi HIV atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
Salah satu penyakit yang menyebabkan rasa gatal adalah liver. Kondisi ini disebabkan oleh kadar garam empedu dalam tubuh begitu tinggi hingga menumpuk pada kulit.
Tumpukan garam empedu ini yang membuat kulit terasa gatal. Sementara itu, bagi pengidap diabetes, rasa gatal disebabkan karena kadar gula darah yang terlalu tinggi.
3. Efek samping pengobatan
Rasa gatal bisa disebabkan oleh efek samping penggunaan obat-obatan. Umumnya, efek samping tersebut berasal dari obat-obat, seperti aspirin, obat pereda nyeri opioid, serta obat hipertensi. Tidak hanya itu, pengobatan kanker juga bisa menjadi penyebab munculnya masalah kulit.
Namun, perlu diingat, penggunaan obat tidak bisa diberhentikan begitu saja. Lakukan konsultasi dengan dokter agar tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.
4. Penyakit kulit
Penyakit kulit bisa menjadi penyebab munculnya gatal-gatal. Menurut laman Healthline, penyakit kulit terdiri dari berbagai macam jenis.
Berikut jenis-jenis penyakit kulit yang menyebabkan gatal-gatal dan wajib untuk diwaspadai.
Dermatitis atopik (eksim). Penyebab eksim tidak diketahui, tapi reaksi sistem imun, genetik, dan stres dapat menyebabkan gatal pada pengidapnya
Dermatitis kontak. Kondisi ini terjadi ketika ada kontak antara kulit dengan zat pemicu, seperti lateks, sabun, dan sebagainya dapat menyebabkan gatal pada pengidap dermatitis kontak.
Psoriasis. Psoriasis disebabkan oleh gangguan pada sistem imun tubuh. Kondisi ini ditandai dengan munculnya gatal-gatal di sekitar lutut, siku, pundak, hingga kulit kepala.
Urtikaria. Kondisi kulit ini menimbulkan ruam bisa kambuh selama beberapa bulan hingga bertahun-tahun.
Neurodermatitis. Kondisi ini diawali dengan bercak pada kulit yang semakin gatal jika digaruk, bercak ini biasanya memiliki tekstur tebak atau bersisik.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Rebusan daun apa untuk mengobati gatal-gatal?

Rebusan daun apa untuk mengobati gatal-gatal?
Menyadur laman Times of India, daun ketapang memiliki khasiat untuk meredakan gatal pada kulit. Minyak daun ini dapat membuat kulit menjadi lebih lembab, kenyal, dan mulus.
Gatal tak kunjung sembuh apa obatnya?

Gatal tak kunjung sembuh apa obatnya?
Obat gatal yang diminum adalah obat antihistamin. Obat ini diperuntukkan bagi seseorang yang mengalami kondisi kulit urtikaria.
Gatal seluruh tubuh gejala penyakit apa?

Gatal seluruh tubuh gejala penyakit apa?
Penyakit kulit bisa menjadi penyebab munculnya gatal-gatal. Menurut laman Healthline, penyakit kulit terdiri dari berbagai macam jenis.
