Kumparan Logo
Konten Media Partner

3 Obat Pilek untuk Bayi yang Bisa Bantu Atasi Gejala

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pilek pada bayi bisa dibantu diatasi dengan pemberian obat pilek untuk bayi yang tepat. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Pilek pada bayi bisa dibantu diatasi dengan pemberian obat pilek untuk bayi yang tepat. Foto: Pexels.com

Daftar isi

Pilek adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi. Namun, orang tua biasanya akan kebingungan untuk memilih obat pilek untuk bayi yang tepat.

Pilek sendiri merupakan kondisi akibat rhinovirus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan. Pilek biasanya disertai dengan gejala lain, seperti bersin, hidung tersumbat, demam, dan sakit tenggorokan.

Kondisi pilek biasanya akan mereda dengan sendirinya tanpa bantuan obat-obatan khusus. Namun, terkadang pilek bisa mengganggu pernapasan bayi, sehingga perlu segera diatasi.

Obat Pilek untuk Bayi di Apotik

Pilek biasanya bisa diatasi dengan pemberian obat pilek tertentu. Namun, pengobatan pilek pada bayi perlu diperhatikan karena bayi masih rentan terhadap berbagai macam zat kimia.

Ada beberapa jenis obat pilek untuk bayi di apotik yang bisa diberikan dengan batasan usia tertentu. Dikutip dari Colds in Children terbitan Paediatr Child Health, berikut adalah jenis obat pilek untuk bayi di apotik yang bisa digunakan untuk mengatasi pilek dan gejalanya.

1. Larutan Saline

Pemberian larutan saline merupakan salah satu obat pilek untuk bayi yang efektif. Foto: Pexels.com

Larutan garam atau saline adalah salah satu cara yang efektif untuk mengatasi pilek pada anak. Larutan saline untuk bayi bisa diperoleh dengan mudah di apotek atau bahkan bisa dibuat sendiri.

Larutan saline tersedia dalam bentuk obat semprot yang berguna untuk mengurangi produksi lendir yang menyumbat hidung bayi. Ketika lendir berhasil diencerkan, sedot cairan pada hidung bayi menggunakan alat khusus

Ketika bayi pilek, semprotan larutan saline bisa menjadi salah satu pilihan obat yang efektif untuk mengatasi pilek. Meskipun bisa diperoleh secara bebas di apotek, orang tua perlu memastikan penggunaannya dengan tepat.

2. Parasetamol

Parasetamol adalah jenis obat yang dijual bebas dan biasa dimanfaatkan untuk mengatasi demam. Obat ini bisa digunakan apabila bayi pilek disertai dengan gejala lain, seperti demam dan nyeri otot.

Parasetamol dapat mengatasi berbagai gejala yang menyertai pilek pada bayi. Khusus untuk bayi dan anak-anak, parasetamol disediakan dalam bentuk sirup.

Dosis obat parasetamol pada bayi biasanya ditentukan berdasarkan berat badan serta usia bayi. Berikut dosis obat parasetamol pada bayi:

  • BB 3-5 kg dan usia 0-3 bulan: 40 mg atau 1,25 ml

  • BB 5-8 kg dan usia 4-11 bulan: 80 mg atau 2,5 ml

  • BB 8-11 kg dan usia 12-23 bulan: 120 mg atau 3,75 ml

Setiap dosis diberikan tiap 4-6 jam saat diperlukan. Dosis parasetamol perlu diperhatikan karena terlalu banyak minum parasetamol bisa berisiko menyebabkan masalah pada organ hati.

Meskipun bisa diperoleh secara bebas tanpa resep dokter, penggunaan obat paracetamol pada bayi hanya bisa diberikan pada bayi usia tiga bulan ke atas berdasaran saran dari dokter.

3. Ibuprofen

Ibuprofen adalah jenis obat yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan obat parasetamol, yaitu bisa meredakan demam serta nyeri. Untuk itu, obat ibuprofen dapat dimanfaatkan untuk meredakan gejala yang menyertai pilek.

Tak hanya itu, ibuprofen mampu mengatasi peradangan di dalam tubuh. Penggunaan ibuprofen pada bayi perlu diberikan dengan dosis yang tepat.

Pada bayi yang berusia 6-11 bulan dengan berat 6-7 kg, ibuprofen dapat diberikan sebesar 50 mg. Pada bayi yang berusia 12-23 bulan dengan berat 8-10 kg, ibuprofen bisa diberikan sebesar 75 mg.

Perlu diingat bahwa obat pilek ini hanya bisa diberikan pada bayi yang berusia 6 bulan ke atas karena obat ini memiliki kandungan yang lebih kuat dibandingkan parasetamol.

Sama halnya dengan parasetamol, penggunaan ibuprofen pada bayi sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu. Berikan bayi ibuprofen sesuai dengan dosis dan aturan pakai yang diberikan oleh dokter untuk meminimalkan risiko munculnya efek samping.

Itulah daftar obat pilek untuk bayi. Perlu diingat bahwa penggunaan parasetamol dan ibuprofen pada bayi harus disertakan dengan rekomendasi dan anjuran dari dokter, meskipun kedua obat ini bisa diperoleh secara bebas.

Obat Pilek Alami untuk Bayi

Salah satu obat pilek alami untuk bayi adalah pemberian ASI yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh bayi. Foto: Pexels.com

Selain obat-obatan di atas, orang tua juga bisa memberikan pengobatan rumahan sebagai obat pilek alami untuk mengatasi pilek pada bayi. Pengobatan ini bisa menjadi pilihan bagi orang tua yang khawatir dalam memberikan obat-obatan medis pada bayi.

Mengutip dari sumber yang sama, berikut adalah pengobatan alami yang bisa diberikan kepada bayi untuk mengatasi pilek:

  • Gunakan air diffuser untuk menjaga saluran hidung bayi tetap lembab dan memungkinkan lendir menjadi encer, sehingga mudah untuk dikeluarkan.

  • Mandikan dengan air hangat untuk membuat bayi bernapas dengan lega.

  • Cukupan kebutuhan ASI pada bayi agar membangun sistem imun tubuh dalam melawan virus penyebab pilek.

  • Perbanyak makan buah dan sayur bagi bayi di atas 1 tahun untuk memperoleh nutrisi yang berperan sebagai antioksidan untuk menangkal berbagai macam penyakit.

  • Berikan madu pada bayi yang berusia di atas 1 tahun untuk membantu melawan penyakit, termasuk melawan virus penyebab pilek.

  • Rutin membersihkan sisa lendir di hidung untuk membantu bayi bernapas dengan baik.

Berapa Lama Bayi Sembuh dari Pilek?

Mengutip dari jurnal The Common Cold oleh Diane E. Pappas, pilek biasanya akan bertahan selama 10-14 hari sejak penderitanya terpapar virus penyebab pilek. Setelah itu, pilek dan gejala lainnya akan mulai mereda dan menghilang.

Pilek biasanya bisa sembuh dengan sendiri tanpa penanganan tertentu. Jika bayi pilek disertai dengan kondisi tertentu perlu segera diperiksakan ke dokter. Kondisi yang dimaksud adalah:

  • Demam di atas 38 derajat celcius

  • Buang air lebih sedikit

  • Rewel dan tidak bisa berhenti menangis

  • Mengeluhkan nyeri pada bagian telinga

  • Mata memerah

  • Sesak napas dan mengi

  • Batuk yang persisten dan muntah

  • Ingus tebal berwarna hijau selama beberapa hari

  • Kehilangan nafsu makan

  • Sulit bernapas hingga warna bibir berubah menjadi kebiruan

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu pilek?

chevron-down

Pilek merupakan kondisi yang diakibatkan oleh rhinovirus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.

Apa saja gejala pilek?

chevron-down

Pilek biasanya disertai dengan gejala lain, seperti bersin, hidung tersumbat, demam, dan sakit tenggorokan.

Apa manfaat larutan saline bagi penderita pilek?

chevron-down

Larutan saline dapat digunakan untuk mengurangi produksi lendir yang menyumbat hidung bayi.