4 Cara Menghilangkan Kerak Gigi secara Mandiri
·waktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara menghilangkan kerak gigi adalah salah satu upaya membersihkan kotoran di mulut yang dapat menurunkan tingkat percaya diri. Kerak gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi, terlebih jika dipicu oleh kebiasaan makan tak sehat.
Kerusakan gigi terjadi ketika makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti, sereal, susu, soda, buah, kue, atau permen tertinggal di gigi. Bakteri yang hidup di mulut mencerna makanan ini dan mengubahnya menjadi asam.
Selain itu, kerusakan gigi juga bisa menimbulkan warna gigi menjadi kuning dan kusam. Warna kekuningan itu berasal dari plak, zat tipis yang terbuat dari bakteri. Plak menumpuk di gigi, baik di atas dan di bawah garis gusi.
Nantinya, plak yang menumpuk dapat menyebabkan tumbuhnya kerak gigi yang menempel di antara gusi dan gigi. Kerak dapat membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri saat tersenyum. Selain itu, bau mulut juga dapat muncul karena kerak yang menempel terlalu tebal.
Cara Menghilangkan Kerak Gigi
Bakteri membentuk lapisan lengket yang dikenal sebagai plak. Asam dalam plak menghilangkan mineral dari lapisan gigi yang sebagian besar terbuat dari kalsium dan fosfat. Erosi ini menyebabkan lubang-lubang kecil pada email.
Setelah kerusakan asam menyebar ke lapisan gigi di bawah email, sebuah rongga terbentuk. Jika dibiarkan terlalu lama, gigi bisa berlubang. Melansir Healthline, terdapat beberapa tips menghilangkan kerak gigi, yaitu:
1. Rajin menggosok gigi
Cara termudah untuk menghilangkan plak adalah dengan menggosok gigi setidaknya dua kali sehari dengan sikat gigi lembut. Sebaiknya ganti sikat gigi setidaknya setiap tiga hingga empat bulan, tepatnya ketika bulu mulai berjumbai.
Gosok gigi sesuai dengan anjuran para ahli, yaitu dengan menggerakkan sikat gigi maju mundur dengan secara lembut dan lebar yang sama pada masing-masing gigi. Sikat semua permukaan luar, permukaan dalam, dan permukaan kunyah gigi.
Untuk bagian dalam gigi depan, miringkan sikat gigi secara vertikal dan buat gerakan kecil ke atas dan ke bawah. Sayangnya, plak menumpuk lagi dengan cepat setelah disikat. Beberapa ahli merekomendasikan perawatan di rumah lainnya dengan minyak dan baking soda.
2. Berkumur dengan minyak zaitun
Cara lain untuk menghilangkan kerak gigi adalah berkumur di sekitar mulut menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun. Selain menghilangkan kerak gigi, cara ini dapat memperkuat gigi, mencegah kerusakan gigi, dan menyembuhkan gusi yang sakit.
Cara ini disebut dengan “Oil Pull”, yaitu dengan berkumur sekitar satu sendok makan minyak kelapa atau minyak zaitun di sekitar mulut selama 20 hingga 30 menit. Minyak ini diyakini sangat bermanfaat karena mengandung asam lemak seperti asam laurat, zat dengan efek anti-inflamasi dan antimikroba.
3. Gosok gigi dengan bubuk soda kue
Peneliti telah menemukan bahwa orang yang menyikat gigi dengan pasta gigi dengan kandungan soda kue menghilangkan lebih banyak plak. Cara ini lebih efektif karena merupakan pembersih alami dan abrasif, yang berarti baik untuk menggosok.
4. Lidah buaya
Gel gigi lidah buaya dapat membantu melawan bakteri penyebab kerak dan gigi berlubang. Efek antibakteri dari gel ini mencegah penumpukan bakteri di mulut. Sebuah studi menemukan penggunaan lidah buaya dengan minyak pohon teh sebagai desinfektan rongga yang efektif.
Hasilnya sebanding dengan desinfektan tradisional yang disebut klorheksidin. Sifat antibakteri lidah buaya dapat membantu mengurangi kerak dan gigi berlubang dengan mengurangi bakteri berbahaya di mulut.
Selain perawatan mandiri, kunjungi dokter gigi yang bisa menghilangkan karang gigi dalam teknik yang disebut scaling. Teknik ini mengacu pada pengangkatan atau pengambilan kerak gigi.
Penyebab Kerak Gigi
Penumpukan plak yang terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Bakteri dalam plak menciptakan asam dengan memakan gula dalam makanan yang dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
Bakteri juga membuat racun yang dapat memperburuk gusi, hingga menyebabkan penyakit periodontal atau penyakit gusi. Ketika plak pada gigi bergabung dengan mineral dalam air liur, terbentuklah deposit keras yang disebut kerak gigi. Nama lain dari kerak gigi adalah kalkulus.
Melansir Web MD, plak berkembang ketika makanan yang mengandung karbohidrat (gula dan pati), seperti susu, minuman ringan, kismis, kue, atau permen sering tertinggal di gigi. Oleh karena itu, untuk mengurangi kerak gigi, lakukan perawatan secara intensif.
Kerusakan gigi, seperti kerak dan berlubang adalah masalah gigi umum yang dapat dicegah dengan kebersihan gigi dan kesehatan mulut yang baik.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAN)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab adanya kerak gigi?

Apa penyebab adanya kerak gigi?
Kerak gigi berkembang ketika makanan yang mengandung karbohidrat (gula dan pati), seperti susu, minuman ringan, kismis, kue, atau permen sering tertinggal di gigi.
Apa risiko kerusakan gigi?

Apa risiko kerusakan gigi?
Kerusakan gigi juga bisa menimbulkan warna gigi menjadi kuning dan kusam.
Bagaimana proses kemunculan kerak gigi?

Bagaimana proses kemunculan kerak gigi?
Ketika plak pada gigi bergabung dengan mineral dalam air liur, maka terbentuklah deposit keras yang disebut kerak gigi.
