Kumparan Logo
Konten Media Partner

4 Obat Nyeri Haid yang Aman untuk Dikonsumsi

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apa saja obat nyeri haid yang aman untuk dikonsumsi? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Apa saja obat nyeri haid yang aman untuk dikonsumsi? Foto: Unsplash

Ketika haid, tidak sedikit wanita yang mengalami nyeri, mulai dari kram perut yang menyebar hingga ke pinggang, punggung, selangkangan, hingga vagina. Untuk mengobati kondisi ini, ada beberapa obat nyeri haid yang dapat dikonsumsi, seperti ibuprofen, naproxen, paracetamol, dan lain sebagainya.

Tidak hanya menggunakan obat-obatan saja, nyeri haid juga bisa diobati dengan melakukan beberapa kebiasaan, salah satunya rutin mengonsumsi air putih agar cairan tubuh tetap terpenuhi.

Ingin tahu lebih lengkap apa saja obat-obat nyeri haid yang dapat dikonsumsi? Simak informasi lengkapnya pada artikel di bawah ini.

Obat Nyeri Haid

Obat untuk meredakan nyeri haid. Foto: Unsplash

Dalam istilah medis, nyeri haid dapat disebut juga dengan dismenore. Nyeri haid ini dapat muncul ketika seorang wanita sedang menjalani haid atau dari beberapa hari sebelumnya. Nyeri haid ini bisa bersifat ringan, tetapi tidak menutup kemungkinan menimbulkan rasa sakit parah.

Nyeri haid ini awalnya akan menyerang bagian perut, tetapi rasa sakitnya akan menjalar menuju pinggul, punggung bawah, paha bagian dalam, hingga kaki. Laman Michigan Medicine menyebutkan bahwa nyeri haid juga kerap disertai dengan pusing dan muntah, sehingga tidak jarang membuat kebanyakan wanita pingsan.

Lantas, apa saja obat nyeri haid yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gejalanya? Berikut informasi lengkapnya, seperti yang dikutip dari laman Mayo Clinic.

1. Ibuprofen

Obat nyeri haid pertama yang dapat dikonsumsi adalah ibuprofen. Obat ini pada umumnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi demam, sakit kepala, hingga sakit gigi. Namun, tidak hanya untuk itu, obat ini juga bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri karena haid.

Obat ini bekerja dengan cara menurunkan produksi hormon prostaglandin yang memicu kram perut. Perlu diingat, obat ini tidak dianjurkan untuk seseorang yang memiliki penyakit asma, masalah lambung, hingga gangguan ginjal.

2. Naproxen

Obat nyeri haid selanjutnya adalah naproxen. Obat ini bermanfaat untuk meredakan sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri karena haid. Mirip seperti ibuprofen, naproxen ini bekerja dengan cara menurunkan hormon prostaglandin yang menjadi penyebab munculnya peradangan nyeri haid.

Bagi pengidap asma, rhinitis, serta gagal jantung, disarankan untuk mengonsumsi naproxen setelah berkonsultasi dengan dokter guna menghindari kondisi yang tidak diinginkan.

3. Paracetamol

Jenis obat lain yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri haid adalah paracetamol. Obat ini dapat ditemukan dengan mudah di apotek terdekat tanpa perlu resep dokter. Paracetamol umumnya dikonsumsi untuk meredakan demam, tapi obat ini juga bisa dimanfaatkan untuk nyeri haid.

Biasanya paracetamol dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki riwayat penyakit GERD atau refluks asam lambung. Sebab, obat paracetamol cenderung tidak membuat asam lambung naik, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi dibandingkan dengan obat lainnya, seperti ibuprofen dan naproxen.

4. Minum pil KB

Pil KB adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kehamilan, tapi bisa juga dimanfaatkan untuk meredakan nyeri haid. Pil ini mengandung hormon estrogen dan progesteron yang dapat menekan ovulasi dan menjaga lapisan rahim agar tetap tipis.

Menurut jurnal Menstrual Impact of Contraception oleh P G Stubblefield, mengonsumsi pil KB dapat mempengaruhi periode menstruasi. Tidak hanya itu, kandungan hormon sintetis dalam pil KB dapat mencegah terjadinya pendarahan lebih banyak saat menstruasi, sehingga bisa mempercepat periode menstruasi.

Cara Menghilangkan Nyeri Saat Haid

Selain mengonsumsi obat-obatan yang disebutkan di atas, ada beberapa cara lain yang dapat membantu mengurangi nyeri haid. Menyadur laman National Health Service, berikut informasi lebih lengkapnya.

1. Mengonsumsi air putih

Cara menghilangkan nyeri saat haid yang pertama adalah rutin mengonsumsi air putih. Dengan mengonsumsi air putih, rasa kembung dapat dicegah, sehingga mengurangi risiko ketidaknyamanan yang dapat memperburuk rasa nyeri saat haid.

Supaya manfaatnya lebih maksimal, disarankan untuk mengonsumsi air putih hangat, sehingga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan mengendurkan otot-otot yang sedang berkontraksi.

2. Mengompres perut dengan air hangat

Mengompres perut dengan air hangat merupakan cara menghilangkan nyeri saat haid yang cukup sering dilakukan oleh beberapa orang. Supaya lebih maksimal, pengidap nyeri saat haid dapat menempelkan kompresan hangat tersebut ke area perut dan punggung selama 15-20 menit.

Menurut studi Heat Therapy for Dysmenorrhea Primer karya Junyoung Jo dan Sun Haeng Lee, kompres panas efektif dalam meredakan nyeri, bahkan terapi ini disebut-sebut sama efektifnya dengan penggunaan obat antinyeri, seperti NSAID.

3. Melakukan terapi akupresur

Cara lain yang dapat dilakukan untuk meredakan nyeri haid adalah melakukan terapi akupresur. Sebagai informasi, akupresur adalah terapi yang dilakukan dengan memberikan beberapa tekanan jari pada bagian tubuh untuk meringankan gejala.

Menurut jurnal Effect of Acupressure on Primary Dysmenorrhea: Review of Experimental Studies, terapi akupresur dinilai efektif untuk mengurangi tingkat keparahan dan durasi nyeri haid. Berikut cara-cara melakukan terapi akupresur untuk meredakan nyeri haid.

  • Mencari titik yang tepat untuk mengatasi nyeri haid, salah satunya adalah empat jari di atas pergelangan kaki.

  • Berikan pijatan lembut pada bagian tersebut selama beberapa menit

  • Ulangi beberapa saat sesuai dengan kebutuhan. Cobalah terapkan cara sederhana ini sebelum atau selama menstruasi.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa nama obat untuk nyeri haid?
chevron-down

Untuk mengobati kondisi ini, ada beberapa obat nyeri haid yang dapat dikonsumsi, seperti ibuprofen, naproxen, paracetamol, dan lain sebagainya.

Nyeri haid diobati apa?
chevron-down

Pil KB adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kehamilan, namun dapat dimanfaatkan untuk meredakan nyeri haid.

Minum apa agar haid tidak sakit?
chevron-down

Cara menghilangkan nyeri saat haid yang pertama adalah rutin mengonsumsi air putih.