5 Camilan Penambah Berat Badan yang Enak dan Sehat
·waktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Mempunyai berat badan ideal merupakan hal yang diimpikan oleh banyak orang. Ada yang memutuskan untuk menambah berat badan, ada juga yang ingin mengurangi berat badannya. Untuk mewujudkannya, ada beberapa camilan penambah berat badan atau penurunan berat badan yang dapat dikonsumsi.
Dibandingkan menurunkan berat badan, beberapa orang lebih sulit untuk menambah berat badan karena ada beberapa hambatan yang perlu dilalui. Tidak hanya camilan-camilan saja yang dapat dikonsumsi, ada juga berbagai macam buah-buahan yang bisa membantu menambah berat badan seseorang.
Camilan Penambah Berat Badan
Mengontrol berat badan agar tetap ideal bukan perkara mudah, karena ada beberapa kondisi yang perlu untuk dilakukan, seperti berolahraga, menjaga pola makan, dan lain sebagainya. Menjaga berat badan ideal tidak hanya bermanfaat untuk penampilan, melainkan juga kesehatan tubuh.
Seseorang yang berat badannya kurang dari angka ideal, bisa saja berpotensi mengalami kurangnya gizi, sehingga mudah bagi mereka untuk terpapar berbagai penyakit. Sementara itu, berat badan yang lebih dari angka ideal juga berpotensi menyebabkan munculnya berbagai penyakit, salah satunya obesitas.
Sebelum mengetahui apakah berat badan perlu ditambah atau dikurangi, penting untuk mengetahui rumus-rumus untuk menghitung berat badan. Menyadur laman Healthline, berikut rumus-rumus dari berat badan ideal.
Pria: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 10 persen]
Wanita: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 15 persen]
Jika berat badan kurang dari angka berat badan ideal yang sudah ditentukan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya mengonsumsi camilan-camilan penambah berat badan. Menyadur dari berbagai sumber, berikut camilan penambah berat badan.
1. Keripik kentang
Menurut Eat This, keripik kentang bisa dijadikan sebagai camilan untuk menambah berat badan seseorang. Hal ini disebabkan oleh sensasi ketika mengonsumsi keripik kentang membuat beberapa orang tidak puas hanya mengonsumsi 1 potongan saja.
Namun, perlu diketahui juga, keripik kentang berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi meningkat atau hipertensi. Penyebabnya karena asupan garam dan natrium yang ada pada keripik kentang.
2. Cokelat
Studi American Journal of Clinical Nutrition menemukan fakta bahwa ternyata cokelat dapat membantu seseorang untuk menambah berat badan. Hal ini karena cokelat termasuk makanan yang cukup padat dan dipenuhi oleh energi tinggi. Terlebih, di dalam cokelat mengandung berbagai asupan, seperti susu, lemak, dan lainnya.
3. Sereal manis
Sereal adalah makanan yang umumnya dikonsumsi di pagi hari untuk mengganjal perut. Kini, sereal manis bisa dimanfaatkan untuk menambah berat badan. Menurut Annals of Nutrition and Metabolism, sereal mengandung berbagai macam asupan, seperti karbohidrat, protein, dan lemak sehat.
4. Kacang
Kacang termasuk camilan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah berat badan. Sebagai informasi, kacang memiliki kalori sekitar 150-200 kalori per ons.
Tidak hanya kalori saja, kacang juga mengandung berbagai macam serat dan protein yang tidak hanya bermanfaat untuk menambah berat badan, tetapi juga menyehatkan tubuh.
Tidak hanya kacang-kacang mentah saja, seseorang yang ingin menambah berat badan juga bisa mengonsumsi selai kacang karena mengandung gula, protein, lemak yang tinggi, folat, magnesium, vitamin E, dan vitamin B3.
5. Keju
Camilan lainnya yang dapat mengonsumsi untuk menambah berat badan adalah keju. Keju mengandung lemak dan banyak kalori, sehingga bisa membantu tubuh menjadi lebih berisi. Tidak hanya itu, keju juga bermanfaat untuk membangun otot, karena kandungan protein yang ada di dalamnya.
Buah Penambah Berat Badan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk menambah berat badan, tidak hanya camilan saja yang dibutuhkan. Tubuh juga membutuhkan asupan buah-buahan agar bisa mencapai berat badan ideal yang diinginkan.
Lantas, apa saja buah penambah berat yang disarankan untuk dikonsumsi? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari Mayo Clinic dan Medical News Today.
1. Pisang
Buah pertama yang direkomendasikan untuk dikonsumsi sebagai alternatif untuk menambah berat badan adalah pisang. Hal ini karena pisang mengandung banyak karbohidrat dan kalori di dalamnya. Sebagai informasi, satu buah pisang yang berukuran sedang mengandung 105 kalori, 0,4 gram lemak, dan 27 gram karbohidrat.
2. Mangga
Buah berbentuk lonjong ini cukup mudah untuk ditemukan karena pohonnya yang kerap berada di lingkungan sekitar. Selain mudah untuk didapatkan, mangga juga bermanfaat untuk menambah berat badan sebab kandungan karbohidrat dan kalorinya yang tinggi dan baik untuk tubuh.
Perlu diketahui, satu buah mangga berukuran 165 gram mengandung setidaknya 99 kalori, 0,6 gram lemak, dan 25 gram karbohidrat. Tidak hanya karbohidrat dan kalori saja, mangga juga kaya akan vitamin A, B, dan E.
3. Alpukat
Buah lainnya yang juga bermanfaat untuk menambah berat badan adalah alpukat. Di dalam satu buah alpukat yang berukuran sedang dengan berat 100 gram, terdapat setidaknya 161 kalori, 15 gram lemak, dan 8,6 gram karbohidrat.
Selain untuk menambah berat badan, alpukat juga bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan vitamin di dalamnya, seperti vitamin K, C, B5 hingga B6.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Makanan apa saja yang bisa menaikkan berat badan?

Makanan apa saja yang bisa menaikkan berat badan?
Makanan-makanan yang bisa menaikkan berat badan seseorang ialah keripik kentang, cokelat, kacang, hingga keju.
Buah apa yang bisa menaikkan berat badan?

Buah apa yang bisa menaikkan berat badan?
Selain camilan, buah juga bisa membantu seseorang untuk menaikkan berat badan, seperti buah pisang, mangga, dan alpukat.
Apa manfaat cokelat untuk menambah berat badan?

Apa manfaat cokelat untuk menambah berat badan?
Cokelat dapat membantu seseorang untuk menambah berat badan. Hal ini karena cokelat termasuk makanan yang cukup padat dan dipenuhi oleh energi tinggi.
