5 Ciri-Ciri Kurap Akan Sembuh
ยทwaktu baca 5 menit

Kurap adalah jenis penyakit kulit yang sering disebut dengan Tinea corporis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur yang hidup di dalam kulit mati, rambut, dan jaringan kuku.
Dalam artikel ilmiah berjudul Tinea Corporis oleh Alexander K. C. Leung (2020), jamur penyebab penyakit kurap terbagi atas tiga jenis, yaitu berdasarkan dari genus Trycopyton, Microsporum, dan Epidermopyton. Infeksi jamur ini dapat menyerang kulit dan menimbulkan rasa gatal yang luar biasa.
Rasa gatal yang timbul biasanya akan terasa menyiksa jika tidak digaruk. Namun, dengan menggaruknya terus-menerus, infeksi kurap akan semakin meluas pada kulit.
Selain rasa gatal, ada beberapa gejala kurap lainnya yang sering dialami oleh penderita penyakit ini, seperti:
Timbul lesi berbentuk bulat dengan pinggiran agak tinggi berisi air berwarna bening yang rasanya sangat gatal.
Terjadi peradangan pada kulit akibat garukan dan akan terasa perih jika terkena air.
Pada udara dingin atau berkeringat akan terasa gatal dan timbul kulit seperti bersisik.
Pada awalnya, penyakit kurap ditandai dengan kulit yang berubah menjadi kemerahan dan bersisik. Jika dibiarkan, lama-kelamaan akan terbentuk pola seperti cincin, kulit menjadi terkelupas, merah, gatal, dan melepuh.
Penularan kurap dapat terjadi melalui kontak langsung dengan orang lain atau hewan yang juga terkena kurap. Selain itu, penyakit ini juga bisa ditularkan melalui kontak tidak langsung dengan berbagi benda-benda pribadi, misalnya handuk.
Kurap umumnya termasuk sulit dihindari, terutama karena infeksi ini menular jauh sebelum gejalanya muncul dan sulit untuk dicegah tanpa tindakan yang tepat. Bagian tubuh yang paling sering terserang kurap adalah kulit kepala, badan, pangkal paha, kaki, dan kuku.
Ciri-Ciri Kurap Akan Sembuh
Pada dasarnya, infeksi jamur penyebab kurap dapat terjadi ketika jamur yang menyerang area tubuh terlalu banyak dan tidak mampu ditangani oleh sistem kekebalan tubuh. Infeksi ini akan menyebabkan perubahan penampilan kulit dan gatal-gatal.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit kurap umumnya tidak berbahaya, tetapi penyakit ini membutuhkan waktu yang cukup lama hingga bisa sembuh sepenuhnya. Biasanya, kurap baru menunjukkan gejala setelah 1-2 minggu terinfeksi jamur. Berikut ini tahapan terjadinya kurap setelah kulit terinfeksi.
Tahap awal (minggu pertama atau awal minggu kedua), dimulai dengan bercak kulit yang berubah warna. Kulit terlihat sangat kering dan bersisik, dan belum terlihat seperti kurap.
Tahap kedua, muncul lesi pada kulit berbentuk bulat. Bagian tengah lesi tampak seperti kulit yang sehat dengan area bersisik dan kemerahan di sekitarnya.
Lama penyembuhan penyakit kurap tergantung dari tingkat keparahan infeksi kulit. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), penyakit ini bisa sembuh dalam waktu 2-4 minggu dengan pengobatan yang tepat. Namun, sebagian kasus membutuhkan waktu sampai 3 bulan untuk benar-benar sembuh.
Karena membutuhkan waktu yang terbilang lama untuk bisa sembuh sepenuhnya, penderita kurap perlu mengetahui ciri-ciri kurap akan sembuh. Berikut ciri-cirinya:
1. Rasa Gatal Berkurang
Gejala kurap yang paling umum adalah rasa gatal pada kulit yang terinfeksi. Biasanya, rasa gatal ini juga disertai dengan sensasi lain, seperti sensasi menyengat dan terbakar pada kulit.
Apabila infeksi jamur mulai sembuh, rasa gatal dan sensasi menyengat yang dialami tersebut akan berkurang.
2. Ruam Kulit Memudar
Ciri-ciri kurap akan sembuh lainnya juga ditandai dengan ruam kulit yang mulai memudar dan tidak meluas ke area lain. Ruam kulit pada kurap berbentuk cincin dengan bagian yang melingkarinya tampak bersisik dan berwarna kemerahan.
3. Tekstur Kulit Kembali Normal
Bagian kulit yang terinfeksi kurap akan tampak kering, kemerahan, terkelupas, menonjol, dan bersisik. Apabila kurap akan sembuh, tekstur kulit akan kembali ke kondisi normal seperti area kulit lainnya yang sehat.
4. Rasa Nyeri Berkurang
Kurap yang terjadi di kaki dapat menimbulkan rasa nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki. Apabila kurap di area kaki sembuh, maka rasa nyeri akan berkurang.
5. Meninggalkan Bekas Kehitaman atau Keputihan
Pengobatan pada kurap dapat menyebabkan bagian kulit yang terinfeksi jamur meninggalkan bekas berwarna kehitaman atau keputihan. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapat produk yang tepat agar bisa menghilangkan bekas tersebut.
Berapa Lama Penyakit Kurap Bisa Sembuh?
Sebagian besar kasus kurap ringan biasanya sembuh dalam 2-4 minggu. Menurut jurnal Management of Tinea Corporis, Tinea Cruris, and Tinea Pedis oleh Alok Kumar Sahoo (2020), kurap yang tergolong ringan biasanya terjadi pada area kulit tangan dan kaki.
Sementara itu, penyakit kurap bisa sembuh lebih lama apabila infeksi lebih serius. Pengobatan mungkin perlu dilakukan hingga 3 bulan untuk mengobati infeksi jamur yang parah, serta yang memengaruhi kuku atau kulit kepala.
Masih dalam sumber yang sama, kurap pada kulit tangan dan kaki biasanya diobati dengan pengobatan topikal, seperti salep dan krim antijamur. Namun, infeksi jamur pada kulit kepala dan kuku umumnya memerlukan pengobatan oral dengan minum pil antijamur.
Tips Mencegah Kurap Tidak Menyebar
Penyakit kurap sangat erat hubungannya dengan lingkungan yang kurang higienis. Jadi, kunci pencegahan agar kurap tidak menyebar adalah menjaga kebersihan.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kurap, di antaranya:
Bersihkan tempat yang sering digunakan sehari-hari, misalnya kamar mandi. Kamar mandi adalah tempat yang lembap yang sering dijadikan sarang oleh bibit penyakit ini.
Cuci tangan atau gunakan pembersih tangan setiap kali melakukan kontak dengan orang lain atau benda tertentu.
Bersihkan tempat tidur, baik itu seprai dan bantal.
Pakailah pakaian yang bersih dan ganti setiap hari.
Hindari kontak langsung dengan penderita kurap.
Jangan berbagi pakaian, handuk, seprai, atau barang pribadi lainnya dengan penderita kurap.
Jangan berjalan tanpa alas kaki di area umum, seperti ruang ganti atau kamar mandi umum.
Potong kuku jari tangan dan kaki serta jaga kebersihannya.
Jangan memakai pakaian tebal untuk waktu yang lama ketika cuaca panas dan lembap.
Hindari kontak langsung dengan hewan. Jika memiliki hewan peliharaan, rutin periksakan kesehatan hewan tersebut ke dokter.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kurap?

Apa itu kurap?
Kurap adalah jenis penyakit kulit yang sering disebut dengan Tinea corporis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit.
Apa saja jenis jamur penyebab kurap?

Apa saja jenis jamur penyebab kurap?
Jamur penyebab penyakit kurap terbagi atas tiga jenis, yaitu berdasarkan dari genus Trycopyton, Microsporum, dan Epidermopyton.
Apa gejala penyakit kurap?

Apa gejala penyakit kurap?
Beberapa gejala kurap antara lain rasa gatal, timbul lesi berbentuk cincin pada kulit, kulit bersisik, kemerahan, dan melepuh.
