5 Obat Gatal Alami Paling Ampuh yang Bisa Ditemukan di Rumah
·waktu baca 9 menit

Apa saja obat gatal kulit alami paling ampuh? Sebagaimana yang diketahui, gatal pada kulit menyebabkan pengidap merasa tidak nyaman untuk beraktivitas seperti biasanya.
Kulit gatal bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya cuaca yang panas dan kering, alergi, gigitan serangga, pemakaian kosmetik yang tidak sesuai jenis kulit, dan eksim.
Jika khawatir sulit untuk menemukan obat-obat alami tersebut, tenang saja, kebanyakan bahan alami yang digunakan sebagai obat gatal dapat dengan mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Simak informasi lebih lengkap tentang obat gatal dan penyebab-penyebabnya.
Obat Gatal Alami Paling Ampuh
Kulit gatal memang bukan jenis penyakit yang berbahaya. Namun, penanganan yang kurang tepat bisa membuat kondisinya semakin parah. Adapun beberapa gejala kulit gatal yang biasa menyerang para pengidapnya, seperti warna kemerahan pada kulit, iritasi, kulit terasa kasar, dan lain-lain.
Gejala-gejala tersebut yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang. Untuk menyembuhkannya, ada beberapa obat gatal alami paling ampuh yang bisa digunakan, seperti tea tree oil, minyak kelapa, hingga oatmeal.
Supaya lebih jelas, berikut adalah obat gatal alami paling ampuh untuk meredakan gejala, seperti yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Bawang Putih
Mengutip jurnal Garlic: A Review of Potential Therapeutic Effects oleh Leyla Bayan, dkk., bawang putih terbukti mampu mengatasi infeksi kulit akibat jamur penyebab kurap, terutama Trichophyton. Selain itu, bawang putih memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan obat antijamur.
Aluskan beberapa siung bawang putih
Campurkan dengan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa
Setelah itu, oleskan campuran tersebut pada kulit yang terinfeksi dan diamkan selama beberapa jam
2. Minyak Kelapa
Dalam penelitian Treatment of Dermal Infections with Topical Coconut Oil oleh Lindsey K. Elmore disebutkan bahwa asam lemak yang terkandung di dalam minyak kelapa dapat membunuh jamur yang menginfeksi kulit.
Berikut langkah-langkah menggunakan minyak kelapa sebagai obat gatal.
Oleskan minyak kelapa ke kulit yang terinfeksi sebanyak 3 kali sehari
Lakukan cara tersebut setiap harinya hingga ruam kemerahan dan gatal-gatal mereda
3. Lidah Buaya
Lidah buaya termasuk ke dalam obat alami yang dapat digunakan untuk mengatasi kulit gatal. Mengutip jurnal Aloe Vera: A Short Review oleh Amar Surjushe, dkk., lidah buaya mengandung beberapa agen antiseptik yang terbukti memiliki sifat antibakteri dan antivirus.
Selain membunuh bakteri penyebab infeksi kulit, gel lidah buaya juga memiliki sifat mendinginkan, sehingga dapat menenangkan kulit yang gatal dan membengkak.
4. Tea Tree Oil
Tea tree oil atau minyak pohon teh merupakan bahan alami yang memiliki sifat antiseptik dan antiinflamasi. Mengutip jurnal Melaleuca alternifolia (Tea Tree) Oil: A Review of Antimicrobial and Other Medicinal Properties, tea tree oil dapat meredakan gatal-gatal dan peradangan pada benjolan berair yang terinfeksi.
Untuk cara penggunaannya, pengidap hanya perlu oleskan minyak pohon teh langsung ke area kulit yang bermasalah sebanyak 2-3 kali sehari. Apabila memiliki kulit sensitif, disarankan untuk dicampurkan dengan tea tree oil dengan minyak kelapa supaya lebih encer dan tidak menyebabkan iritasi.
5. Oatmeal
Umumnya, oatmeal dikenal sebagai bahan makanan yang kaya akan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Tidak hanya dimakan, oatmeal juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi gatal-gatal pada kulit.
Tidak hanya itu, oatmeal juga bermanfaat untuk mengatasi kulit gatal yang disebabkan oleh alergi. Lebih jelasnya, berikut langkah-langkah menggunakan oatmeal sebagai obat gatal.
Campurkan oatmeal yang telah berbentuk pasta ke dalam air mandi yang akan digunakan
Kemudian, berendam dengan campuran tersebut selama 10-15 menit
Supaya lebih maksimal, lakukan kegiatan ini rutin setiap harinya
6. Centella Asiatica
Centella asiatica merupakan tanaman herbal yang mengandung berbagai senyawa aktif yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan, seperti triterpenoid, flavonoid, dan asam fenolik. Kandungan tersebut bermanfaat untuk mengatasi peradangan pada kulit.
Mengutip jurnal Centella Asiatica in Cosmetology oleh Wiesława Bylka, dkk., Centella asiatica juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit seperti psoriasis, yaitu kondisi kulit yang ditandai dengan ruam kemerahan, gatal, dan bersisik.
Centella asiatica sudah digunakan secara luas sebagai campuran dalam berbagai produk perawatan kulit. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa menggunakan produk minyak alami berbahan dasar Centella asiatica.
Oleskan pada area kulit yang gatal dengan gerakan memijat. Cara ini dapat membantu meredakan rasa gatal dan merawat kulit secara alami.
Selain itu, Anda juga bisa membuat teh herbal dari daun Centella asiatica. Minumlah teh ini secara teratur untuk menuai manfaat dari dalam tubuh.
7. Peppermint
Minyak peppermint telah dikenal luas memiliki efek cooling atau pendinginan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit. Minyak ini dapat digunakan untuk mengatasi gatal akibat gigitan serangga, poison ivy, serta gatal akibat penyakit diabetes, hati, dan ginjal.
Sebuah penelitian Effectiveness of Topical Peppermint Oil on Symptomatic Treatment of Chronic Pruritus oleh Elsaie L. T., dkk., menunjukkan bahwa penggunaan minyak peppermint yang dikombinasikan dengan petrolatum dapat meredakan gatal dan melembapkan kulit.
Cara penggunaannya, campurkan beberapa tetes minyak peppermint dengan minyak minyak kelapa atau minyak zaitun, kemudian oleskan campuran ini secara lembut pada area kulit yang gatal.
Perlu diingat, sebelum menggunakan minyak peppermint secara luas pada kulit, lakukan tes patch pada area kulit yang lebih kecil untuk memastikan bahwa tidak ada reaksi alergi atau iritasi yang muncul.
8. Cuka Apel
Sejumlah bukti anekdot yang dikutip dari Medical News Today mengklaim bahwa mencampurkan cuka apel dengan air dan mengoleskannya pada kulit dapat membantu menjaga kelembapan kulit, mengurangi peradangan, dan meredakan rasa gatal.
Hingga kini, belum ada cukup penelitian ilmiah yang mendukung klaim penggunaan cuka apel untuk mengatasi kulit gatal. Meski begitu, cuka apel diketahui telah digunakan sebagai obat tradisional sejak ribuan tahun lalu untuk mengatasi berbagai kondisi kulit.
Mengutip jurnal Functional Properties of Vinegar oleh Nilgun H. Budak, dkk., kandungan asam dalam cuka apel dapat membantu meredakan kulit gatal akibat urushiol, yakni minyak penyebab alergi yang ditemukan di beberapa tanaman keluarga Anacardiaceae.
Selain itu, cuka apel juga mengandung asam asetat yang memiliki efek antimikroba dan antiinflamasi. Menurut National Psoriasis Foundation, cuka apel berpotensi mengurangi gatal pada kulit kepala.
Untuk mengatasi kulit kepala gatal dengan cuka apel, Anda bisa mencampurkannya dengan air, lalu oleskan larutan tersebut ke kulit kepala. Biarkan mengering sebelum membilasnya dengan air hangat.
9. Garam
Terapi garam atau haloterapi merupakan salah satu jenis terapi yang biasanya dilakukan dalam bentuk mandi air garam atau sesi terapi di ruang khusus yang melibatkan paparan kulit dengan partikel garam kecil.
Menurut Dermatology and Cutaneous Surgery Institute, garam memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi alami. Ketika partikel garam bersentuhan dengan kulit, ini membantu membersihkan minyak dan bakteri yang dapat menyebabkan iritasi, gatal, dan ruam kulit.
Selain itu, kandungan mineral seperti magnesium, kalsium, dan potasium dalam garam dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan regenerasi kulit. Mineral-mineral ini mendukung sistem kekebalan kulit dan membantu mengatasi iritasi, pembengkakan, dan peradangan.
Bentuk terapi garam untuk mengatasi kulit gatal bermacam-macam, seperti mandi air garam hangat atau merendam area tubuh yang gatal (seperti kaki dan tangan) pada air hangat yang sudah diberikan garam.
Namun, sebelum melakukan terapi garam, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba terapi garam, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit tertentu atau alergi.
Jangan gunakan garam mentah atau tidak diolah secara langsung pada kulit, karena ini dapat menyebabkan iritasi.
Jika Anda ingin mencoba terapi garam, sebaiknya gunakan air garam yang telah dilarutkan atau mencari fasilitas haloterapi profesional dan tepercaya.
10. Air Dingin atau Es
Salah satu cara paling cepat untuk meredakan rasa sakit, bengkak, dan gatal pada ruam kulit adalah dengan menggunakan air dingin atau es. Anda bisa mandi air dingin atau memakai kompres es untuk meredakan pembengkakan, gatal, dan memperlambat perkembangan ruam kulit.
Ketika kulit meradang, pembuluh darah di area tersebut akan melebar, sehingga menyebabkan bengkak dan kemerahan. Menurut National Institutes of Health, penggunaan air dingin atau kompres es dapat membantu menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi peradangan.
Anda dapat mengompres area yang gatal dan meradang dengan air dingin atau es menggunakan kain bersih. Perlu diingat, hindari mengoleskan es langsung pada kulit, karena suhu ekstrem dapat merusak kulit.
11. Madu
Sebuah penelitian Traditional and Modern Uses of Natural Honey in Human Diseases: A Review oleh Tahereh Eteraf-Oskouei, dkk., menunjukkan bahwa madu memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba yang efektif untuk merawat kondisi ruam kulit dan gatal seperti eksim.
Dalam penelitian lain, para peneliti juga menemukan bahwa madu bisa menjadi alternatif yang efektif dan lebih murah dibandingkan produk antiinflamasi lain untuk mengatasi eksim, dermatitis seboroik, dan psoriasis.
Adapun cara menggunakan madu untuk mengatasi gatal pada kulit, yaitu:
Pastikan Anda menggunakan madu asli, bukan madu yang sudah mengalami proses pengolahan yang berlebihan. Madu asli memiliki kandungan nutrisi yang lebih efektif.
Ambil sedikit madu dengan jari bersih dan oleskan secara merata ke area kulit yang gatal.
Biarkan madu meresap ke kulit selama beberapa waktu. Anda juga dapat menutup area tersebut dengan perban atau kain bersih agar madu tetap pada tempatnya.
Gunakan madu 2-3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
Jika muncul tanda-tanda alergi, segera hentikan penggunaan madu.
Cara Mencegah Gatal
Kulit gatal merupakan masalah kulit yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, sehingga kondisi ini terkadang tidak bisa dicegah sepenuhnya. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kulit gatal dan menjaga kesehatan kulit, di antaranya:
Hindari pemicu alergi yang bisa menyebabkan kulit gatal, seperti jenis pakaian atau bahan tertentu, cuaca yang terlalu panas, makanan dan minuman tertentu, atau paparan produk kimia.
Oleskan pelembap hipoalergenik dan bebas pewangi 1-2 kali sehari pada kulit untuk menjaga kelembapan.
Mandi dengan air hangat atau berendam air hangat dengan tambahan garam Epsom atau produk mandi berbahan dasar oatmeal.
Gunakan sabun yang ringan untuk kulit sensitif dan jangan menggosok kulit terlalu keras saat mandi.
Kelola stres Anda, seperti melakukan meditasi, yoga, olahraga, atau aktivitas lainnya. Stres atau kecemasan dapat memicu kulit gatal.
Gunakan humidifier atau pelembap udara. Humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan, sehingga mencegah udara menjadi kering yang bisa mengiritasi kulit.
Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup karena dapat mengurangi risiko kulit gatal.
Jika kulit kepala Anda kering, gunakan sampo yang mengandung zat seperti zinc pyrithione atau selenium sulfide.
Baca Juga: 5 Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit Disertai Gatal
Kenapa Penyakit Gatal Tak Kunjung Sembuh?
Penyakit gatal yang tak kunjung sembuh bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, seperti eksim, psoriasis, kudis, kurap, dan lain sebagainya.
Lebih jelas, simak informasi berikut ini tentang penyebab-penyebab penyakit gatal yang tak kunjung sembuh, seperti yang dikutip dari laman Mayo Clinic.
1. Eksim
Eksim adalah suatu kondisi ketika bercak kulit yang meradang, menjadi gatal, pecah-pecah, dan kasar. Eksim dapat menjadi masalah kesehatan karena membuat kulit bersisik dan menyebabkan benjolan merah.
2. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru yang terlalu cepat. Karena kondisi ini, sel kulit akan terus menumpuk di permukaan hingga membentuk bercak tebal yang berwarna merah dan sisik.
3. Kurap
Kurap adalah infeksi jamur yang terjadi di sekitar kulit dan mengakibatkan munculnya ruam melingkar berwarna merah. Mirip seperti kudis, kurap juga dapat menyerang beberapa bagian tubuh.
4. Herpes
Herpes adalah kelompok virus yang menyebabkan infeksi di kulit kering, luka lepuh, dan lain sebagainya. Penyakit herpes ini menyebabkan luka terbentuk di dalam atau di sekitar mulut hingga alat kelamin.
5. Kudis
Kudis adalah penyakit kulit menular yang sering dikenal dengan sebutan scabies atau skabies. Pada umumnya, kudis ini disebabkan karena perilaku hidup yang kurang bersih.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab kulit gatal?

Apa penyebab kulit gatal?
Kulit gatal bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya cuaca yang panas dan kering, alergi, gigitan serangga, pemakaian kosmetik yang tidak sesuai jenis kulit, dan eksim.
Apa obat gatal-gatal di seluruh tubuh?

Apa obat gatal-gatal di seluruh tubuh?
Untuk menyembuhkannya, ada beberapa obat gatal alami paling ampuh yang bisa digunakan, seperti tea tree oil, minyak kelapa, hingga oatmeal.
Apa yang dimaksud dengan psoriasis?

Apa yang dimaksud dengan psoriasis?
Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru yang terlalu cepat.
