Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Obat Kesemutan di Tangan yang Ampuh Atasi Gejala Kronis

Kata Dokter

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kesemutan adalah gangguan yang bisa terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk tangan. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Kesemutan adalah gangguan yang bisa terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk tangan. Foto: Pexels.com

Kesemutan adalah kondisi ketika bagian tubuh terasa senyar, seperti digigit semut, terutama pada bagian tangan atau kaki. Untuk kesemutan yang menyerang bagian tangan, kondisi tersebut bisa ditangani dengan obat kesemutan di tangan.

Kesemutan adalah gangguan yang sangat mengganggu, baik di tangan maupun di kaki. Kesemutan menyebabkan penderitanya merasakan sensasi tertentu, seperti tertusuk jarum yang disertai dengan mati rasa.

Gangguan ini pada umumnya bisa mereda dengan sendirinya dalam kurun waktu beberapa menit. Namun, ada berbagai macam kondisi yang menyebabkan kesemutan bisa berkepanjangan.

Untuk mengatasi kesemutan yang kronis pada bagian tangan, penderita bisa mencoba mengonsumsi obat kesemutan di tangan. Lantas, apa saja pilihan obat untuk mengatasi kesemutan kronis di tangan? Temukan jawabannya melalui penjelasan di bawah ini.

Penyebab Kesemutan di Tangan

Ada berbagai macam penyebab kesemutan di tangan, mulai dari gangguan saraf hingga penyakit autoimun. Foto: Pexels.com

Kesemutan adalah gangguan yang terjadi akibat adanya tekanan pada bagian tertentu yang menyebabkan terhambatnya aliran darah, sehingga menyebabkan kesemutan. Kondisi tersebut biasanya terjadi akibat terlalu lama duduk bersila.

Di samping itu, terdapat beberapa penyebab lainnya yang menyebabkan kesemutan kronis pada bagian tangan. Mengutip dari jurnal Underlying Causes of Paresthesia oleh Mahdi Sharif-Alhoseini, dkk, berikut beberapa penyebab kesemutan di tangan yang berkepanjangan:

  • Kerusakan saraf yang disebabkan oleh cedera fisik maupun gangguan metabolisme. Contohnya, seperti neuropati perifer yang disebabkan oleh kerusakan sistem saraf perifer dan merupakan gejala umum dari diabetes dan gangguan metabolisme lainnya.

  • Carpal tunnel syndrome yang disebabkan oleh tekanan saraf median di pergelangan tangan yang menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada telapak tangan dan jari.

  • Multiple sclerosis adalah gangguan saraf yang menimbulkan sejumlah gejala, termasuk kesemutan pada bagian tangan.

  • Hiperventilasi atau peningkatan laju pernapasan yang sering diakibatkan oleh kecemasan dapat menyebabkan penurunan kadar karbon dioksida darah dengan cepat. Hal ini bisa menimbulkan gejala kesemutan di tangan dan kaki.

  • Kekurangan vitamin B1, B5, B6, B12 yang menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan yang mengakibatkan tangan kesemutan

  • Stroke, yakni kondisi ketika suplai darah ke otak tidak mencukupi yang dapat merusak area otak, sehingga menimbulkan sensasi tertentu pada tangan tangan.

  • Tumor sumsum tulang belakang atau tumor otak yang dapat merusak area sensorik otak atau sumsum tulang belakang.

  • Penyakit autoimun, yakni jenis penyakit yang menyerang sel dan jaringan sehat. Hal ini tentunya dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf perifer yang dapat menimbulkan kesemutan. Contoh penyakit autoimun adalah rheumatoid arthritis, lupus, sindrom Sjorgen, sindrom Guillain-Barre, dan lain-lain.

  • Penggunaan alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi yang mengakibatkan seseorang mengalami malnutrisi. Kondisi ini bisa menyebabkan sejumlah penyakit kekurangan nutrisi, seperti beri-beri yang memiliki gejala umum berupa kesemutan di tangan.

  • Penggunaan obat-obatan tertentu bisa menimbulkan efek samping berupa kesemutan di tangan, seperti obat jantung, obat tekanan darah, obat kemoterapi, obat penyakit autoimun, obat antiinfeksi, dan obat antikejang.

Obat Kesemutan di Tangan

Ilustrasi obat kesemutan di tangan. Foto: Pexels.com

Penanganan kesemutan di tangan pada umumnya ditangani berdasarkan kondisi yang mendasarinya. Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang mungkin akan dianjurkan oleh dokter untuk diminum. Berikut beberapa jenis obat-obatannya.

1. Analgesik Adjuvan

Analgesik adjuvan adalah jenis obat golongan antikonvulsan dan antidepresan yang dirancang khusus untuk meredakan nyeri persisten atau rasa sakit yang terus-menerus muncul. Obat ini terbukti efektif mengobati gejala nyeri saraf kronis dibandingkan jenis pereda nyeri lainnya. Analgesik adjuvan biasanya diberikan pada penderita kesemutan yang kronis.

2. Antikonvulsan

Obat antikonvulsan atau antikejang adalah jenis obat yang mengembangkan kembali aktivitas senyawa kimia dan sel saraf di otak hingga bisa mengatasi kejang. Obat ini juga bisa mengatasi gejala kesemutan yang diderita oleh pengidap hipokalemia.

Contoh obat antikonvulsan yang diberikan untuk meredakan kesemutan akibat gangguan saraf adalah gabapentin, pregabalin, tegretol, trileptal, dan valproate.

3. Antidepresan

Antidepresan adalah pilihan obat lainnya untuk mengobati nyeri dan kesemutan kronis akibat gangguan saraf tertentu dengan mengubah aktivitas sistem saraf neurotransmiter dan reseptor yang bertanggung jawab atas rasa sakit dan suasana hati.

Obat antidepresan bisa diberikan kepada penderita yang mengalami kesemutan akibat gangguan kecemasan. Ada beberapa jenis obat antidepresan yang mungkin akan dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita dengan gangguan kesemutan di tangan, di antaranya adalah trisiklik, inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI), dan serotonin-norepinefrin reuptake inhibitor (SNRI).

4. Obat NSAID

Obat-obatan golongan antiinflamasi nonsteroid bisa digunakan untuk mengurangi gejala kesemutan yang disebabkan oleh gangguan peradangan pada tubuh, seperti rheumatoid arthritis. Obat ini bisa diperoleh secara bebas ataupun dengan resep dokter.

Jenis obat NSAID yang banyak dikonsumsi adalah ibuprofen, naproxen, aspirin, dan lain-lain. Contoh obat-obatan lainnya adalah celecoxib, indomentasin, etodolac, ketoprofen, diklofenak yang membutuhkan resep dokter.

5. Suplemen Vitamin

Kesemutan bisa disebabkan oleh kondisi kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, suplemen vitamin bisa menjadi alternatif pilihan obat kesemutan di tangan dengan menambah asupan nutrisi.

Cobalah untuk mengonsumsi suplemen vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12 untuk mengurangi gejala kesemutan. Selain itu, suplemen seperti asetil L-carnitine (ALC) dan alpha lipoic acid dapat membantu meningkatkan fungsi saraf serta menghentikan kerusakan pada saraf.

Itulah berbagai macam pilihan obat kesemutan di tangan. Penderita juga bisa melakukan perawatan rumahan dengan kompres hangat, pijatan lembut, dan lain-lain untuk mengatasi kesemutan.

Jika kesemutan yang dirasakan sering terjadi dan disertai dengan beberapa gejala yang mengganggu, coba periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganannya. Diskusikan dengan dokter terlebih dahulu terkait penggunaan obat kesemutan di tangan serta efek sampingnya.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

Baca Juga: 5 Penyebab Gagal Ginjal dan Cara Mengobatinya

(SAI)