Kumparan Logo
Konten Media Partner

6 Cara agar Gusi Bengkak Cepat Kempes dan Ampuh

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gusi bengkak adalah gangguan yang menyakitkan, tetapi cenderung tidak berbahaya. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Gusi bengkak adalah gangguan yang menyakitkan, tetapi cenderung tidak berbahaya. Foto: Pexels.com

Daftar isi

Gusi bengkak merupakan keluhan yang sangat mengganggu penderitanya, apalagi jika disertai dengan rasa nyeri. Kondisi ini dapat diatasi dengan berbagai cara agar gusi bengkak cepat kempes.

Gusi bengkak biasanya dikaitkan dengan adanya masalah pada mulut, seperti penyakit gusi atau infeksi. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja dan bisa membuat penderitanya mengalami gangguan, seperti rasa nyeri, ngilu, gusi berdarah, hingga kehilangan nafsu makan.

Masalah gusi bengkak perlu segera diatasi agar tidak semakin parah. Cara mengatasinya adalah dengan pemberian obat-obatan tertentu, perawatan rumahan, hingga menjaga kesehatan mulut.

Cara agar Gusi Bengkak Cepat Kempes

Ada banyak cara agar gusi bengkak cepat kempes, termasuk perawatan rumahan yang efektif untuk gusi bengkak. Berikut cara agar gusi bengkak cepat kempes.

1. Berkumur dengan Air Garam

Air garam merupakan bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk meredakan pembengkakan pada gusi. Dalam jurnal Rinsing with Saline Promotes Human Gingival Fibroblast Wound Healing In Vitro oleh Nam Cong-Nhat Huynh, dkk, berkumur dengan air asin terbukti efektif dalam menenangkan peradangan pada gusi.

Berkumur dengan air garam juga mempercepat penyembuhan gusi bengkak. Cara berkumur dengan air garam sangatlah mudah, yakni:

  • Campurkan 1/2-3/4 sendok teh garam ke segelas air hangat lalu aduk hingga merata

  • Gunakan campuran air garam tersebut untuk berkumur. Berkumurlah selama 30 detik

  • Setelah 30 detik, buanglah campuran air garam. Jangan menelannya

  • Lakukan cara ini 2-3 kali sehari hingga pembengkakan pada gusi hilang.

2. Kompres Hangat atau Dingin

Cara agar gusi bengkak cepat kempes dapat dilakukan dengan kompres hangat atau dingin. Foto: Pexels.com

Kompres hangat atau dingin juga dapat dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit dan bengkak pada gusi. Kompres hangat dilakukan untuk membantu gusi bengkak terasa lebih baik.

Caranya sangatlah mudah, yaitu:

  • Siapkan handuk atau kain tebal dan air hangat

  • Basahi dengan air hangat kemudian peraslah untuk mengeluarkan sisa air di dalam

  • Pegang kain dan tempelkan ke bagian wajah tempat bengkaknya gusi selama 5 menit

  • Lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali dalam sehari

Berbeda dengan kompres hangat, kompres dingin dilakukan untuk meredakan rasa nyeri. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Bungkus bongkahan es yang telah dihancurkan dengan waslap atau handuk bersih

  • Letakkan kain yang terbungkus dengan es pada bagian luar wajah yang bengkak. Tahan selama 5 menit

  • Lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali sehari

3. Oleskan Gel Kunyit

Kunyit merupakan bahan alami yang memiliki kandungan kurkumin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.

Dalam studi Topical Application of Turmeric Gel and 0.2% Chlorhexidine Gluconate Gel in Prevention of Gingivitis oleh Vibha Singh, dkk, gel kunyit bisa mencegah plak dan membantu mengatasi peradangan pada gusi.

Cara membuat gel kunyit sangatlah mudah, yakni dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan minyak kelapa dan sedikit air. Tambahkan bubuk kayu manis secukupnya lalu aduklah hingga merata.

Gel kunyit kemudian dioleskan pada gusi yang bengkak setelah sikat gigi. Biarkan selama 10 menit kemudian berkumurlah untuk mengeluarkan sisa gel kunyit dalam mulut.

4. Memanfaatkan Hidrogen Peroksida

Cara agar gusi bengkak cepat kempes selanjutnya adalah menggunakan hidrogen peroksida. Larutan air dan hidrogen peroksida dipercaya dapat mengatasi masalah bengkak, memerah, dan nyeri pada gusi.

Berikut adalah cara mengatasi gusi bengkak menggunakan hidrogen peroksida:

  • Campurkan 3 sendok makan hidrogen peroksida 3% dengan sendok makan air

  • Masukan campuran tersebut ke dalam mulut selama 30 detik kemudian keluarkan dari mulut

  • Bilaslah mulut menggunakan air bersih untuk mengeluarkan sisa hidrogen peroksida

  • Lakukan cara ini sebanyak 2-3 dalam seminggu untuk mempercepat penyembuhan.

5. Gunakan Minyak Atsiri

Menurut European Journal of Dentistry, minyak atsiri, seperti peppermint efektif dalam mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gangguan di mulut. Minyak atsiri bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gusi bengkak akibat bakteri.

Cara penggunaan minyak atsiri untuk mengatasi gusi ialah:

  • Campurkan tiga tetes minyak atsiri atau minyak esensial pada segelas air hangat. Aduklah campuran tersebut

  • Berkumurlah menggunakan campuran air dan minyak atsiri selama 30 detik

  • Buang sisa campuran dari dalam mulut.

  • Lakukan cara ini sebanyak 2 kali sehari hingga gusi tidak membengkak

6. Minum Obat Antinyeri

Mengonsumsi obat antinyeri juga dapat membantu untuk meredakan rasa sakit pada gusi yang membengkak, seperti asetaminofen atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen. NSAID juga banyak digunakan untuk meredakan peradangan, termasuk pada gusi bengkak.

Penggunaan obat antinyeri akan semakin efektif apabila digabungkan dengan pengobatan rumahan, seperti berkumur dengan air garam.

Berapa Lama Gusi Bengkak Akan Kempes?

Gusi bengkak adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh infeksi atau adanya gangguan pada mulut. Kondisi ini biasanya akan berlangsung 4-7 hari.

Apabila bengkak pada gusi terjadi selama lebih dari 2 minggu, segera periksakan ke dokter gigi untuk memperoleh perawatan medis dengan tepat.

Penyebab Gusi Bengkak

Salah satu penyebab gusi bengkak adalah gingivitis atau peradangan pada gusi. Foto: Pexels.com

Mengetahui dan menghindari penyebab gusi bengkak merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi gusi bengkak. Secara umum, gusi bengkak disebabkan oleh:

  • Gingivitis, yakni penyakit gusi yang ditandai dengan peradangan dan pembengkakan serta iritasi pada gusi. Kondisi ini disebabkan oleh kebersihan mulut yang kurang terjaga, merokok, mulut kering, dan gizi buruk.

  • Kehamilan. Saat masa kehamilan, ibu hamil mungkin akan mengalami pembengkakan pada gusi akibat adanya perubahan hormon dalam tubuh.

  • Infeksi bisa menyebabkan masalah, seperti pembengkakan pada gusi. Contoh infeksi yang bisa terjadi adalah infeksi herpes, sariawan, dan lain-lain.

  • Efek samping penggunaan obat-obatan.

  • Sensitivitas terhadap produk kesehatan mulut, seperti bahan-bahan dalam pasta gigi atau obat kumur.

  • Mengenakan gigi palsu, mahkota, atau peralatan gigi lainnya yang tidak pas.

Gusi bengkak adalah kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja. Kondisi ini cenderung tidak berbahaya, tetapi tidak boleh untuk diabaikan.

Jika memiliki gusi bengkak, cobalah untuk menjaga kebersihan mulut dan perawatan rumahan untuk mengatasinya. Apabila gusi bengkak tak kunjung sembuh hingga 2 minggu lebih, segera kunjungi dokter gigi untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa manfaat hidrogen peroksida bagi kesehatan mulut?

chevron-down

Hidrogen peroksida dipercaya dapat mengatasi masalah bengkak, memerah, dan nyeri pada gusi.

Apa kandungan dalam kunyit?

chevron-down

Kunyit merupakan bahan alami yang memiliki kandungan kurkumin yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.

Apa itu gingivitis?

chevron-down

Gingivitis adalah penyakit gusi yang ditandai dengan peradangan dan pembengkakan serta iritasi pada gusi.