Kumparan Logo
Konten Media Partner

6 Cara agar Luka Cepat Kering yang Ampuh dan Efektif

Kata Dokter

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ada berbagai macam cara agar luka cepat kering, mulai dari penggunaan antiseptik hingga bahan alami. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ada berbagai macam cara agar luka cepat kering, mulai dari penggunaan antiseptik hingga bahan alami. Foto: Unsplash.com

Luka perlu segera disembuhkan untuk mencegah infeksi yang lebih parah terjadi. Ada banyak cara agar luka cepat kering, sehingga tidak berpotensi menimbulkan infeksi yang lebih serius.

Luka adalah cedera yang merobek atau merusak permukaan kulit. Luka bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti cedera benda tajam, gigitan serangga atau hewan, dan beberapa kondisi lainnya.

Luka membuat jaringan internal tubuh tampak dari luar. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada bagian yang terluka.

Meskipun sebagian besar luka sembuh secara alami dan bertahap, ada beberapa cara untuk mempercepat proses penyembuhan. Simak penjelasan mengenai cara agar luka cepat kering di bawah ini.

Penyebab Luka Tidak Cepat Kering

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan luka tidak cepat kering. Faktor yang bisa membuat luka lama sembuh adalah sebagai berikut:

  • Infeksi pada bagian yang terluka yang menghambat proses penyembuhan luka

  • Aliran darah yang tidak lancar menyebabkan tubuh tidak bisa membawa oksigen yang diperlukan untuk menyembuhkan luka

  • Cedera yang sama terjadi pada bagian terluka menyebabkan luka lebih lama sembuh

  • Kekurangan nutrisi bisa menghambat penyembuhan luka karena jaringan kulit membutuhkan nutrisi serta energi untuk menyembuhkan luka

  • Kebiasaan merokok bisa mengganggu sirkulasi darah sehingga menghambat proses penyembuhan luka

  • Penggunaan obat-obat tertentu, seperti obat antiinflamasi nonsteroid, antikoagulan, kortikosteroid, atau obat-obatan yang digunakan dalam kemoterapi

  • Konsumsi alkohol bisa menyebabkan seseorang kekurangan nutrisi serta energi yang dibutuhkan tubuh dalam mengobati luka

  • Gangguan kesehatan tertentu, seperti diabetes, anemia, gangguan pembekuan darah, atau penyakit autoimun bisa menghambat penyembuhan luka.

Cara Agar Luka Cepat Kering

Saat permukaan kulit terluka, segeralah lakukan pertolongan pertama untuk mengobati luka. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Selain itu, untuk mempercepat penyembuhan luka, berikut beberapa metode dan solusi alternatif yang bisa dilakukan agar luka cepat kering dan sembuh.

1. Oleskan Salep Antiseptik

Salah satu cara agar luka cepat kering adalah mengobati luka dengan salep antiseptik. Foto: Pexels.com

Cara agar luka cepat kering yang pertama adalah mengobati luka dengan salep antiseptik yang dijual bebas. Cara ini dilakukan untuk mencegah infeksi untuk mencegah infeksi dan dapat mempercepat penyembuhan luka.

Dikutip dari jurnal Antimicrobial and Antiseptic Strategies in Wound Management oleh Georg Daeschlein, antiseptik dapat melawan kuman serta mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, penggunaan antiseptik terbukti efektif dalam mengobati luka serta mendukung respons imun tubuh dalam menyembuhkan luka.

2. Gunakan Gel Lidah Buaya

Gel lidah buaya adalah bahan alami yang terkenal dengan manfaatnya untuk menyembuhkan luka. Di samping itu, gel lidah buaya kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kulit.

Lidah buaya mengandung glukomanan, yakni zat yang mendukung regenerasi sel dan merangsang produksi kolagen dalam tubuh. Kolagen adalah zat yang dibutuhkan untuk mempercepat penyembuhan luka.

Dalam studi The Effect of Aloe Vera Clinical Trials on Prevention and Healing of Skin Wound oleh Davood Hekmatpou, PhD, dkk, lidah buaya dan kandungan di dalamnya mampu membantu luka sembuh dengan cepat. Lidah buaya juga bisa mempertahankan struktur dan kelembapan kulit yang dapat mengurangi peradangan serta mencegah terjadinya infeksi pada kulit.

Cobalah untuk mengoleskan gel lidah buaya ke bagian yang terluka. Usahakan memilih gel lidah buaya murni untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit.

3. Memanfaatkan Madu

Madu adalah bahan alami yang mengandung senyawa yang bersifat antioksidan, antibakteri, serta antiinflamasi. Bahan ini banyak dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka.

Dalam ulasan Traditional Therapies for Skin Wound Healing oleh Rúben F. Pereira, madu terbukti efektif dalam mempercepat penyembuhan luka. Tak hanya itu, madu juga bisa membantu mengurangi pembentukan bekas luka serta menghambat pertumbuhan bakteri.

Penggunaan madu sebagai obat untuk menangani luka sangatlah mudah, yakni cukup mengoleskan madu murni pada bagian luka. Jika masih ragu terkait penggunaan madu untuk mengobati luka, cobalah untuk berdiskusi dengan dokter.

4. Oleskan Pasta Kunyit

Mengoleskan pasta kunyit ke bagian kulit terluka merupakan salah satu cara agar luka cepat kering. Foto: Pexels.com

Pasta kunyit termasuk salah satu obat untuk menyembuhkan luka. Kunyit sendiri merupakan jenis rempah-rempah yang mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi.

Mengutip dari ulasan Wound Healing Effects of Curcumin oleh Silvia Tejada, kunyit terbukti efektif dalam membantu mempercepat penyembuhan luka. Kandungan kurkumin di dalamnya dapat merangsang produksi zat yang dapat membantu untuk menyembuhkan luka dengan cepat.

Cara menggunakan kunyit sebagai obat luka adalah dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan air hangat hingga bertekstur pasta. Oleskan pasta kunyit ke bagian yang terluka kemudian menutupnya dengan perban bersih.

5. Gunakan Ekstrak Bawang Putih

Cara agar luka cepat kering selanjutnya adalah menggunakan ekstrak bawang putih. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi.

Mengutip dari jurnal Potential Health Benefit of Garlic Based on Human Intervention Studies oleh Johura Ansary, bawang putih bisa membantu mengobati luka dengan baik. Ekstrak bawang putih yang tua memiliki potensi untuk menyembuhkan luka dengan cepat.

6. Oleskan Minyak Kelapa

Mengoleskan minyak kelapa pada bagian kulit yang terluka bisa mempercepat penyembuhan luka. Minyak kelapa mengandung zat monolaurin, yakni zat asam lemak yang bersifat antimikroba.

Kandungan dalam minyak nabati bisa membantu menyembuhkan luka. Seseorang juga bisa memanfaatkan luka untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi.

Mengutip dari jurnal Effect of Topical Application of Virgin Coconut Oil on Skin Components and Antioxidant Status During Dermal Wound Healing oleh K G Nevin, dkk, luka yang menggunakan minyak kelapa lebih cepat sembuh dibandingkan luka yang tidak menggunakannya.

Beberapa cara agar luka cepat kering di atas bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka. Jika luka disertai dengan gejala infeksi, seperti rasa sakit, nyeri, terasa hangat, bernanah, dan berbau, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Berapa Lama Luka Akan Kering?

Luka pada umumnya akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu. Dikutip dari jurnal Wound Healing Phases oleh Heather A. Wallace, dkk, luka pada umumnya akan sembuh dalam 4-6 minggu setelah cedera terjadi. Luka kronis dan luka bakar mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dalam beberapa kasus, proses penyembuhan bisa diganggu oleh beberapa faktor. Hal tersebut bisa menyebabkan luka lama sembuh.

Luka perlu dirawat dan dijaga kebersihannya dengan baik agar cepat kering dan sembuh. Jika tidak, luka tersebut akan lama sembuh, bahkan bisa menyebabkan komplikasi yang serius.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa penyebab jaringan kulit terluka?

chevron-down

Luka biasanya disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti cedera benda tajam, gigitan serangga atau hewan, dan lain-lain.

Apa manfaat lidah buaya dalam menyembuhkan luka?

chevron-down

Selain mempercepat penyembuhan, lidah buaya juga bermanfaat untuk menjaga struktur dan kelembapan kulit sehingga dapat mengurangi peradangan dan mencegah terjadinya infeksi.

Apa tanda-tanda luka terinfeksi?

chevron-down

Gejala luka terinfeksi adalah luka terasa sakit dan nyeri, area luka menghangat, bernanah, dan mengeluarkan bau tidak sedap.