6 Cara Mengatasi Sakit Perut secara Alami dan Medis
·waktu baca 6 menit

Sakit perut adalah rasa sakit yang muncul di antara bagian dada dan panggul. Penderita sakit perut bisa merasakan sejumlah gejala, seperti kram, nyeri, dan rasa tertusuk di area perut.
Hampir semua orang pernah mengalami sakit perut. Sebagian besar tidak memiliki penyebab yang serius. Namun, ada beberapa macam sakit perut yang menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih serius dan berbahaya.
Penyebab Sakit Perut
Dalam kebanyakan kasus, penyebab sakit perut tidak serius dan bersifat sementara. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan masalah pencernaan setelah mengonsumsi makanan tertentu, seperti:
Gangguan pencernaan
Perut kembung
Sembelit
Diare
Alergi dan intoleransi makanan
Keracunan makanan
Selain itu, adanya infeksi pada organ pencernaan dapat menyebabkan peradangan sementara, seperti:
Gastroenteritis virus (flu perut)
Penyakit ulkus peptikum
Refluks asam kronis (GERD)
Infeksi saluran kemih
Siklus reproduksi wanita, seperti menstruasi dan masa ovulasi
Sementara itu, terkadang sakit perut menunjukkan kondisi medis yang serius dan memerlukan perawatan segera. Dikutip dari Cleveland Clinic, penyebab sakit perut bisa berbeda-beda tergantung pada area perut yang sakit, di antaranya:
1. Sakit Perut Kanan Atas
Perut kanan atas terdiri dari hati, kantong empedu, saluran empedu, dan ginjal kanan di bagian belakang rongga perut. Selain itu, bagian pertama dari usus kecil dan besar juga melewati area perut ini.
Sakit perut kanan atas kemungkinan besar berhubungan dengan penyakit liver atau penyakit kantong empedu, seperti:
Hepatitis (alkoholik, toksik, metabolik, virus atau autoimun)
Batu empedu
Kolesistitis (radang kantong empedu)
Kanker saluran empedu
Kanker kantong empedu
Kanker hati
Batu ginjal
Infeksi ginjal
Ulkus duodenum.
Obstruksi usus besar
2. Sakit Perut Kiri Atas
Perut kiri atas terdiri dari pankreas, limpa, dan ginjal kiri di belakang rongga perut. Beberapa penyebab sakit perut kiri atas, yaitu:
Pankreatitis (pankreas yang meradang)
Kanker pankreas
Splenomegali (pembesaran limpa)
Radang perut
Sakit maag
Refluks empedu
Kanker perut
Infeksi ginjal
Batu ginjal
Sakit perut kiri atas juga dapat terkait dengan masalah di paru-paru atau jantung, seperti angina, serangan jantung, perikarditis, radang paru-paru, dan emboli paru.
3. Sakit Perut Kiri Bawah
Perut bagian bawah terdiri dari sebagian besar usus kecil dan usus besar. Sakit perut kiri bawah kemungkinan besar terkait dengan penyakit gastrointestinal, seperti:
Sindrom iritasi usus besar
Dispepsia fungsional
Penyakit radang usus (penyakit Crohn dan kolitis ulserativa)
Obstruksi usus besar atau kecil
Kanker usus kecil
Kanker usus besar
Aneurisma aorta abdominal
Peritonitis (peradangan pada peritoneum)
Batu ginjal
3. Sakit Perut Bagian Tengah
Sakit perut di bagian tengah atas (ulu hati) dapat disebabkan oleh sakit maag, tukak lambung, atau radang pankreas. Sementara sakit perut bagian tengah bawah yang berasal dari area panggul bisa disebabkan oleh:
Endometriosis
Kista ovarium
Penyakit radang panggul
Kehamilan ektopik
Kanker ovarium
Kanker rahim
4. Sakit Perut Kiri Bawah
Sakit perut di bagian kiri bawah paling sering dikaitkan dengan divertikulosis dan divertikulitis usus besar. Divertikula (kantung kecil di dinding usus) dapat timbul di seluruh usus besar, tetapi biasanya berkembang di bagian kiri bawah.
Selain itu, sakit perut kiri bawah juga bisa disebabkan oleh infeksi indung telur, radang usus, infeksi saluran kemih, dan batu saluran kemih.
5. Sakit Perut Kanan Bawah
Sakit perut di bagian kanan bawah biasanya berhubungan dengan usus buntu. Selain itu, beberapa penyebab umum sakit perut lainnya meliputi:
Nyeri psikosomatis
Hipersensitivitas visceral
Perut kembung
Cedera traumatis
Ketegangan otot
Herpes zoster
Cara Mengatasi Sakit Perut
Pada dasarnya, pengobatan sakit perut disesuaikan dengan penyebabnya. Sakit perut yang muncul sehabis makan dan tidak serius bisa diobati dengan perawatan di rumah. Namun, periksakan diri kepada dokter jika mengalami gejala berikut:
Sakit perut muncul tiba-tiba dan terasa sangat sakit
Kesadaran menurun
Sakit perut berulang, yaitu keluhan timbul dalam 3 bulan terakhir, minimal 1 kali sebulan
Sakit perut disertai muntah dan perut kembung
Sakit perut disertai buang air besar dengan bercak darah
Sakit perut disertai demam dan muncul bercak kemerahan di kulit
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium (periksa darah, urine, dan tinja) untuk menegakkan diagnosis. Jika perlu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi rongga perut atau foto rontgen saluran pencernaan.
Perlu diketahui, beberapa penyebab sakit perut bisa memiliki gejala yang sama, meskipun penyakitnya berbeda. Dikutip dari Better Health Channel, adapun beberapa cara mengobati sakit perut yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.
1. Kompres Hangat
Sakit perut akibat kelebihan gas atau perut kembung dapat diredakan dengan menggunakan kompres hangat pada bagian perut yang terasa sakit. Selain itu, bisa juga mandi air hangat untuk mengurangi sakit yang ditimbulkan.
2. Minum Banyak Air Putih
Jika sakit perut disebabkan oleh gangguan pencernaan akibat kelebihan gas, ketegangan otot, dan sembelit, kondisi ini bisa diatasi dengan banyak minum air putih. Air putih terbukti dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mulas.
Selain itu, tubuh membutuhkan air untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan dan minuman secara efisien. Kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi membuat pencernaan lebih sulit menyerap nutrisi, yang dapat meningkatkan kemungkinan penyebab sakit perut.
3. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri
Jika penyebab sakit perut adalah ketegangan otot, mengonsumsi obat pereda nyeri dapat menjadi pilihan untuk mengurangi rasa sakit sementara. Minum obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas di apotek, seperti paracetamol dan ibuprofen.
4. Diet BRAT
BRAT adalah diet rendah serat, yakni mengonsumsi makanan yang tidak terlalu padat dan memiliki daya serap tinggi. Diet BRAT meliputi pisang (banana), nasi (rice), saus apel (apple sauce), dan roti panggang (toast).
Meski begitu, diet BRAT pada dasarnya hanya perlu mengonsumsi makanan yang tidak berbumbu dan pedas, serta memiliki kandungan serat yang rendah ataupun mudah dicerna usus.
5. Menghindari Rokok dan Alkohol
Sakit perut bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok dan minum alkohol yang dapat memicu maag dan gangguan pencernaan lainnya, misalnya asam lambung naik.
Menghindari merokok dan minum alkohol tidak hanya bisa meredakan rasa nyeri di bagian perut, tapi juga meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti kanker.
6. Tindakan Pembedahan
Penyebab sakit perut yang lebih serius mungkin memerlukan tindakan pembedahan. Beberapa kondisi medis yang memerlukan pembedahan misalnya hernia atau penyumbatan usus.
Baca Juga: 6 Obat Sakit Perut Melilit dari Apotik dan Bahan Alami
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Sakit Perut?
Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat sakit perut untuk menghindari kondisi yang lebih parah, seperti:
Mengonsumsi susu dan produk olahan susu. Laktosa yang terdapat dalam susu sapi dan produk olahan susu sulit dicerna. Jika tidak dicerna dengan baik, laktosa dapat menyebabkan kelebihan gas dan perut kembung.
Mengonsumsi makanan asam. Hindari mengonsumsi makanan asam seperti jeruk, nanas, atau tomat karena dapat memperburuk kondisi sakit perut.
Mengonsumsi kafein. Mengonsumsi minuman berkafein dapat menyebabkan sakit perut yang lebih parah, seperti timbul diare.
Kurang istirahat. Penderita yang mengalami sakit perut karena infeksi virus atau bakteri membutuhkan istirahat yang cukup untuk mempercepat pemulihan. Jika kurang istirahat, sakit perut bisa lama untuk sembuh.
Tidak makan dengan baik. Sakit perut yang memang tidak nyaman, sehingga membuat orang malas makan. Namun, tidak makan justru dapat memperparah rasa sakit dan bisa menyebabkan perut kembung dam mulas.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa sakit perut berbahaya?

Apa sakit perut berbahaya?
Dalam kebanyakan kasus, penyebab sakit perut tidak serius dan bersifat sementara. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan masalah pencernaan setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Apa penyebab sakit perut kiri atas?

Apa penyebab sakit perut kiri atas?
Beberapa penyebab sakit perut kiri atas, yaitu pankreatitis (pankreas yang meradang), kanker pankreas, dan splenomegali (pembesaran limpa).
Apa penyebab sakit perut bagian tengah bawah?

Apa penyebab sakit perut bagian tengah bawah?
Sakit perut bagian tengah bawah yang berasal dari area panggul bisa disebabkan oleh endometriosis, kista ovarium, dan penyakit radang panggul.
