6 Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air dengan Mudah dan Aman
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Telinga kemasukan tidak bisa dibiarkan karena kondisi ini bisa menyebabkan telinga tersumbat sehingga pendengaran seperti terpendam. Kondisi ini dapat ditangani dengan cara mengatasi telinga kemasukan air.
Cara mengatasi telinga kemasukan air perlu segera dilakukan karena air yang terperangkap dalam saluran telinga akan membuat seseorang yang mengalaminya merasa tidak nyaman dan terganggu.
Apakah Telinga Kemasukan Air Bisa Sembuh Sendiri?
Telinga kemasukan air adalah kondisi yang biasa dialami ketika berenang atau mandi. Kondisi ini pada umumnya bisa keluar dengan sendirinya, terlebih jika air yang masuk ke dalam telinga terbilang sedikit.
Namun, air yang masuk ke saluran pendengaran baiknya segera dikeluarkan. Jika tidak dikeluarkan, hal ini bisa mengakibatkan terjadinya infeksi dalam telinga.
Air yang masuk ke dalam telinga pada umumnya menyebabkan infeksi saluran pendengaran luar, yaitu otitis eksterna (swimmer ears). Mengutip dari jurnal Otitis Externa oleh Susanne Wiegand, dkk, otitis eksterna adalah jenis infeksi yang terjadi dari bagian luar telinga hingga gendang telinga.
Untuk menghindari infeksi ini, segeralah keluarkan air yang masuk dalam telinga. Selain menghindari infeksi, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga fungsi indra pendengaran.
Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan air yang terperangkap dalam telinga. Berikut langkah-langkah mudahnya.
1. Goyangkan Daun Telinga
Cara mengatasi telinga kemasukan air yang pertama adalah dengan menggoyangkan daun telinga dengan pelan sambil memiringkan kepala ke arah bahu. Cara ini bisa dilakukan sembari menggelengkan kepala agar air keluar dengan mudah dari telinga.
2. Miringkan Kepala Sembari Berbaring
Cara yang kedua adalah memiringkan kepala sembari berbaring sehingga air akan mudah keluar dari telinga. Tunggulah beberapa saat hingga air yang ada di dalam telinga mengalir secara perlahan keluar dari telinga.
3. Gunakan Pengering Rambut
Memanfaatkan pengering rambut juga bisa menjadi kunci untuk mengatasi masalah telinga yang dimasuki oleh air. Caranya sangatlah mudah, yaitu:
Nyalakan pengering rambut, atur suhu ke suhu minimum
Pegang pengering rambut dan arahkan ke bagian telinga. Namun, jagalah jarak antara pengering rambut dan telinga agar tidak terlalu dekat
Tarik daun telinga dan biarkan udara hangat dari pengering rambut meniup bagian telinga
4. Mencoba Obat Tetes Telinga
Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi air yang masuk dalam telinga adalah dengan mencoba obat tetes telinga yang dijual secara bebas.
Sebagian besar obat tetes telinga mengandung alkohol yang dapat membantu untuk mengurangi kelembapan di saluran telinga luar serta membunuh bakteri atau menghilangkan kotoran dalam telinga.
5. Teteskan Larutan Hidrogen Peroksida
Larutan hidrogen peroksida dapat membantu membersihkan kotoran telinga yang mungkin menjebak air di telinga. Ada beberapa jenis obat tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida yang bisa dicoba untuk mengeluarkan kotoran dari telinga.
Namun, cara ini tidak dianjurkan untuk orang yang memiliki kondisi sebagai berikut:
Memiliki tanda-tanda cedera atau infeksi, seperti rasa nyeri, bengkak, peradangan, dan pendarahan pada telinga
Infeksi telinga tengah (otitis media)
Gendang telinga berlubang
Menggunakan tabung telinga
6. Menggunakan Campuran Alkohol dan Cuka
Alkohol dan cuka dapat dicampur dan dijadikan sebagai obat tetes telinga. Alkohol dapat membantu menguapkan air yang ada di telinga serta menghilangkan pertumbuhan bakteri yang dapat mencegah infeksi.
Apabila air yang terperangkap di telinga karena penumpukan kotoran, cuka bisa membantu untuk menghilangkannya. Berikut cara untuk menggunakan alkohol dan cuka sebagai obat tetes telinga:
Campurkan alkohol dan cuka dengan takaran yang sama untuk membuat obat tetes telinga.
Dengan menggunakan pipet steril, oleskan tiga atau empat tetes campuran dua bahan tersebut ke telinga
Gosok bagian luar telinga Anda dengan lembut.
Tunggu 30 detik, dan memiringkan kepala ke samping agar larutan bisa keluar
Perlu diingat bahwa hal ini tidak bisa dilakukan oleh seseorang yang memiliki kondisi infeksi telinga tengah dan gendang telinga berlubang.
Hal yang Perlu Dihindari Saat Mengeluarkan Air dari Telinga
Menggunakan metode yang salah untuk mengeluarkan air dari telinga, seperti menggaruknya dengan jari akan berdampak pada saluran pendengaran.
Hindari melakukan cara tersebut karena dapat meningkatkan risiko terkena infeksi. Selain itu, terdapat beberapa hal yang perlu dihindari saat mengeluarkan air dari telinga, yaitu:
Hindari penggunaan kapas karena ini cara ini dapat mengangkat lilin yang melindungi telinga, mengganggu bakteri alami di telinga serta mengiritasi kulit yang tipis pada saluran telinga.
Hindari penggunaan jari atau kuku di telinga karena dapat mengiritasi atau melukai kulit halu pada saluran telinga.
Jangan menggunakan hidrogen peroksida atau tetes alkohol apabila mengalami infeksi telinga tengah, memiliki gendang telinga yang pecah, atau menggunakan tabung telinga.
Itulah beberapa cara mengatasi telinga kemasukan air dan hal yang perlu dihindari saat mengatasi masalah tersebut. Jika telinga kemasukan air terasa gatal, memerah, nyeri, dan mengeluarkan cairan yang berbau, cobalah periksakan ke dokter untuk menghindari terjadinya infeksi telinga yang parah.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu otitis eksterna?

Apa itu otitis eksterna?
Otitis eksterna adalah jenis infeksi yang terjadi dari bagian luar telinga hingga gendang telinga.
Apa manfaat alkohol bagi telinga?

Apa manfaat alkohol bagi telinga?
Alkohol dapat membantu menguapkan air yang ada di telinga serta menghilangkan pertumbuhan bakteri yang dapat mencegah infeksi.
Apa bahaya menggunakan kapas dalam telinga?

Apa bahaya menggunakan kapas dalam telinga?
Penggunaan kapas dapat mengangkat lilin yang melindungi telinga, mengganggu bakteri alami di telinga.
