Kumparan Logo
Konten Media Partner

6 Obat Jamur Vagina yang Ampuh di Apotek

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi obat jamur vagina. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat jamur vagina. Foto: Pexels.com

Daftar isi

Kesehatan organ reproduksi wanita perlu dijaga dari berbagai macam gangguan, termasuk infeksi jamur. Infeksi jamur adalah gangguan pada vagina yang disebabkan oleh jamur dan umumnya bisa ditangani dengan obat jamur vagina.

Infeksi jamur vagina umumnya menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, serta rasa perih. Gejalanya memang mirip dengan infeksi menular seksual, tetapi infeksi jamur vagina tidak termasuk penyakit menular seksual meskipun gangguan ini bisa ditularkan melalui aktivitas seksual.

Infeksi jamur vagina umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya dan mengancam jiwa. Namun, jika kondisi ini tidak segera diobati, infeksi akan menjadi semakin parah dan dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi kesehatan lainnya.

Penyebab Infeksi Jamur Vagina

Infeksi jamur vagina disebabkan oleh infeksi jamur Candida. Foto: Pexels.com

Dikutip dari jurnal Vaginal Candidiasis oleh Rebecca Jeanmonod dan Donald Jeanmonod, infeksi jamur vagina atau kandidiasis vaginalis adalah infeksi pada organ reproduksi wanita yang disebabkan oleh jamur Candida.

Candida merupakan jenis jamur yang banyak ditemukan pada organ intim wanita. Pertumbuhan dan perkembangan jamur ini sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga sulit untuk dideteksi.

Pada kondisi tertentu, jamur Candida bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat. Ketika tumbuh terlalu banyak, jamur tersebut dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan gejala.

Kondisi tersebut juga bisa meningkatkan risiko infeksi jamur vagina. Berikut berbagai faktor risiko jamur vagina yang perlu diketahui:

  • Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan, menyusui, atau menopause

  • Kadar gula darah yang tidak terkontrol

  • Menurunnya sistem imun tubuh karena beberapa faktor, seperti penyakit autoimun, malnutrisi, hingga efek samping kemoterapi

  • Efek samping obat-obatan, seperti antibiotik, terapi hormon estrogen, dan pil KB

  • Berat badan yang berlebihan atau obesitas

  • Melakukan douching vagina, yaitu penyemprotan cairan pembersih khusus untuk membersihkan vagina

  • Organ intim wanita sering basah atau lembab akibat beberapa faktor, seperti penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat dan tidak dapat menyerap keringat yang memudahkan jamur tumbuh dan berkembang

Obat Jamur Vagina

Jamur pada vagina perlu segera diatasi sebelum memperparah kondisi infeksi. Mengutip dari jurnal Vaginal Yeast Infections oleh Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), infeksi jamur vagina umumnya bisa hilang setelah perawatan singkat dengan pemberian obat antijamur.

Obat antijamur dapat membunuh serta mengurangi pertumbuhan jamur dengan merusak serta menghancurkan dinding sel jamur. Menurut Centers for Disease Control and Prevention US, infeksi jamur vagina biasanya akan mudah diatasi dengan pemberian obat antijamur yang dijual bebas tanpa resep.

Bagi kasus yang parah, perawatannya meliputi pemberian obat dengan resep dari dokter. Obat antijamur tersedia dalam bentuk tablet, krim, dan suppositoria.

Ada beberapa jenis obat antijamur yang bisa diberikan untuk mengobati infeksi jamur vagina. Berikut daftar obat antijamur yang membantu meringankan gejala seperti gatal.

1. Clotrimazole

Clotrimazole adalah obat yang tersedia dalam bentuk krim yang diaplikasikan di vagina atau intravaginal. Obat ini tersedia dalam kekuatan yang berbeda, seperti:

  • 1% clotrimazole: diterapkan 5 gram (g) setiap hari selama 7-14 hari.

  • 2% clotrimazole: diterapkan 5 g setiap hari selama 3 hari.

2. Miconazole

Miconazole tersedia dalam kekuatan yang berbeda dan dalam bentuk krim atau supositoria. Kekuatannya menentukan berapa lama seseorang perlu menggunakan obat. Berikut petunjuknya.

  • Krim miconazole 2%: diterapkan 5 g pada intravaginal setiap hari selama 7 hari.

  • Krim Miconazole 4%: diterapkan 5 g pada intravaginal setiap hari selama 3 hari.

  • Supositoria vagina mikonazol 100 miligram (mg): dimasukkan 1 supositoria setiap hari selama 7 hari.

  • Supositoria vagina miconazole 200 mg: dimasukan 1 supositoria setiap hari selama 3 hari.

  • Supositoria vagina miconazole 1,200 mg: dimasukkan 1 supositoria selama 1 hari.

3. Tioconazole

Salah satu obat jamur vagina adalah salep tioconazole. Foto: Pexels.com

Tioconazole adalah jenis obat antijamur dalam bentuk salep dengan kekuatan 6,5%. Obat ini biasanya diterapkan hanya sekali agar efektif mengatasi jamur penyebab infeksi pada vagina.

4. Butoconazole

Berbeda dengan obat-obatan sebelumnya, butoconazole merupakan jenis obat resep. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk krim dengan kekuatan 2%. Seseorang menerapkan dosis tunggal secara intravaginal.

5. Terconazole

Terconazole adalah obat antijamur dengan beberapa kekuatan, di antaranya:

  • krim 0,4%: diterapkan 5 g pada intravaginal setiap hari selama 7 hari.

  • krim 0,8%: diterapkan 5 g pada intravaginal setiap hari selama 3 hari.

  • Supositoria vagina 80 mg: dimasukkan 1 supositoria setiap hari selama 3 hari.

6. Fluconazole

Fluconazole adalah obat antijamur yang tersedia dalam bentuk tablet. Penderita infeksi perlu mengambil tablet 150 mg dalam dosis tunggal.

Apabila infeksi jamur terjadi berulang kali, penderita mungkin perlu minum obat ini setiap minggu selama 6 bulan.

Itulah beberapa obat yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi infeksi jamur vagina. Dalam beberapa kasus yang parah, infeksi dapat memasuki aliran darah.

Jika ini terjadi, penderita mungkin memerlukan perawatan sistemik dengan pemberian obat caspofungin, amfoterisin, flukonazol, dan itrakonazol.

Infeksi jamur vagina bisa diobati dengan obat yang bisa diperoleh dengan bebas di apotik. Namun, jika ragu, silakan konsultasi dengan dokter untuk memilih pengobatan yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu kandidiasis vaginalis?
chevron-down

Kandidiasis vaginalis adalah infeksi pada organ reproduksi wanita yang disebabkan oleh jamur Candida.

Apa itu douching vagina?
chevron-down

Douching vagina adalah penyemprotan cairan pembersih khusus untuk membersihkan vagina.

Bagaimana cara kerja obat antijamur?
chevron-down

Obat antijamur dapat membunuh serta mengurangi pertumbuhan jamur dengan merusak serta menghancurkan dinding sel jamur.