7 Alasan Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh dan Cara Mengatasinya
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Batuk adalah kondisi yang biasanya membaik dalam kurun waktu seminggu, tetapi dalam beberapa kondisi, batuk juga bisa bertahan lebih lama. Ada banyak alasan kenapa batuk tak kunjung sembuh.
Batuk adalah gejala umum yang terjadi ketika adanya gangguan pada saluran pernapasan. Batuk biasa juga terjadi akibat adanya infeksi dari alergen tertentu.
Dalam sebagian kasus, batuk bisa bertahan berminggu-minggu, bahkan sampai berbulan-bulan. Kondisi ini bisa menandakan adanya batuk kronis. Batuk kronis sendiri bukanlah sebuah penyakit, melainkan merupakan gejala dari masalah kesehatan yang menyebabkannya.
Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?
Ada beberapa hal yang menyebabkan batuk tak kunjung sembuh. Dikutip dari jurnal Chronic Cough in Adults: Make the Diagnosis and Make a Difference oleh Alan G. Kaplan, berikut adalah beberapa penyebab batuk kronis yang tak kunjung sembuh.
1. Terpapar Alergen
Alergi yang tak kunjung sembuh dapat menyebabkan iritasi yang berkepanjangan pada tenggorokan, sehingga bisa menyebabkan batuk terus-menerus.
Alergi bisa disebabkan oleh alergen, seperti polusi udara, debu, dan bahan kimia. Apabila terpapar alergen secara terus menerus, batuk bisa bertahan lebih lama dan sulit untuk disembuhkan.
2. Asma
Asma merupakan penyebab umum lainnya dari kondisi batuk kronis. Ketika menderita asma, otot-otot di saluran udara menegang. Hal ini bisa mengakibatkan lapisan udara membengkak.
Ketika terjadi pembengkakan pada lapisan udara, saluran udara akan memproduksi lendir lebih banyak dan lebih kental. Hal ini menyebabkan penderita asma akan batuk secara terus-menerus. Batuk pada penderita asma juga bisa dipicu oleh infeksi, cuaca, alergen, obat-obatan, dan lain-lain.
3. Infeksi
Infeksi adalah kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada saluran pernapasan. Infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri dapat menyebabkan flu, pilek, atau bahkan pneumonia.
Kondisi ini bisa menyebabkan batuk. Apabila infeksinya tak kunjung disembuhkan, gejala batuk akan terus terjadi. Untuk itu, obati infeksi pada saluran pernapasan untuk mengatasi gejala batuk akibat infeksi.
4. Penyakit GERD
Penyakit GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi ketika terjadinya refluks asam lambung yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke bagian saluran pencernaan atas. GERD bisa menjadi salah satu penyebab umum dari batuk persisten.
Dalam studi Management of GERD-Related Chronic Cough oleh Ryan D. Madanick, MD, GERD diperkirakan telah menyebabkan 25% kasus batuk kronis. Sebagian besar penderita batuk kronis akibat GERD tidak merasakan penyakit asam lambung.
Pada batuk kronis yang disebabkan oleh GERD biasanya terjadi oleh refluks isi lambung yang tidak asam. Batuk yang disebabkan oleh GERD memiliki ciri-ciri berupa:
Batuk sebagian besar terjadi di malam hari atau setelah makan
Batuk terjadi saat berbaring
Batuk terus-menerus yang terjadi bahkan ketika penyebab umum tidak ada
Batuk tanpa asma atau postnasal drip
5. Penggunaan Obat-Obatan Tertentu
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti ace inhibitor yang digunakan untuk tekanan darah memiliki efek samping berupa batuk kering yang kronis. Penggunaan obat-obatan ini bisa menjadi penyebab seseorang mengalami batuk yang persisten.
6. Gangguan Saluran Pernapasan Lainnya
Selain asma, batuk yang terus-menerus juga bisa disebabkan oleh gangguan pada saluran pernapasan, di antaranya:
Covid-19
Kanker paru-paru
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Radang tenggorokan
Bronkitis kronis
Gangguan-gangguan di atas biasanya disertai oleh batuk kronis yang sukar sembuh.
7. Kebiasaan Merokok
Kebiasaan merokok mengakibatkan adanya gangguan pada saluran pernapasan. Bahan kimia serta asap tembakau dari rokok bisa mengiritasi saluran pernapasan, termasuk paru-paru, sehingga mengakibatkan batuk kronis.
Kondisi batuk pada perokok cenderung diabaikan karena dianggap batuk biasa. Namun, batuk pada perokok merupakan gejala awal dari masalah pernapasan yang lebih parah.
Cara Menyembuhkan Batuk dengan Cepat
Batuk bisa diredakan dengan penggunaan obat-obatan dan perumahan. Namun, yang paling penting adalah menangani penyebab batuk serta menghindari pemicu batuk agar batuk bisa segera sembuh.
Apabila batuk kronis disebabkan oleh gangguan pernapasan yang serius, dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu dan penanganan medis tertentu untuk menangani penyebab batuk kronis.
Pada umumnya, batuk yang persisten akan segera membaik apabila penyebabnya segera ditangani. Di samping itu, ada juga beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala batuk, yakni:
Cukupi kebutuhan cairan harian untuk membantu mengencerkan lendir yang menumpuk pada saluran pernapasan
Cobalah permen pereda batuk untuk meredakan iritasi tenggorokan
Hindari paparan alergen dan bakteri serta virus yang bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan
Hindari makanan dan minuman yang memicu refluks asam lambung serta melemaskan otot-otot di kerongkongan
Hindari kebiasaan merokok serta jauhi paparan asap rokok
Jaga kelembaban udara untuk membantu melegakan saluran pernapasan
Batuk yang tidak kunjung hilang bisa membuat tidak nyaman, tetapi biasanya bisa ditangani di rumah. Periksakan ke dokter jika batuk yang berlangsung selama lebih dari dua bulan dan sangat mengganggu untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Alergi apa yang bisa menyebabkan batuk?

Alergi apa yang bisa menyebabkan batuk?
Alergi biasanya disebabkan oleh alergen, seperti polusi udara, debu, dan bahan kimia.
Apa penyebab batuk pada penderita asma?

Apa penyebab batuk pada penderita asma?
Batuk pada penderita asma juga bisa dipicu oleh infeksi, cuaca, alergen, obat-obatan, dan lain-lain.
Apa itu GERD?

Apa itu GERD?
GERD adalah kondisi ketika terjadinya refluks asam lambung yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke bagian saluran pencernaan atas.
