7 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak dengan Efektif
ยทwaktu baca 4 menit

Kerusakan pada skin barrier dapat mengganggu tampilan kulit. Namun, hal ini tak perlu dikhawatirkan sebab ada banyak cara memperbaiki skin barrier yang mengalami kerusakan.
Skin barrier sendiri merupakan lapisan kulit terluar. Fungsi dari skin barrier adalah menjaga dan melindungi kulit dari paparan radikal bebas yang dapat membahayakan kesehatan kulit.
Paparan sinar matahari, penggunaan produk perawatan kulit, hingga kebiasaan tertentu dapat menyebabkan kerusakan skin barrier. Ketika skin barrier rusak, kulit akan rentan teriritasi, kering, muncul jerawat, dan tampak lebih tua.
Guna mengatasinya, ada serangkaian cara yang bisa dilakukan. Simak cara memperbaiki skin barrier yang rusak di bawah ini.
Ciri-Ciri Skin Barrier Rusak
Mengutip dari Skin Barrier Function oleh A. J. Kanwar, skin barrier adalah lapisan kulit yang melindungi kulit dari ancaman eksternal, seperti patogen penyebab infeksi, bahan kimia, bahan beracun, dan alergen.
Ketika skin barrier tidak berfungsi dengan baik, kulit akan rentan terkena berbagai macam masalah kulit, seperti:
Kulit kering, mengelupas, dan bersisik
Gatal
Bercak hitam atau mengalami perubahan warna
Jerawat
Kulit sensitif dan meradang
Infeksi kulit akibat bakteri, virus, atau jamur
Ada beberapa faktor yang menyebabkan skin barrier bisa mengalami kerusakan, seperti eksfoliasi terlalu sering, jarang menggunakan pelembab, terpapar polusi dan sinar matahari secara langsung, hingga kurang tidur.
Jika memiliki ciri-ciri di atas dan sering melakukan kebiasaan yang menyebabkan kerusakan pada skin barrier, hal ini bisa menjadi bahwa skin barrier kulit telah rusak.
Cara Memperbaiki Skin Barrier
Skin rusak dapat diatasi dengan beberapa cara memperbaiki skin barrier berikut ini.
1. Sederhanakan Skin Care Routine
Menjalankan rangkaian skin care yang rumit dan melibatkan penggunaan produk yang berlebihan secara tak sengaja akan melemahkan fungsi dari skin barrier.
Oleh sebab itu, ketika mengalami kerusakan skin barrier, para ahli menyarankan untuk menyederhanakan rangkaian skincare menjadi lebih simpel. Gunakan produk skin care dasar, seperti pencuci muka, toner, pelembab, dan tabir surya.
2. Jaga Keseimbangan pH Kulit
Dikutip dari jurnal International Journal of Cosmetic Science oleh Society of Cosemetic Scientists, lapisan terluar kulit memiliki pH sebesar 4,7. Sayangnya, banyak produk kulit yang memiliki pH sekitar 3,7 hingga 8,2, sehingga dapat mengakibatkan ketidakseimbangan pH kulit.
Guna menjaga keseimbangan pH, setiap orang dianjurkan untuk menggunakan produk wajah yang memiliki pH antara 4,0 hingga 5,0.
Menjaga pH kulit perlu dijaga untuk meningkatkan kesehatan kulit serta membantu melindungi kulit dari berbagai macam masalah kulit, termasuk jerawat, dermatitis, dan infeksi.
3. Rutin Menggunakan Pelembab
Pelembab adalah produk kecantikan yang berfungsi untuk menjaga kelembaban serta kekuatan dari struktur kulit. Salah satu manfaat moisturizer atau pelembab adalah membenahi skin barrier yang rusak.
Salah satu jenis pelembab, yakni pelembab oklusif dapat membantu memperbaiki skin barrier dengan mencegah hilangnya kandungan air dari dalam kulit. Pelembab ini berfungsi sebagai lapisan tipis yang melindungi kelembaban kulit.
Selain menggunakan pelembab oklusif, skin barrier juga bisa diperbaiki dengan pelembab yang mengandung zat humektan tertentu, seperti:
hyaluronic acid
panthenol
glycerine
propylene glycol
butylene glycol
Bahan-bahan di atas mampu mengembalikan kandungan air yang rusak setelah skin barrier rusak. Pelembab juga dapat mengurangi tanda skin barrier rusak, seperti kulit kering, sensitif dan bersisik.
4. Gunakan Minyak Alami
Dalam penelitian Anti-Inflammatory and Skin Barrier Repair Effects of Topical Application of Some Plant Oils oleh Tzu-Kai Lin, dkk, minyak alami mampu membantu memperbaiki skin barrier dan mencegah skin barrier kehilangan kandungan airnya. Beberapa minyak alami ini memiliki efek antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan.
Minyak nabati bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki skin barrier. Beberapa minyak nabati yang terbukti efektif menyehatkan kulit adalah:
Minyak jojoba
Minyak kelapa
Minyak almond
Minyak argan
Minyak kedelai
Minyak bunga matahari
5. Coba Produk Khusus untuk Skin Barrier
Ada beberapa jenis produk yang dirancang khusus untuk memperbaiki skin barrier. Produk tersebut menggunakan bahan-bahan yang memperkuat skin barrier dan menyerupai minyak alami kulit.
Untuk mengatasi kerusakan skin barrier, cobalah untuk menggunakan produk yang berbahan ceramide, squalen, linoleic acid, oleic acid, dan lauric acid.
6. Rajin Menggunakan Sunscreen
Sunscreen atau tabir surya adalah produk yang melindungi kulit dari paparan sinar UV yang membahayakan kesehatan kulit. Tabir surya merupakan salah satu rangkaian skin care yang tak bisa dilewatkan sebab penggunaan produk ini dapat mencegah kerusakan pada skin barrier serta proses penuaan kulit.
7. Hindari Faktor Penyebabnya
Menghindari faktor penyebab skin barrier rusak penting untuk dilakukan agar tidak memperparah kondisi kerusakan pada lapisan kulit yang terluar. Ada beberapa cara untuk menghindari faktor penyebabnya, di antaranya:
Kurangi rutinitas eksfoliasi
Rutin menggunakan pelembab
Gunakan masker saat berada di lingkungan dengan tingkat polutan yang tinggi
Gunakan sunscreen dan topi saat beraktivitas di siang hari
Perbanyak konsumsi makanan-makanan yang bergizi
Istirahat yang cukup
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa fungsi skin barrier?

Apa fungsi skin barrier?
Fungsi dari skin barrier adalah menjaga dan melindungi kulit dari paparan radikal bebas yang dapat membahayakan kesehatan kulit.
Berapa pH lapisan skin barrier?

Berapa pH lapisan skin barrier?
Lapisan terluar kulit memiliki pH sebesar 4,7.
Apa penyebab skin barrier rusak?

Apa penyebab skin barrier rusak?
Ada beberapa faktor yang menyebabkan skin barrier rusak, seperti eksfoliasi terlalu sering, jarang menggunakan pelembab, paparan sinar UV, hingga kurang tidur.
