Kumparan Logo
Konten Media Partner

7 Cara Menghilangkan Bau Mulut yang Ampuh

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bau mulut bisa ditandai dengan napas berbau tidak sedap. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bau mulut bisa ditandai dengan napas berbau tidak sedap. Foto: Unsplash

Daftar isi

Bau mulut atau dalam istilah medis dikenal sebagai halitosis adalah kondisi kesehatan mulut yang ditandai dengan napas berbau tidak sedap. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kebersihan mulut yang kurang terjaga dan masalah pada sistem pencernaan.

Menurut jurnal Halitosis: Current Concepts on Etiology, Diagnosis and Management oleh Uditi Kapoor, halitosis terbagi menjadi dua jenis, yaitu halitosis fisiologis dan patologis. Keduanya memiliki penyebab yang berbeda.

Halitosis fisiologis adalah bau mulut yang bersifat sementara dan biasanya berasal dari konsumsi makanan atau minuman, seperti bawang putih, lobak, teh, kopi, serta minuman beralkohol.

Sementara halitosis patologis adalah bau mulut yang terjadi karena adanya kondisi patologis pada jaringan mulut ataupun penyakit tertentu, seperti diabetes mellitus, uremia, gastritis, tukak lambung, dan hepatitis.

Cara Menghilangkan Bau Mulut yang Ampuh

Cara menghilangkan bau mulut dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Apabila bau mulut disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, maka penderita perlu berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mengetahui penanganan lebih lanjut.

Untuk penyebab yang berhubungan dengan kesehatan mulut, ada beberapa perawatan yang dapat direkomendasikan oleh dokter gigi. Berikut perawatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau mulut secara ampuh.

1. Menggunakan Obat Kumur dan Pasta Gigi Khusus

Jika bau mulut disebabkan oleh penumpukan bakteri (plak) pada gigi, kondisi ini dapat diatasi dengan menggunakan obat kumur dan pasta gigi yang mengandung zat antibakteri. Kandungan tersebut dapat membunuh bakteri penyebab penumpukan plak. Contohnya, obat kumur yang mengandung chlorhexidine atau hidrogen peroksida.

Ilustrasi menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut. Foto: Unsplash

2. Menyikat Gigi

Menyikat gigi dua kali sehari sangat disarankan untuk membantu menghilangkan bau mulut. American Dental Association merekomendasikan untuk menyikat gigi setelah bangun tidur di pagi hari dan setelah makan malam.

3. Membersihkan Lidah

Lidah merupakan area yang rentan menyimpan bakteri penyebab bau mulut. Karenanya, penting untuk membersihkan area lidah agar membantu menghilangkan bakteri di permukaannya dan mencegah timbulnya bau mulut. Gunakan pembersih lidah di bagian belakang sikat gigi untuk membersihkan lidah setidaknya sekali sehari.

4. Mengubah Gaya Hidup

Tidak hanya melakukan perawatan mulut, tapi gaya hidup juga berpengaruh terhadap kesehatan mulut. Beberapa perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan meliputi:

  • Minum banyak air putih dan makan buah-buahan yang mengandung banyak air untuk mencegah mulut kering.

  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.

  • Menghindari diet ekstrem, seperti konsumsi protein yang sangat tinggi atau karbohidrat dalam jumlah yang sangat rendah.

5. Mengunyah Permen Karet Bebas Gula

Sebuah studi Halitosis: From Diagnosis to Management terbitan Journal of Natural Science, Biology and Medicine menyebutkan, konsumsi banyak makanan manis dikaitkan dengan bau mulut. Karena itu, makanlah permen karet bebas gula untuk membantu meningkatkan air liur sehingga menjaga mulut tetap basah dan terhindar dari bau mulut.

6. Pengobatan Penyakit Gigi

Jika bau mulut terjadi karena penyakit tertentu pada mulut, seperti penyakit gigi, maka harus diobati sesuai kondisi yang mendasarinya. Konsultasikan ke dokter gigi akan mengetahui penanganan yang tepat.

Misalnya, bau mulut disebabkan karena infeksi gusi. Infeksi gusi dapat menyebabkan gusi terlepas dari gigi dan meninggalkan area yang penuh dengan bakteri penyebab bau tidak sedap.

Kondisi tersebut umumnya perlu ditangani oleh dokter gigi dengan tindakan pembersihan mulut untuk menghilangkan bakteri. Dokter gigi mungkin juga merekomendasikan untuk mengganti restorasi gigi yang salah.

7. Menemui Dokter Gigi secara Teratur

Temui dokter gigi secara teratur apabila penderita bau mulut memiliki gigi palsu atau pengguna perlengkapan gigi lainnya. Kunjungi dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun atau sesuai anjuran untuk memeriksakan kondisi mulut.

Penyebab Bau Mulut

Bau mulut bisa disebabkan oleh beberapa hal. Namun, penyebab bau mulut yang paling sering adalah masalah kebersihan mulut. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan mulut berbau tidak sedap.

1. Makanan dan Minuman

Makanan-makanan tertentu yang dapat menimbulkan bau mulut antara lain bawang putih, bawang merah, dan lobak. Sementara minuman yang dapat menyebabkan bau mulut adalah minuman beralkohol, produk susu, dan lain-lain.

Pada kondisi ini, permasalahan bau mulut bukan diawali saat makanan atau minuman berada di dalam rongga mulut, tetapi terjadi setelah bahan makanan atau minuman ini diserap pada pembuluh darah.

Bau makanan atau minuman tersebut selanjutnya akan ditransmisikan ke dalam paru-paru, yang kemudian keluar bersama dengan udara pernapasan melalui mulut. Kondisi ini bersifat sementara.

Ilustrasi bawang putih merupakan salah satu makanan penyebab bau mulut. Foto: Unsplash

2. Kebersihan Mulut Kurang Terjaga

Jika kebersihan mulut kurang terjaga, sisa-sisa makanan akan menumpuk di antara gigi. Cepat atau lambat sisa-sisa makanan tersebut akan mengalami pembusukan dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

3. Penyakit Periodontal

Penyakit periodontal adalah penyakit pada jaringan pendukung gigi, seperti jaringan gusi, tulang penyangga gigi, dan lainnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keadaan periodontal merupakan keadaan patologis yang dapat menimbulkan bau mulut. Penyebab utama dari munculnya penyakit ini adalah plak.

4. Xerostomia

Xerostomia merupakan istilah untuk keadaan mulut yang kering. Xerostomia atau kekeringan di dalam rongga mulut dapat menyebabkan terjadinya bau mulut.

5. Kebiasaan Merokok

Merokok bisa mengakibatkan mulut kering dan menimbulkan bau yang khas dari rokok. Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit periodontal yang berhubungan dengan bau mulut.

6. Penyakit Sistemik

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan bau mulut di antaranya infeksi pada saluran pernapasan, diabetes melitus, masalah pada saluran pencernaan, infeksi pada sinus, kelainan darah, serta kelainan hati dan ginjal.

7. Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek samping bau mulut. Obat-obat tersebut juga bisa mengakibatkan berkurangnya produksi air liur yang menyebabkan terjadinya bau mulut.

8. Diet yang Berlebihan

Diet yang berlebihan atau kondisi berpuasa juga bisa menimbulkan bau mulut akibat proses ketoacidosis, yakni pemecahan suatu senyawa yang terjadi selama tubuh tidak menerima asupan makanan maupun minuman.

Cara Mencegah Bau Mulut

Bau mulut paling sering disebabkan oleh masalah kebersihan mulut. Oleh karena itu, kondisi ini bisa dihindari dengan menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut. Ada beberapa cara mencegah bau mulut yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Bersihkan gigi dan gusi secara teratur, terutama setelah makan.

  • Menggosok lidah secara perlahan untuk menghilangkan sisa makanan yang mengendap.

  • Banyak minum dan makan sayuran segar yang berserat.

  • Menghindari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut.

  • Menghentikan kebiasaan merokok karena dapat meningkatkan risiko timbulnya bau mulut.

  • Apabila menggunakan kawat gigi lepasan ataupun gigi tiruan lepasan, bersihkanlah alat-alat ini secara rutin.

  • Jagalah agar mulut tetap lembap, dengan cara minum air putih yang cukup.

  • Mengganti sikat gigi dengan yang baru setiap 3 bulan sekali.

  • Melakukan pemeriksaan gigi di dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali untuk memeriksa dan membersihkan gigi.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu halitosis fisiologis?

chevron-down

Halitosis fisiologis adalah bau mulut yang bersifat sementara dan biasanya berasal dari konsumsi makanan atau minuman, seperti bawang putih, teh, kopi, dan minuman beralkohol.

Apa itu penyakit periodontal?

chevron-down

Penyakit periodontal adalah penyakit pada jaringan pendukung gigi, seperti jaringan gusi, tulang penyangga gigi, dan lainnya.

Apa saja penyebab bau mulut?

chevron-down

Beberapa penyebab bau mulut adalah konsumsi makanan dan minuman, kebersihan mulut kurang terjaga, dan penyakit periodontal.