7 Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah yang Efektif
ยทwaktu baca 6 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bopeng adalah bekas luka yang dalam pada kulit dan berwarna gelap yang tidak bisa hilang dengan sendirinya. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bekas jerawat yang parah, cacar air, atau infeksi yang dapat memengaruhi kulit, seperti staph.
Bopeng pada wajah memiliki bentuk cekung yang dapat terlihat seperti lubang atau lekukan pada kulit. Kondisi ini mulanya terjadi ketika lapisan dalam kulit menjadi rusak.
Saat lapisan kulit yang lebih dalam tersebut sembuh, sel-sel kulit akan memproduksi ekstra kolagen. Kolagen ini dapat meninggalkan jaringan parut yang tidak sesuai dengan struktur bagian kulit lainnya. Kondisi inilah yang menyebabkan timbulnya bopeng.
Bekas bopeng pada wajah cenderung menonjol dari bagian kulit lainnya dan terlihat jelas. Bopeng membuat tekstur kulit wajah terlihat tidak rata dan bisa menyebabkan penderitanya merasa tidak percaya diri.
Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah
Pada dasarnya, cara menghilangkan bopeng di wajah secara menyeluruh memerlukan tindakan perawatan khusus. Menurut American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery, perawatan untuk menghilangkan bopeng tergantung dari jenis kulit dan seberapa parah bekas bopeng pada kulit.
Konsultasikan kepada dokter kulit atau ahli kecantikan terlebih dahulu untuk mengetahui perawatan yang tepat. Adapun cara menghilangkan bopeng di wajah yang umum direkomendasikan oleh dokter meliputi:
1. Chemical Peeling
Chemical peeling adalah prosedur perawatan untuk mengangkat sel-sel kulit mati, memperbaiki penampilan kulit, dan mengembalikan elastisitas kulit.
Banyak orang dengan bekas bopeng di wajah memilih menjalani chemical peeling untuk mengurangi bekas luka tersebut. Perawatan ini bekerja dengan cara mengangkat lapisan luar kulit sehingga terjadi regenerasi lapisan kulit baru.
Melakukan chemical peeling secara teratur dapat membantu mengurangi jaringan parut, menghasilkan tekstur kulit yang rata dan kenyal, serta mengurangi bekas bopeng yang terlihat.
2. Dermabrasi
Dermabrasi adalah prosedur perawatan yang bertujuan untuk membentuk permukaan kulit menjadi lebih rata dan halus dengan cara membuang lapisan kulit paling atas.
Dermabrasi biasanya dilakukan pada kulit wajah dengan riwayat luka bakar, luka bekas jerawat, atau bahkan untuk mengurangi garis-garis keriput.
Alat dermabrasi memiliki semacam kipas penyayat yang terbuat dari besi dengan roda mutiara. Penyayat ini dapat berputar dan berfungsi untuk mengiris atau membuang permukaan atas kulit.
Saat prosedur dilakukan, pasien dengan wajah bopeng biasanya diberi obat bius pada kulitnya untuk mengurangi rasa nyeri. Tujuan dermabrasi tersebut adalah untuk membuat luka pada kulit wajah sambil meratakan kulit wajah.
Dalam beberapa hari setelah tindakan dermabrasi, akan tumbuh jaringan kulit normal pada bekas bopeng tersebut. Perawatan ini dapat membantu menciptakan tampilan kulit yang lebih merata dan mengurangi tanda-tanda bopeng.
Meski begitu, dermabrasi hanya boleh dilakukan oleh dokter kulit atau ahli kecantikan. Dalam beberapa kasus, dermabrasi dapat meningkatkan risiko menciptakan bekas luka baru atau pori-pori membesar. Karena lapisan dermis yang lebih dalam dihilangkan, tindakan ini juga bisa menimbulkan risiko infeksi kulit.
3. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi adalah tindakan yang bertujuan untuk mengurangi bopeng dengan menghilangkan lapisan kulit terluar. Tindakan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan tindakan taraf ringan dari dermabrasi.
Dalam pelaksanaannya, mikrodermabrasi menggunakan suatu alat khusus. Bahan utamanya adalah bubuk organik yang bentuknya mirip dengan kristal halus. Tindakan ini bermanfaat untuk menghilangkan bopeng pada kulit, membuat tekstur kulit menjadi lebih halus, hingga menyamarkan garis-garis halus wajah.
4. Dermal Filler
Dokter juga mungkin merekomendasikan perawatan dermal filler atau suntik filler untuk mengatasi kondisi bopeng. Dermal filler adalah prosedur penyuntikan cairan khusus ke bagian bawah kulit wajah untuk memperbaiki area kulit tertentu, termasuk bopeng.
5. Fractional Laser
Fractional laser adalah perawatan kulit menggunakan sinar laser yang ditembakkan ke jaringan parut pada bekas bopeng. Perawatan ini bertujuan untuk merangsang regenerasi pada kulit yang bermasalah.
Dalam pelaksanaannya, fractional laser bekerja dengan cara membakar lapisan luar kulit bekas luka dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Setelah masa penyembuhan, bekas bopeng akan berkurang.
6. Laser Resurfacing
Laser resurfacing adalah prosedur perawatan kulit menggunakan laser untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk bopeng. Prosedur ini biasanya membutuhkan beberapa minggu perawatan medis dan pemulihan, tetapi hasilnya dapat bertahan selama bertahun-tahun tanpa perawatan tambahan.
Laser resurfacing memiliki beberapa risiko, termasuk perubahan warna kulit, ruam kemerahan, dan pembengkakan pada wajah. Dalam beberapa kasus, perawatan ini dapat memperburuk bekas jerawat atau jaringan parut.
7. Microneedling
Microneedling atau terapi induksi kolagen adalah perawatan dengan menusuk kulit menggunakan jarum berukuran sangat kecil pada area kulit yang bermasalah. Saat area bekas tusukan ini sembuh, kulit memproduksi lebih banyak kolagen untuk mengisi area kulit tersebut. Nantinya, area kulit yang bermasalah akan berangsur-angsur membaik.
Cara Mencegah Bopeng di Wajah
Kebanyakan bekas bopeng di wajah berasal dari jerawat. Karenanya, untuk mencegah munculnya bopeng di wajah akibat jerawat, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Mengatasi Jerawat hingga Tuntas
Cara pertama untuk mencegah timbulnya bopeng di wajah adalah dengan mengatasi jerawat sesegera mungkin. Mulailah mengobati jerawat dengan produk perawatan kulit yang dijual bebas.
Apabila kondisi jerawat tidak membaik, segera temui dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Perawatan jerawat yang ditangani dengan cepat dapat mencegah jerawat berkembang menjadi lebih parah dan menghindari terbentuknya jaringan parut.
2. Mengurangi Peradangan
Jerawat yang besar dan meradang jauh lebih mungkin meninggalkan bekas bopeng daripada jerawat dan komedo yang tidak meradang. Jerawat yang meradang bisa diatasi dengan cara menghindari apa pun yang dapat mengiritasi kulit, seperti menyentuh wajah dan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung banyak bahan kimia.
3. Jangan Memencet Jerawat
Jerawat yang memiliki mata atau jerawat bernanah sering kali membuat penderitanya ingin memencet jerawat tersebut untuk mengeluarkan isinya.
Namun, tindakan ini dapat memaksa kotoran masuk lebih dalam ke lapisan dermis. Akibatnya, kotoran tersebut dapat menyebarkan infeksi ke jaringan kulit lain dan memperburuk peradangan.
Memencet jerawat dapat memperpanjang waktu penyembuhan dan meningkatkan kemungkinan meninggalkan bekas luka permanen, termasuk bopeng.
4. Mengetahui Jenis Kulit
Sebagian orang memiliki kulit yang lebih rentan terhadap jaringan parut, sedangkan yang lainnya memiliki kulit yang tidak mudah meninggalkan bekas jerawat.
Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui jenis kulit yang dimiliki, apakah rentan terhadap munculnya jaringan parut atau tidak. Jika kulit ternyata rentan dengan jaringan parut, diskusikan dengan dokter pilihan perawatan kulit yang tepat untuk mencegah risiko munculnya bopeng di kemudian hari.
Penyebab Bopeng di Wajah
Semua gangguan atau penyakit yang menimbulkan bekas noda pada kulit berpotensi menimbulkan bopeng. Mengutip artikel ilmiah Treating Scars: Which Remedies Work Best? oleh Avery Johnson, adapun beberapa penyebab bopeng di wajah meliputi:
1. Jerawat
Salah satu penyebab bopeng yang paling umum adalah jerawat. Jerawat merupakan masalah kulit akibat kelebihan produksi sebum yang menyumbat pori-pori kulit. Munculnya jerawat yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan bopeng.
Kasus jerawat yang parah juga dapat menyebabkan bopeng, terutama jika penderitanya membiarkan jerawatnya sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus.
2. Penyakit Menular
Penyebab lainnya dari bopeng adalah penyakit menular seperti cacar air. Cacar air menyebabkan lepuhan-lepuhan kecil yang terasa gatal dan muncul di seluruh tubuh, termasuk area wajah.
Apabila penderita cacar air menggaruk lepuhan-lepuhan di kulit tersebut terus-menerus, maka dapat meninggalkan bekas bopeng pada kulit. Sebagian besar kasus cacar air tidak meninggalkan bekas, tapi kondisi ini bisa mengakibatkan bekas luka yang khas di kulit.
3. Infeksi Lainnya
Infeksi lain, seperti yang berasal dari bakteri staphylococcus atau streptococcus, dapat menyebabkan luka pada kulit yang dapat meninggalkan bekas bopeng. Infeksi ini dapat terjadi pada folikel rambut atau sekitar dahi, yang kemudian berkembang menjadi bisul. Apabila tidak ditangani dengan tepat, bisul tersebut dapat menyebabkan bekas bopeng pada kulit.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu bopeng?

Apa itu bopeng?
Bopeng adalah bekas luka yang dalam pada kulit dan berwarna gelap yang tidak bisa hilang dengan sendirinya.
Apa penyebab bopeng?

Apa penyebab bopeng?
Bopeng biasanya disebabkan oleh bekas jerawat yang parah, cacar air, atau infeksi yang dapat memengaruhi kulit, seperti staph.
Apa itu metode dermabrasi?

Apa itu metode dermabrasi?
Dermabrasi adalah prosedur perawatan yang bertujuan untuk membentuk permukaan kulit menjadi lebih rata dan halus dengan cara membuang lapisan kulit paling atas.
